
Ogannews.com – Dalam debat Pilkada yang diselenggarakan oleh KPU OKU di ballroom The Zuri Palembang pada Minggu (3/11/24) malam, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Teddy Meilwansyah dan Marjito Bachri berhasil mencuri perhatian dengan closing statement yang menyentuh dan mengundang tepuk tangan.
Pasangan nomor urut 2 ini tampil santai, penuh percaya diri, dan berhasil menguasai panggung.
Teddy Meilwansyah, yang merupakan mantan Penjabat Bupati OKU, menyampaikan pesan penting kepada masyarakat OKU agar lebih bijak dalam memilih pemimpin.
Ia menekankan agar pemilih tidak terjebak dalam retorika kosong, mengingat banyaknya calon yang mampu merumuskan janji tetapi kerap gagal merealisasikannya ketika berkuasa.
“Kita telah mendengar paparan visi dan misi yang sangat baik dari semua calon. Namun, jangan sampai terjebak dalam retorika. Banyak yang bisa berjanji, namun saat menjabat, gagal merealisasikannya,” ucap Teddy dengan nada tegas.
Teddy mengajak warga OKU untuk memilih pemimpin yang berpengalaman dan memahami seluk-beluk pemerintahan.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan bahwa kombinasi antara dirinya yang berasal dari eksekutif, serta Marjito yang berpengalaman di legislatif, menjadikan pasangan dengan jargo “BERTAJI” sebagai pilihan yang seimbang.
“Kami adalah pasangan yang pas dan serasi – perpaduan antara eksekutif dan legislatif. Kami paham permasalahan dan tahu apa yang diinginkan masyarakat OKU,” imbuh Teddy, menyiratkan kesiapan mereka memimpin OKU ke arah yang lebih baik.
Sebagai penutup, Teddy memecahkan ketegangan dengan sebuah pantun yang penuh arti, mengundang senyuman dari hadirin.
“Pergi ke pasar membeli soto, duduk di meja hidupkan lilin. Kalau lah ada Teddy dan Marjito, ngapo kito nak milih yang lain?“
Pesan terakhir dari Teddy ini menggambarkan keyakinannya bahwa kombinasi pengalaman eksekutif dan legislatif yang ia tawarkan bersama Marjito merupakan pilihan terbaik untuk OKU. (*)







