Menu ✖

Mode Gelap
Saling Bacok di Desa Durian Gara-Gara Perebutan Lahan, 4 Pria Diamankan Kebakaran SMPN 21 OKU, Bupati Teddy Langsung Tinjau Lokasi Pemkab OKU Siapkan Arsitektur Pemerintahan Digital, Hindari Tumpang Tindih Aplikasi dan Data YBM PLN UP3 Lahat Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar untuk 66 Pelajar di Kabupaten Lahat BumDes Karang Dapo Kembangkan Ayam Petelur, Dinas PMD OKU Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Desa Menembus Jalan Berlumpur, Mantri BRI Alifia Naura Layani Nasabah di Pelosok OKI

Pendidikan

SMPN 13 OKU Suguhkan Perpaduan Budaya dan Inovasi Siswa Lewat Gelar Karya P5

Kepala SMPN 13 OKU, Dewi Susanti.

Ogannews.com – Kreativitas dan semangat kebangsaan para siswa SMP Negeri 13 OKU mewarnai gelaran acara puncak Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di akhir semester genap tahun ini. 

Mengusung tema kebhinekaan dan kewirausahaan, kegiatan ini tak hanya menjadi panggung ekspresi bagi siswa, tetapi juga ajang menanamkan nilai-nilai luhur budaya dan karakter bangsa.

Acara berlangsung semarak dengan melibatkan seluruh siswa kelas 7 dan 8. Kelas 7 tampil memukau dengan pertunjukan seni bertema Bhinneka Tunggal Ika, menampilkan tarian dan busana daerah yang mencerminkan kekayaan budaya Indonesia. 

Sementara itu, siswa kelas 8 menunjukkan sisi kreatif mereka dalam dunia usaha melalui bazar kuliner yang menyajikan beragam makanan tradisional hasil olahan tangan mereka sendiri.

Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan OKU, Agus Stiawan SE MM, yang hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi tinggi terhadap upaya sekolah dalam mengembangkan potensi siswa melalui program P5.

“Gelar Karya ini menjadi wadah luar biasa untuk menampilkan bakat siswa. Peran aktif guru juga sangat terlihat dalam membimbing dan mengarahkan mereka. Ini bagian dari pembentukan generasi muda yang kreatif, berdaya saing, dan cinta tanah air,” ujar Agus di sela-sela kegiatan.

Kepala SMPN 13 OKU, Dewi Susanti, S.Pd., M.M., turut menyampaikan rasa bangga atas antusiasme dan semangat para siswa.

“Ini bukan sekadar unjuk karya, tapi juga momen membangun karakter siswa. Mereka belajar mencintai budaya lokal sekaligus mengasah jiwa wirausaha sejak dini,” kata Dewi.

Beragam karya unik dan inspiratif turut dipamerkan dalam acara ini. Mulai dari gaun cantik berbahan dasar koran bekas, totebag ecoprint, pertunjukan tarian daerah dari berbagai suku, hingga aneka jajanan khas Nusantara yang menggugah selera.

Dewi berharap kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi para siswa serta mampu memberi dampak positif dalam pengembangan karakter, kreativitas, dan pengetahuan mereka ke depan. (Fiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Saling Bacok di Desa Durian Gara-Gara Perebutan Lahan, 4 Pria Diamankan

7 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Kebakaran SMPN 21 OKU, Bupati Teddy Langsung Tinjau Lokasi

6 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Pemkab OKU Siapkan Arsitektur Pemerintahan Digital, Hindari Tumpang Tindih Aplikasi dan Data

5 Oktober 2026 - 15:14 WIB

YBM PLN UP3 Lahat Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar untuk 66 Pelajar di Kabupaten Lahat

2 Oktober 2026 - 19:53 WIB

BumDes Karang Dapo Kembangkan Ayam Petelur, Dinas PMD OKU Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Desa

1 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Trending di OKU