Menu

Mode Gelap
PLN Lembayung Perkuat Jaringan Listrik di Pulau Pinang, Warga Kini Nikmati Tegangan Lebih Stabil Hadapi Ancaman Karhutla, Tirta Raja Siagakan Mobil Tangki dan Armada Nobar Bareng Sabuk Kamtibmas, Polres Ogan Ilir Perkuat Sinergitas dan Jaga Kondusivitas Daerah Sensus Ekonomi 2026 Dimulai di OKU Timur, Bupati Enos Jadi Responden Pertama Dari Gelap Menuju Terang, 149 KK di Dusun Noemuke Kini Nikmati Listrik PLN 24 Jam Sekda OKU Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran

Daerah

Korcam Lubuk Batang Paslon BERTAJI Ditikam OTK, Polisi Didesak Bertindak Tegas

Leo, korban penikaman saat ini masih dirawat di RSUD Ibnu Sutowo.

Ogannews.com – Insiden yang mencederai nilai-nilai demokrasi terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Koordinator Kecamatan (Korcam) pasangan calon (paslon) Bersama Teddy Meilwansyah- Marjito Bachri (BERTAJI), Leo Nardo, menjadi korban penikaman oleh dua orang tak dikenal pada Sabtu siang (23/11/24). 

Peristiwa nahas ini terjadi di Jalan Lintas Baturaja-Prabumulih, tepatnya di Desa Terusan, Kecamatan Baturaja Timur.

Leo, yang sedang mengendarai mobil pribadinya, mendadak dihadang oleh dua pelaku yang sengaja menabrakkan sepeda motor mereka ke mobilnya. 

Leo bercerita, tanpa curiga ia turun dari mobil untuk menanyakan alasan pelaku menabrakkan motor. Namun, salah satu pelaku justru mengeluarkan senjata tajam dan mencoba menyerangnya.

“Saya sempat menangkis, tetapi tangan saya terkena sabetan pisau,” ujar Leo. 

Saat mencoba menyelamatkan diri masuk ke mobil, para pelaku malah mengejar dan menikam bagian punggungnya.

“Kedua pelaku masih di atas motor ketika menikam saya. Mereka bahkan sempat mengejek saya, ‘Kau cak hebat nian,’” kenang Leo, yang kini dirawat di RSUD Baturaja. 

Pelaku melarikan diri ke arah Kota Baturaja. Salah satu pelaku dikenali memiliki ciri bertubuh gempal dengan tato di betis, namun wajah keduanya tertutup masker dan topi. 

Paslon Teddy Meilwansyah dan Marjito Bachri langsung menjenguk Leo di rumah sakit. Mereka mengutuk keras tindakan brutal tersebut. Teddy mengungkapkan, intimidasi terhadap timnya bukan kali pertama terjadi.

“Bukan hanya Leo, beberapa koordinator desa (kordes) dan korcam kami juga mengalami teror dari oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujar Teddy. 

Paslon BERTAJI meminta pihak kepolisian bertindak tegas agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kami mendesak pengusutan tuntas kasus ini. Jangan sampai pilkada OKU tercoreng oleh tindakan tidak manusiawi seperti ini,” tegas Teddy. 

Meskipun diterpa ancaman, Teddy menegaskan pihaknya akan tetap mengedepankan politik santun.

“Kami menyerukan kepada massa dan simpatisan untuk menjaga ketenangan dan tidak terprovokasi. Kami ingin pilkada ini berjalan damai,” imbuhnya. 

Untuk memastikan keselamatan timnya di lapangan, paslon ini berencana memperketat pengamanan internal.

“Kami mengedepankan pendekatan damai, tetapi berharap polisi dapat bertindak cepat sebelum ada korban berikutnya,” tandas Teddy. 

Kapolres OKU AKBP Imam Zamroni menegaskan pihaknya tengah mendalami kasus penikaman tersebut.

“Kami sedang melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku,” ujarnya melalui pesan WhatsApp. 

Kapolres memastikan penegakan hukum akan dilakukan secara profesional dan tanpa pandang bulu.

“Kami juga meningkatkan patroli KRYD (Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan) selama masa tenang untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif menjelang hari pemungutan suara pada 27 November 2024,” kata Kapolres. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

PLN Lembayung Perkuat Jaringan Listrik di Pulau Pinang, Warga Kini Nikmati Tegangan Lebih Stabil

18 Juni 2026 - 11:14 WIB

Hadapi Ancaman Karhutla, Tirta Raja Siagakan Mobil Tangki dan Armada

17 Juni 2026 - 13:12 WIB

Nobar Bareng Sabuk Kamtibmas, Polres Ogan Ilir Perkuat Sinergitas dan Jaga Kondusivitas Daerah

16 Juni 2026 - 12:25 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai di OKU Timur, Bupati Enos Jadi Responden Pertama

16 Juni 2026 - 11:08 WIB

Sekda OKU Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran

12 Juni 2026 - 18:05 WIB

Trending di Daerah