Menu ✖

Mode Gelap
PLN dan Pemprov Sumsel Perkuat Sinergi, Keandalan Listrik Lahat Jadi Penopang Investasi Saling Bacok di Desa Durian Gara-Gara Perebutan Lahan, 4 Pria Diamankan Kebakaran SMPN 21 OKU, Bupati Teddy Langsung Tinjau Lokasi Pemkab OKU Siapkan Arsitektur Pemerintahan Digital, Hindari Tumpang Tindih Aplikasi dan Data YBM PLN UP3 Lahat Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar untuk 66 Pelajar di Kabupaten Lahat BumDes Karang Dapo Kembangkan Ayam Petelur, Dinas PMD OKU Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Daerah

Warga Batu Kuning Blokade Jalan, Perusahaan Janjikan Perbaikan Jalan

Warga blokade jalan cor beton Batu Kuning.

Ogannews.com – Warga Kelurahan Batu Kuning, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), melakukan aksi blokade terhadap mobil-mobil truk besar yang melintasi jalan cor beton Batu Kuning.

Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kerusakan parah pada jalan cor beton setempat yang disebabkan oleh truk-truk besar.

Kerusakan jalan semakin parah setelah sebuah mobil dump truk terguling di lokasi tersebut. Insiden tersebut tidak hanya menyebabkan kemacetan, tetapi juga membuat warga setempat tidak bisa melintas dan beraktivitas seperti biasa.

Salah satu warga setempat, Robet Ronal Sibarani mengatakan, mobil-mobil besar milik perusahaan tersebut sangat membuat resah warga. Apalagi saat warga mengantar anak sekolah.

“Oleh sebab itu secara spontanitas seluruh warga berkumpul dan menyetop mobil-mobil dump truk tersebut,” beber dia, Sabtu (08/06/24).

Diketahui bahwa status jalan cor beton tersebut telah dilepas oleh Pemerintah Provinsi ke Pemkab OKU. Namun, hingga kini Pemkab OKU belum menerima Surat Keputusan (SK) dari Pemprov Sumsel terkait status jalan tersebut.

“Gak tahu status jalan ini bagaimana, apa masih di Provinsi atau di Pemkab OKU atau juga di Pemerintah Pusat,” ujarnya.

Sembari menunggu status jalan tersebut, warga meminta perusahaan yang melintasi jalan itu untuk segera membenahi agar masyarakat bisa beraktivitas tanpa ada hambatan.

“Setahu saya jalan cor beton Batu Kuning memiliki tonase maksimal seberat 8 ton, sementara mobil perusahaan yang melintas memiliki tonase besar hingga 40 ton,” ungkap Robet.

Sementara itu, Tokoh masyarakat dan juga Caleg terpilih periode 2024-2029 DPRD OKU, Andaran Simbolon memfasilitasi masyarakat untuk bertemu dengan pihak-pihak perusahaan untuk melakukan mediasi.

“Dari hasil mediasi tadi, setiap perusahaan bersedia untuk membenahi jalan tersebut secara swadaya. Ada sekitar 21 perusahaan,” kata Alex cumbuan Andaran Simbolon.

Menurut pantauan di lapangan, warga telah membuka portal jalan yang sempat ditutup mulai kemarin. Pihak perusahaan juga telah menurunkan alat berat guna segera mengerjakan perbaikan. (Fiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

PLN dan Pemprov Sumsel Perkuat Sinergi, Keandalan Listrik Lahat Jadi Penopang Investasi

7 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Saling Bacok di Desa Durian Gara-Gara Perebutan Lahan, 4 Pria Diamankan

7 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Kebakaran SMPN 21 OKU, Bupati Teddy Langsung Tinjau Lokasi

6 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Pemkab OKU Siapkan Arsitektur Pemerintahan Digital, Hindari Tumpang Tindih Aplikasi dan Data

5 Oktober 2026 - 15:14 WIB

YBM PLN UP3 Lahat Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar untuk 66 Pelajar di Kabupaten Lahat

2 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Trending di Daerah