
OKU, ogannews.com – Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk dan pertokoan di Jalan Prof. Moh. Hatta, Lintas Sumatera, Kelurahan Kemalaraja, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Senin (14/9/2026) malam.
Sedikitnya delapan tempat usaha semi permanen dilaporkan ludes terbakar setelah kobaran api dengan cepat membesar dan melahap bangunan yang berada di kawasan tersebut.
Peristiwa kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Besarnya kobaran api membuat warga sekitar panik dan berupaya menyelamatkan barang-barang dari bangunan yang berada di sekitar lokasi.
Petugas pemadam kebakaran langsung dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api. Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan, terdiri dari empat armada milik Pemerintah Daerah OKU dan satu unit bantuan dari PT Semen Baturaja.
Proses pemadaman berlangsung dramatis. Petugas menghadapi kendala lantaran salah satu bangunan yang terbakar diketahui merupakan tempat usaha tambal ban sekaligus jual beli ban bekas.
Material berbahan karet yang berada di lokasi membuat api semakin cepat membesar dan menghasilkan kepulan asap hitam pekat. Kondisi tersebut menyulitkan petugas untuk menjangkau serta memadamkan seluruh titik api.
Tak hanya menghanguskan tempat usaha, kebakaran juga berdampak terhadap jaringan utilitas masyarakat. Aliran listrik di wilayah OKU sempat padam total setelah kabel utama milik PLN di sekitar lokasi ikut terbakar.
Petugas pemadam kebakaran berjibaku selama kurang lebih dua jam hingga akhirnya kobaran api berhasil dikendalikan. Api dilaporkan padam total sekitar pukul 22.30 WIB.
Kapolsek Baturaja Timur, AKP Toni Zainuddin, membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Ia mengatakan, sebanyak delapan tempat usaha semi permanen terdampak dalam kejadian itu.
“Kebakaran menghanguskan delapan tempat usaha semi permanen pada pukul 20.30 WIB. Alhamdulillah, berkat kerja sama, api dapat dipadamkan pada pukul 22.30 WIB. Penyebabnya masih kami selidiki,” ujar AKP Toni Zainuddin.
Usai api berhasil dipadamkan, petugas kepolisian melakukan pengamanan di sekitar lokasi. Polisi juga masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran, termasuk menghitung total kerugian akibat insiden tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, lokasi kejadian masih menjadi perhatian warga, sementara proses penyelidikan dan penanganan pascakebakaran terus dilakukan oleh pihak terkait.(*)










