Menu

Mode Gelap
PLN dan KKP Perkuat Sinergi, Listrik Andal Siap Dongkrak Produktivitas Sektor Kelautan dan Perikanan BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR 1 Unit Traktor untuk Lumbung Pangan Bakti Tani, Dorong Kemajuan Sektor Pertanian di OKU Timur 716 Agen BRILink Capai Target BEP, BO Baturaja Catat Kinerja Positif Hingga 25 Juni 2026 Inovasi Bayar SPP Pakai Sampah Raih Penghargaan, Program Binaan PLN Bantu 153 Anak Tetap Sekolah Hadirkan Pelayanan Cepat, PLN ULP Muara Aman Perkuat Budaya PS4 Makin Serius, OKU Bersiap Miliki Pabrik RDF Sampah Bernilai Ekonomi Tinggi

Daerah

Geger! Warga Temukan Mayat Mengapung di Air Terjun Curup Buay Pemaca   

Warga setempat menemukan mayat mengapung.

Ogannews.com – Desa Tanjung Durian, Kecamatan Buay Pemaca, Kabupaten OKU Selatan, mendadak gempar pada Rabu sore, 18 Desember 2024. 

Di tengah heningnya suasana Air Terjun Curup, seorang warga menemukan sesosok mayat pria yang mengapung dalam kondisi membusuk.

Manto, warga setempat yang sedang memancing, dikejutkan oleh pemandangan mengerikan itu sekitar pukul 16.00 WIB. Ia melihat tubuh seorang pria yang sudah membengkak dengan kulit mengelupas dan telinga kanan yang rusak. 

Bau busuk menyengat memenuhi udara. Dengan tergesa-gesa, Manto berlari ke kampung Talang untuk memberi tahu warga lainnya, termasuk saudara Angga dan Kepala Desa Tanjung Durian, Rustam.  

Tak lama berselang, aparat Polsek Buay Pemaca bersama warga setempat segera menuju lokasi. Mayat tersebut berhasil dievakuasi dan diidentifikasi sebagai Dika  (20), warga Dusun 6, Simpang Empat, Desa Sumber Ringin. Berdasarkan kondisi tubuhnya, diperkirakan Dika telah meninggal tiga hari sebelum ditemukan.  

Dugaan sementara menyebut Dika terpeleset dan jatuh ke air terjun. Namun, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kematian. 

Proses autopsi dilakukan, sementara para penyidik memeriksa saksi dan mencari petunjuk di sekitar lokasi kejadian.  

Kepala Desa Sumber Ringin, Eprizal Yandi menyebutkan, Kejadian ini murni kecelakaan, Almarhum terpeleset dan jatuh ke air terjun. 

“Keluarga korban sudah mengikhlaskan kepergian almarhum sebagai takdir Tuhan,” ujarnya. 

Supardi, ayah korban, mengenali anaknya dari pakaian yang dikenakan. Ia mengungkapkan bahwa Dika sudah tiga hari tidak pulang ke rumah. 

Pihak keluarga menganggap kejadian ini sebagai musibah dan telah mengikhlaskan kepergian Dika.  

Almarhum telah dimakamkan pada Rabu malam di Desa Sumber Ringin. Meski demikian, masyarakat berharap agar hasil penyelidikan dapat memberikan kejelasan lebih lanjut atas tragedi ini. (Hrs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Inovasi Bayar SPP Pakai Sampah Raih Penghargaan, Program Binaan PLN Bantu 153 Anak Tetap Sekolah

8 Juli 2026 - 10:43 WIB

Hadirkan Pelayanan Cepat, PLN ULP Muara Aman Perkuat Budaya PS4

7 Juli 2026 - 19:21 WIB

PLN Gandeng Polres Amankan P2TL di Muara Enim

6 Juli 2026 - 15:25 WIB

YBM PLN UP3 Lahat Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar untuk 66 Siswa Berprestasi

2 Juli 2026 - 09:43 WIB

Manager PLN UP3 Lahat Door to Door Temui Pelanggan, Kedepankan Pendekatan Humanis

30 Juni 2026 - 17:58 WIB

Trending di Daerah