Menu ✖

Mode Gelap
Kebakaran SMPN 21 OKU, Bupati Teddy Langsung Tinjau Lokasi Pemkab OKU Siapkan Arsitektur Pemerintahan Digital, Hindari Tumpang Tindih Aplikasi dan Data YBM PLN UP3 Lahat Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar untuk 66 Pelajar di Kabupaten Lahat BumDes Karang Dapo Kembangkan Ayam Petelur, Dinas PMD OKU Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Desa Menembus Jalan Berlumpur, Mantri BRI Alifia Naura Layani Nasabah di Pelosok OKI Curi Getah Karet, Pria di OKU Diamankan Warga hingga Diamuk Massa

Daerah

Geger! Warga Temukan Mayat Mengapung di Air Terjun Curup Buay Pemaca   

Warga setempat menemukan mayat mengapung.

Ogannews.com – Desa Tanjung Durian, Kecamatan Buay Pemaca, Kabupaten OKU Selatan, mendadak gempar pada Rabu sore, 18 Desember 2024. 

Di tengah heningnya suasana Air Terjun Curup, seorang warga menemukan sesosok mayat pria yang mengapung dalam kondisi membusuk.

Manto, warga setempat yang sedang memancing, dikejutkan oleh pemandangan mengerikan itu sekitar pukul 16.00 WIB. Ia melihat tubuh seorang pria yang sudah membengkak dengan kulit mengelupas dan telinga kanan yang rusak. 

Bau busuk menyengat memenuhi udara. Dengan tergesa-gesa, Manto berlari ke kampung Talang untuk memberi tahu warga lainnya, termasuk saudara Angga dan Kepala Desa Tanjung Durian, Rustam.  

Tak lama berselang, aparat Polsek Buay Pemaca bersama warga setempat segera menuju lokasi. Mayat tersebut berhasil dievakuasi dan diidentifikasi sebagai Dika  (20), warga Dusun 6, Simpang Empat, Desa Sumber Ringin. Berdasarkan kondisi tubuhnya, diperkirakan Dika telah meninggal tiga hari sebelum ditemukan.  

Dugaan sementara menyebut Dika terpeleset dan jatuh ke air terjun. Namun, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kematian. 

Proses autopsi dilakukan, sementara para penyidik memeriksa saksi dan mencari petunjuk di sekitar lokasi kejadian.  

Kepala Desa Sumber Ringin, Eprizal Yandi menyebutkan, Kejadian ini murni kecelakaan, Almarhum terpeleset dan jatuh ke air terjun. 

“Keluarga korban sudah mengikhlaskan kepergian almarhum sebagai takdir Tuhan,” ujarnya. 

Supardi, ayah korban, mengenali anaknya dari pakaian yang dikenakan. Ia mengungkapkan bahwa Dika sudah tiga hari tidak pulang ke rumah. 

Pihak keluarga menganggap kejadian ini sebagai musibah dan telah mengikhlaskan kepergian Dika.  

Almarhum telah dimakamkan pada Rabu malam di Desa Sumber Ringin. Meski demikian, masyarakat berharap agar hasil penyelidikan dapat memberikan kejelasan lebih lanjut atas tragedi ini. (Hrs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

YBM PLN UP3 Lahat Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar untuk 66 Pelajar di Kabupaten Lahat

2 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Menembus Jalan Berlumpur, Mantri BRI Alifia Naura Layani Nasabah di Pelosok OKI

29 September 2026 - 09:51 WIB

PLN dan DPRD Lahat Perkuat Sinergi, Bahas Keandalan Listrik hingga SPKLU

24 September 2026 - 16:43 WIB

Suami Tewas Ditikam Istri di OKI, Ini yang Terjadi Sebelum Peristiwa Maut

21 September 2026 - 15:16 WIB

PLN Perluas Jaringan Listrik, Dua Desa di Banding Agung Segera Dipasang Tiang Baru

14 September 2026 - 20:18 WIB

Trending di OKU Selatan