Menu ✖

Mode Gelap
Saling Bacok di Desa Durian Gara-Gara Perebutan Lahan, 4 Pria Diamankan Kebakaran SMPN 21 OKU, Bupati Teddy Langsung Tinjau Lokasi Pemkab OKU Siapkan Arsitektur Pemerintahan Digital, Hindari Tumpang Tindih Aplikasi dan Data YBM PLN UP3 Lahat Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar untuk 66 Pelajar di Kabupaten Lahat BumDes Karang Dapo Kembangkan Ayam Petelur, Dinas PMD OKU Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Desa Menembus Jalan Berlumpur, Mantri BRI Alifia Naura Layani Nasabah di Pelosok OKI

OKU

Nahas! Petani Sawit di OKU Tewas Tersengat Listrik Tegangan Tinggi Saat Panen

OKU, Ogannews.com – Warga Desa Makarti Tama SP 5, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), digegerkan dengan penemuan sesosok pria yang telah meninggal dunia di bawah jaringan listrik tegangan tinggi, Kamis (25/6/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.

Korban diketahui bernama Adi Saputra Bin Nurdin (33), seorang petani yang merupakan warga Blok B Desa Makarti Tama SP 5, Kecamatan Peninjauan.

Korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di area sumur bor PT Pertamina Hulu Energi (PHE), tepatnya di lokasi ASD 14 Desa Makarti Tama SP 5.

Penemuan jasad korban bermula saat dua petugas patroli area PT PHE, Wahyudi dan Apriyansyah, melaksanakan patroli rutin. Saat melintas di sekitar lokasi sumur bor, keduanya melihat seorang pria tergeletak di bawah jaringan listrik tegangan tinggi.

Merasa curiga, kedua saksi mendekati korban dan mendapati korban sudah tidak bernyawa. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada personel Polsek Peninjauan.

Petugas kepolisian bersama tenaga medis langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi-saksi, serta melakukan pemeriksaan awal terhadap korban.

Dari hasil penyelidikan sementara dan keterangan para saksi, korban diduga tersengat arus listrik tegangan tinggi saat hendak memanen buah kelapa sawit menggunakan egrek sepanjang kurang lebih 15 meter.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh tim medis di UGD Puskesmas Peninjauan, korban mengalami luka bakar pada bahu kiri, tangan kanan, serta jempol kaki kanan dan kiri yang diduga kuat akibat tersengat arus listrik bertegangan tinggi.

Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo melalui Kasi Humas Polres OKU AKP Feri Zulfian mengatakan, hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada tindak pidana.

“Dari hasil olah TKP, pemeriksaan saksi-saksi serta pemeriksaan medis, korban diduga meninggal dunia akibat tersengat arus listrik tegangan tinggi saat akan memanen buah sawit. Pihak keluarga juga telah menyatakan menolak dilakukan autopsi dan menerima peristiwa ini sebagai musibah atau kecelakaan murni, sehingga tidak akan menempuh proses hukum,” ujar AKP Feri Zulfian mewakili Kapolres OKU.

Sebelumnya, saksi bernama Muhammad Ali mengaku terakhir melihat korban pada Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB saat berangkat menuju kebun sawit menggunakan sepeda motor Yamaha Vega warna biru hitam sambil membawa egrek.

Pada malam harinya sekitar pukul 21.30 WIB, saksi sempat menghubungi telepon genggam korban, namun tidak mendapat jawaban. Hingga keesokan paginya, saksi memperoleh kabar bahwa korban telah ditemukan meninggal dunia di area perkebunan.

Dari lokasi kejadian, polisi turut mengamankan sejumlah barang milik korban berupa satu unit sepeda motor Yamaha Vega warna biru hitam, dua buah tojok, serta satu buah egrek dengan panjang sekitar 15 meter.

Usai dilakukan pemeriksaan medis, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Polisi memastikan peristiwa tersebut merupakan kecelakaan dan mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar jaringan listrik tegangan tinggi maupun saat menggunakan alat panen dengan ukuran panjang demi menghindari kejadian serupa.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Saling Bacok di Desa Durian Gara-Gara Perebutan Lahan, 4 Pria Diamankan

7 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Kebakaran SMPN 21 OKU, Bupati Teddy Langsung Tinjau Lokasi

6 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Pemkab OKU Siapkan Arsitektur Pemerintahan Digital, Hindari Tumpang Tindih Aplikasi dan Data

5 Oktober 2026 - 15:14 WIB

BumDes Karang Dapo Kembangkan Ayam Petelur, Dinas PMD OKU Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Desa

1 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Curi Getah Karet, Pria di OKU Diamankan Warga hingga Diamuk Massa

28 September 2026 - 08:55 WIB

Trending di Hukum dan Kriminal