
Ogannews.com — Lima pejabat baru resmi dilantik oleh Penjabat (Pj) Bupati OKU, Muhammad Iqbal Alisyahbana, di Ruang Abdi Praja Pemkab OKU.
Pelantikan ini dilakukan untuk mengisi posisi penting di lingkungan pemerintahan OKU, terutama yang kosong akibat pensiun pejabat sebelumnya.
Tiga pejabat eselon II yang dilantik adalah Ahmad Azhar sebagai Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, M. Monang Suryadinata sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta Juarsyah sebagai Kepala Dinas Perikanan OKU.

Selain itu, dua pejabat administrator juga dilantik, yaitu Virgiawan Chrismoko sebagai Sekretaris Disdukcapil dan Sumardi yang kini menjabat sebagai Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Disdukcapil.
Menurut Iqbal, pelantikan ini merupakan hasil seleksi lelang jabatan yang telah dilaksanakan sejak April lalu.
“Alhamdulillah, tiga posisi strategis ini telah terisi. Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya kami untuk memastikan roda pemerintahan tetap berjalan optimal,” ujarnya.

Namun, Iqbal juga mengungkapkan bahwa masih ada tiga jabatan yang belum terisi, yakni Kepala Dinas Perkim, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).
“Kami akan melakukan evaluasi bersama tim terkait untuk melanjutkan proses lelang jabatan berikutnya,” tambahnya.
Dalam sambutannya, Iqbal menegaskan pentingnya kinerja maksimal dari para pejabat yang dilantik maupun yang sudah lama menjabat.
”Pejabat harus mampu menjalankan program dengan sepenuh hati agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya. Jika tidak, tentu ini akan menjadi bahan evaluasi bagi kami,” tegasnya.
Iqbal juga mengingatkan bahwa iklim kerja yang kondusif sangat penting untuk mencapai target-target yang telah ditetapkan.
“Kita harus membangun teamwork yang solid dan bertanggung jawab, serta menjaga hubungan yang baik dengan semua pihak, baik antar-satuan organisasi maupun lembaga lainnya,” imbuhnya.
Pelantikan ini telah melalui proses panjang, mulai dari izin Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) hingga persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Peserta seleksi juga diwajibkan mengikuti asesmen kompetensi yang melibatkan Mabes Polri dan panitia seleksi dari Universitas Sriwijaya (Unsri). Dari proses tersebut, akhirnya terpilih lima pejabat baru yang hari ini resmi dilantik.
Di akhir acara, Iqbal menekankan bahwa meski memiliki kewenangan yang hampir sama dengan bupati definitif, Pj Bupati memiliki batasan dalam beberapa hal, seperti melakukan rotasi pegawai atau membatalkan kebijakan sebelumnya tanpa persetujuan Mendagri.
Namun, dengan waktu yang terbatas, Iqbal berharap seluruh pejabat bisa bekerja sungguh-sungguh agar tidak perlu dievaluasi di kemudian hari. (Fiq)







