Menu ✖

Mode Gelap
Kebakaran SMPN 21 OKU, Bupati Teddy Langsung Tinjau Lokasi Pemkab OKU Siapkan Arsitektur Pemerintahan Digital, Hindari Tumpang Tindih Aplikasi dan Data YBM PLN UP3 Lahat Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar untuk 66 Pelajar di Kabupaten Lahat BumDes Karang Dapo Kembangkan Ayam Petelur, Dinas PMD OKU Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Desa Menembus Jalan Berlumpur, Mantri BRI Alifia Naura Layani Nasabah di Pelosok OKI Curi Getah Karet, Pria di OKU Diamankan Warga hingga Diamuk Massa

Berita Utama

Dendam Lama Picu Pembunuhan Zulhiz di Sukadamai?

Keluarga korban.

OKU Timur, Ogannews.com – Kasus pembunuhan tragis yang menimpa Zulhiz Sattu Dedetu (38)warga Desa Sukadamai Timur, Kecamatan Madang Suku III, OKU Timur, mulai menunjukkan titik terang. 

Dugaan kuat, aksi keji ini dipicu oleh dendam lama yang belum padam, meski sempat diselesaikan secara damai 1,5 tahun lalu.

Ambari, kakak korban, menuturkan bahwa adiknya dan pelaku yang diketahui berinisial ZN pernah bersitegang dalam persoalan pribadi. Meski kala itu telah difasilitasi damai oleh perangkat desa dan diketahui oleh Kapolsek, rupanya bara amarah masih membara.

“Permasalahan lama itu sudah selesai, tapi kejadian ini bikin kami bingung. Apa motifnya, kami pun belum tahu. Tapi cara pelaku menyerang adik saya sangat brutal,” ujar Ambari dengan nada tercekat di rumah duka, Rabu (6/8/25).

Kejadian berdarah itu berlangsung cepat pada Sabtu, 27 Juli 2025 sekitar pukul 16.00 WIB. Zulhiz yang baru saja keluar rumah mengendarai sepeda motor, tiba-tiba ditabrak mobil dari arah yang berlawanan, hanya sekitar 10 meter dari rumahnya.

Setelah korban tersungkur dan mengalami patah tulang paha, pelaku langsung turun dari mobil, menghunus senjata tajam dan menyabet serta menusuk tubuh Zulhiz secara membabi buta.

“Tulang paha kanan adik saya patah, lalu ditusuk di bagian leher, tangan, perut, sampai pinggang belakang. Sadis sekali,” lanjut Ambari.

Korban sempat dilarikan ke Klinik Rizki di Pandan Agung, lalu dirujuk ke RSUD Belitang hingga RS Charitas Belitang. Namun, nyawa Zulhiz tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada Selasa, 5 Agustus 2025, pukul 04.00 WIB. Jenazahnya telah dimakamkan di TPU Desa Sukadamai Timur pada hari yang sama.

Pihak keluarga telah resmi melaporkan kejadian ini ke Polsek Madang Suku II dan berharap pelaku segera ditangkap dan dihukum setimpal.

“Kami ingin keadilan ditegakkan. Luka ini terlalu dalam untuk keluarga kami,” kata Ambari sembari menahan air mata.

Sementara itu, Kapolsek Madang Suku II IPTU Ario W membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan olah TKP dan kini memburu pelaku yang melarikan diri.

“Sudah kami lakukan langkah preventif dan represif. Kami imbau pihak keluarga pelaku untuk menyerahkan diri secara baik-baik. Kalau tidak, kami tetap kejar sampai dapat,” tegas IPTU Ario. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

YBM PLN UP3 Lahat Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar untuk 66 Pelajar di Kabupaten Lahat

2 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Menembus Jalan Berlumpur, Mantri BRI Alifia Naura Layani Nasabah di Pelosok OKI

29 September 2026 - 09:51 WIB

Curi Getah Karet, Pria di OKU Diamankan Warga hingga Diamuk Massa

28 September 2026 - 08:55 WIB

PLN dan DPRD Lahat Perkuat Sinergi, Bahas Keandalan Listrik hingga SPKLU

24 September 2026 - 16:43 WIB

Suami Tewas Ditikam Istri di OKI, Ini yang Terjadi Sebelum Peristiwa Maut

21 September 2026 - 15:16 WIB

Trending di Berita Utama