Menu

Mode Gelap
Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan 446 Kantor BPN Terapkan Pengukuran Terjadwal, Waktu Tunggu Maksimal 7 Hari Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat HUT ke-81 Republik Indonesia, Kementerian ATR/BPN Luncurkan Tiga Program Transformasi Pelayanan ATR/BPN Ubah Struktur Kantor Pertanahan, Kini Berbasis Wilayah untuk Percepat Layanan

Daerah

Ratusan Warga Tanjung Kemala Protes, Alhasil Pelantikan Pj Kades Dibatalkan

Ratusan masyarakat Tanjung Kemala Unjuk Rasa di Depan Kantor Camat Baturaja Timur.

Ogannews.com – Ratusan warga Desa Tanjung Kemala, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), memadati halaman Kantor Camat Baturaja Timur, Selasa (21/1), untuk menyampaikan penolakan terhadap pelantikan Penjabat (PJ) Kepala Desa Tanjung Kemala yang dijadwalkan berlangsung hari ini.  

Dalam aksi tersebut, warga menyampaikan keberatan karena proses pelantikan dinilai tidak transparan dan tanpa melalui musyawarah dengan warga setempat. 

Mereka juga mengkritik Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang dianggap mengabaikan aspirasi masyarakat dalam proses pergantian Pj Kades yang baru.

Anggota DPRD OKU yang juga mantan Kades Tanjung Kemala, Sapriyanto mengatakan, jika melalui musyawarah kepada tokoh masyarakat setempat, keputusan apapun akan diterima. Siapapun yang menggantikan. 

“Masyarakat Tanjung Kemala itu kalau ambil keputusan selalu musyawarah, sedangkan BPD tidak pernah memfasilitasi masyarakat Tanjung Kemala untuk musyawarah terkait penunjukan Pj Kades yang baru,” ujarnya. 

“Tau-tau langsung diangkat dan ditunjuk oleh Dinas PMD,” sambungnya. 

Masa jabatan Pj Kades Tanjung Kemala yang sebelumnya menjabat selama satu tahun lima bulan telah berakhir. Sebelumnya, jabatan tersebut diisi menyusul pengunduran diri kepala desa definitif untuk mengikuti Pemilu Legislatif (Pileg) 2024. 

Demi mencegah kekosongan pemerintahan desa, rencana pelantikan PJ Kades baru pun diusulkan oleh pihak kecamatan. Namun, warga menilai proses ini kurang melibatkan partisipasi publik, sehingga memicu protes.  

“Tidak ada kepentingan pribadi di sini. Kami hanya ingin proses yang adil, transparan, dan melibatkan masyarakat,” tegasnya.

Warga yang hadir dalam aksi tersebut mendesak Camat Baturaja Timur untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada Pj Bupati OKU. 

Alhasil pelantikan Pj Kades dibatalkan dan jabatan tersebut diisi sementara oleh Sekretaris Desa (Sekdes) setempat hingga ada keputusan yang melibatkan warga.  

“Sudah kami sampaikan kepada Bapak Pj Bupati, jadi hasilnya untuk pelantikan Pj Kades Tanjung Kemala ditunda dulu. Agar tidak ada kekosongan dan dapat menghambat pelayanan masyarakat, maka kami menunjuk Sekdes untuk menjadi PLH Kades Tanjung Kemala,” beber Camat Baturaja Timur, Khairuddin Albar. 

Selain untuk memastikan roda pemerintahan desa tetap berjalan, sambung dia, tugas PLH nantinya untuk menyukseskan pengusulan Pj Kades dan berkoordinasi dengan BPD serta tokoh masyarakat setempat.  

“Kami minta waktu dalam seminggu ini harus ada pengusulan Penjabat Kepala Desa,” tukasnya. (Fiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan

21 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat

20 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat

19 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Bupati Teddy Pimpin Upacara HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026 - 15:25 WIB

36 Anggota Paskibraka OKU 2026 Dikukuhkan, Dua Siswa Sekolah Rakyat Catat Sejarah

16 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Trending di OKU