Menu ✖

Mode Gelap
Kebakaran SMPN 21 OKU, Bupati Teddy Langsung Tinjau Lokasi Pemkab OKU Siapkan Arsitektur Pemerintahan Digital, Hindari Tumpang Tindih Aplikasi dan Data YBM PLN UP3 Lahat Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar untuk 66 Pelajar di Kabupaten Lahat BumDes Karang Dapo Kembangkan Ayam Petelur, Dinas PMD OKU Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Desa Menembus Jalan Berlumpur, Mantri BRI Alifia Naura Layani Nasabah di Pelosok OKI Curi Getah Karet, Pria di OKU Diamankan Warga hingga Diamuk Massa

OKU Timur

Tanpa Biaya, Dapat Laptop hingga Makan Gratis: Sekolah Rakyat OKU Timur Resmi Dibuka

OKU Timur resmikan Sekolah Rakyat.

OKU Timur, Ogannews.com — Harapan baru bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur mulai terbuka. Pemerintah daerah resmi membuka pendaftaran tahap pertama Program Sekolah Rakyat, yang berlangsung sejak 10 April hingga 10 Mei 2026.

Program pendidikan gratis berbasis asrama ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam menekan angka putus sekolah, sekaligus memperluas akses pendidikan yang merata bagi masyarakat kurang mampu.

Inisiatif yang digagas oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia ini mencakup seluruh jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP hingga SMA. Kehadiran Sekolah Rakyat di OKU Timur diharapkan mampu menciptakan kesempatan pendidikan yang lebih adil dan inklusif.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial OKU Timur, Andi Candra, mengungkapkan bahwa proses seleksi akan dilakukan usai masa pendaftaran berakhir. Tahapan seleksi meliputi pemeriksaan administrasi hingga verifikasi berkas calon peserta.

“Hasil seleksi direncanakan diumumkan pada 25 Mei 2026,” ujar Andi, Senin (20/4).

Untuk mendukung operasional awal, Pemkab OKU Timur telah menyiapkan fasilitas sementara berupa Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di kawasan Kompleks Perkantoran Pemda, Jalan Adi Wiyata, Kota Baru Selatan, Kecamatan Martapura, sebagai asrama siswa.

Rusunawa tersebut saat ini masih digunakan oleh satuan kerja pemadam kebakaran dan akan segera dialihkan guna mendukung program pendidikan ini.

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga telah menyiapkan lahan seluas 8,4 hektare yang berlokasi tidak jauh dari Rusunawa. Lahan tersebut direncanakan sebagai lokasi pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di masa mendatang.

Sementara itu, kegiatan belajar mengajar akan memanfaatkan gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) milik Dinas Pendidikan yang berada di sekitar area asrama. Setiap rombongan belajar akan diisi maksimal 25 siswa guna menjaga efektivitas proses pembelajaran.

Andi menegaskan bahwa pelaksanaan program pada tahun ini menjadi langkah krusial agar usulan tidak gugur di tingkat pusat.

“Jika tidak dimulai tahun ini, program berpotensi batal. Dengan dimulainya sekarang, diharapkan pembangunan gedung permanen bisa terealisasi tahun depan,” jelasnya.

Mengusung konsep boarding school, Sekolah Rakyat menawarkan fasilitas lengkap tanpa biaya. Seluruh kebutuhan siswa ditanggung pemerintah, mulai dari pendidikan, tempat tinggal, hingga kebutuhan sehari-hari.

Para peserta didik juga akan mendapatkan fasilitas pendukung seperti makan bergizi tiga kali sehari, laptop, seragam, serta buku pelajaran.

Tak hanya fokus pada akademik, kurikulum Sekolah Rakyat dirancang secara komprehensif dengan penekanan pada pembentukan karakter, kepemimpinan, keterampilan hidup, serta penguatan nilai-nilai nasionalisme.

Adapun syarat pendaftaran meliputi berasal dari keluarga prasejahtera kategori Desil 1 berdasarkan data DTSEN, bersedia tinggal di asrama, serta melengkapi dokumen seperti Kartu Keluarga, KTP orang tua, akta kelahiran, dan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Wisuda ke-6 UNMAHA Baturaja, 90 Lulusan Didorong Kuasai Teknologi dan AI

23 September 2026 - 16:15 WIB

UNBARA Wisuda 496 Sarjana Baru, Rektor Tekankan Lulusan Harus Siap Hadapi Dunia Kerja

16 September 2026 - 10:35 WIB

Sports and Cultural Day Tutup Super Garuda Shield 2026

11 September 2026 - 20:22 WIB

49 Prajurit Indonesia, AS, dan Jepang Uji Kemampuan Strike and Raid

9 September 2026 - 07:58 WIB

Ratusan Prajurit Kostrad Pacu Adrenalin dalam Latihan Menembak Lorong SGS 2026

8 September 2026 - 08:48 WIB

Trending di Nasional