Menu

Mode Gelap
Kemarau Hampir Lima Bulan, Pemkab OKU Kerahkan Lima Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Sports and Cultural Day Tutup Super Garuda Shield 2026 Wabup OKU Temui Menteri Koperasi, Dorong Koperasi Jadi Motor Ekonomi Daerah 49 Prajurit Indonesia, AS, dan Jepang Uji Kemampuan Strike and Raid Ratusan Prajurit Kostrad Pacu Adrenalin dalam Latihan Menembak Lorong SGS 2026 Alutsista Modern Disajikan, TNI dan AS Simulasikan Serangan Gabungan di Baturaja

OKU Selatan

Tari Rentak Pinggan OKU Pukau Gala Dinner Festival Danau Ranau XXIV dan Sriwijaya Grand Fondo 7

Tarian khas OKU, Rental Pinggan.

Muaradua, Ogannews.com — Tarian khas Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Rentak Pinggan, sukses mencuri perhatian pada Gala Dinner penutupan Festival Danau Ranau ke-XXIV sekaligus pembukaan rangkaian Sriwijaya Grand Fondo (SRGF) ke-7 di Ranau Icon, Kecamatan Banding Agung, OKU Selatan, Jumat (14/11/25).

Penampilan yang dibawakan anak-anak OKU di bawah asuhan Ketua TP PKK OKU Hj Zwesty Karenia Teddy itu menjadi salah satu momen paling memukau sepanjang gelaran malam tersebut. Gerak ritmis para penari yang memadukan ketukan pinggan (piring) dan irama tradisi daerah membuat seluruh tamu undangan terpukau.

Bupati OKU H Teddy Meilwansyah, yang hadir langsung menyaksikan penampilan itu, tak menyembunyikan rasa bangganya. 

Sangat membanggakan karya kesenian OKU, Tari Rentak Pinggan bisa tampil memeriahkan event sebesar ini,” ujarnya. 

Menurut Teddy, tampilnya Rentak Pinggan di panggung provinsi merupakan promosi budaya yang sangat efektif. 

“OKU sangat kaya akan budaya dan kesenian. Harapan kita, seni dan budaya kita semakin dikenal lebih luas,” tambahnya. 

Acara tersebut juga dihadiri Gubernur Sumsel H Herman Deru, Ketua TP PKK Sumsel Hj Feby Herman Deru, serta sejumlah pejabat dari Pemprov dan Pemkab OKU. 

Gubernur Herman Deru menyampaikan bahwa Festival Danau Ranau dan Sriwijaya Grand Fondo sudah menjadi agenda tahunan yang selalu dinanti masyarakat. 

“Ini ajang untuk menampilkan kesenian daerah. Danau Ranau sebagai ikon OKU Selatan adalah kebanggaan kita semua,” katanya. 

Ia menambahkan, Sriwijaya Grand Fondo tahun ini diikuti lebih dari seribu peserta dari berbagai daerah, termasuk luar Sumsel, sehingga menjadi kesempatan strategis memperkenalkan kekayaan budaya lokal. 

Selain Bupati OKU, hadir pula Asisten III Setda OKU H Romson Fitri, Kadis Pendidikan OKU Kadarisman, Kadin Koperasi dan UKM OKU Tommy, Plt Kadis PUPR Fajar, dan Direktur Perumda Tirta Raja Bertho Darmo Pudjo Asmanto. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Di Momen HPN 2026, PLN Wujudkan Mimpi Bapak Mino Punya Listrik Sendiri

2 September 2026 - 16:30 WIB

Pohon Nyaris Ganggu Jaringan Listrik, PLN Muara Dua Gerak Cepat Amankan Pasokan

30 Agustus 2026 - 12:53 WIB

BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR Mesin Pipil Jagung kepada Kelompok Tani Binaan Polres OKU Selatan

26 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Jaringan Air Tanah Jadi Andalan Baru Petani OKU, Bupati Teddy: Jangan Sampai Rusak

24 Agustus 2026 - 07:40 WIB

Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat

19 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Trending di Daerah