Menu

Mode Gelap
SPBU Belitang Diserbu Warga, Kuota BBM Akhirnya Ditambah Setelah DJKA, Kini PT KAI Sambut Positif Flyover Pasar Tempel 55 Tim Basket Ramaikan Bupati Cup 2026 OKU Timur, Jadi Ajang Cari Bibit Atlet Porprov Polres OKU Bongkar Peran Dua Orang yang Bantu Tahanan Kabur PHR Tampil Percaya Diri di IPA Convex 2026, Pamerkan Inovasi Migas hingga Komitmen Ketahanan Energi Nasional Diduga ODGJ Bakar Rumah Sendiri di OKU, Sempat Coba Bunuh Diri dengan Parang

Daerah

Geger! Warga Temukan Mayat Mengapung di Air Terjun Curup Buay Pemaca   

Warga setempat menemukan mayat mengapung.

Ogannews.com – Desa Tanjung Durian, Kecamatan Buay Pemaca, Kabupaten OKU Selatan, mendadak gempar pada Rabu sore, 18 Desember 2024. 

Di tengah heningnya suasana Air Terjun Curup, seorang warga menemukan sesosok mayat pria yang mengapung dalam kondisi membusuk.

Manto, warga setempat yang sedang memancing, dikejutkan oleh pemandangan mengerikan itu sekitar pukul 16.00 WIB. Ia melihat tubuh seorang pria yang sudah membengkak dengan kulit mengelupas dan telinga kanan yang rusak. 

Bau busuk menyengat memenuhi udara. Dengan tergesa-gesa, Manto berlari ke kampung Talang untuk memberi tahu warga lainnya, termasuk saudara Angga dan Kepala Desa Tanjung Durian, Rustam.  

Tak lama berselang, aparat Polsek Buay Pemaca bersama warga setempat segera menuju lokasi. Mayat tersebut berhasil dievakuasi dan diidentifikasi sebagai Dika  (20), warga Dusun 6, Simpang Empat, Desa Sumber Ringin. Berdasarkan kondisi tubuhnya, diperkirakan Dika telah meninggal tiga hari sebelum ditemukan.  

Dugaan sementara menyebut Dika terpeleset dan jatuh ke air terjun. Namun, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kematian. 

Proses autopsi dilakukan, sementara para penyidik memeriksa saksi dan mencari petunjuk di sekitar lokasi kejadian.  

Kepala Desa Sumber Ringin, Eprizal Yandi menyebutkan, Kejadian ini murni kecelakaan, Almarhum terpeleset dan jatuh ke air terjun. 

“Keluarga korban sudah mengikhlaskan kepergian almarhum sebagai takdir Tuhan,” ujarnya. 

Supardi, ayah korban, mengenali anaknya dari pakaian yang dikenakan. Ia mengungkapkan bahwa Dika sudah tiga hari tidak pulang ke rumah. 

Pihak keluarga menganggap kejadian ini sebagai musibah dan telah mengikhlaskan kepergian Dika.  

Almarhum telah dimakamkan pada Rabu malam di Desa Sumber Ringin. Meski demikian, masyarakat berharap agar hasil penyelidikan dapat memberikan kejelasan lebih lanjut atas tragedi ini. (Hrs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Akhir Pelarian Nuang, Tahanan Kabur OKU Ditangkap

20 Mei 2026 - 17:52 WIB

Dor! Konflik Truk CPO di Musi Rawas Berujung Penembakan, 3 Pelaku Dibekuk

19 Mei 2026 - 19:58 WIB

OKU Timur Genjot Gerakan Tanam Hadapi El Nino, Target 1 Juta Ton Gabah

19 Mei 2026 - 17:44 WIB

PLN dan Pemkab Lahat Perkuat Sinergi, Tagihan LPJU Jadi Fokus Utama

19 Mei 2026 - 16:42 WIB

PKL di Jalur Rumkab-Pasar Atas Ditertibkan

13 Mei 2026 - 19:28 WIB

Trending di Daerah