
Ogannews.com – Kelompok Kerja Kepala Taman Kanak-Kanak (KKKTK) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mengadakan pertemuan rutin pada Kamis (16/1/25) di TK Aisyiyah 2 Baturaja.
Acara yang dihadiri 55 kepala TK dari berbagai wilayah di OKU ini menghadirkan Firdaus, S.Pd., M.Si., selaku Koordinator Pengawas (Korwas) OKU, untuk membahas pengelolaan kinerja kepala sekolah melalui Platform Merdeka Belajar (PMM).
Firdaus menyoroti pentingnya pemahaman terhadap kebijakan baru Kementerian Pendidikan yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi guru dan kualitas pendidikan.
“Melalui pertemuan ini, kami berharap kepala sekolah lebih memahami pembaruan dalam pengelolaan kinerja, sehingga kualitas pendidikan di Kabupaten OKU dapat terus berkembang,” ujarnya.
Dalam paparannya, Firdaus menjelaskan bahwa mulai tahun 2025, sistem penilaian kinerja akan lebih sederhana dan efisien. Tidak lagi berbasis poin atau memerlukan pengunggahan berkas, proses evaluasi hanya dilakukan satu kali dalam setahun. Sistem baru ini dirancang untuk mempermudah pemantauan sekaligus meningkatkan efektivitas penilaian kinerja guru dan kepala sekolah.
“Kami ingin para peserta tidak hanya memahami materi, tetapi juga mampu mengaplikasikannya di sekolah masing-masing. Tujuan akhirnya adalah memberikan pelayanan pendidikan yang lebih baik di OKU,” tambah Firdaus.
Ketua KKKTK Kabupaten OKU, Liliya Efrita, S.Pd.AUD., MM, menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat relevan bagi para kepala TK, baik di sekolah negeri maupun swasta.
“Alhamdulillah, dengan adanya materi dari Korwas tentang penilaian kinerja, para kepala TK mendapatkan pengalaman baru. Selama ini, penilaian kinerja lebih banyak menyasar PNS, tapi sekarang semua kepala TK, termasuk dari sekolah swasta, juga harus memahami dan mengisi penilaian ini. Dengan pelatihan langsung tadi, kami optimis mereka akan lebih paham,” ujar Liliya. (*)








