Menu

Mode Gelap
Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan 446 Kantor BPN Terapkan Pengukuran Terjadwal, Waktu Tunggu Maksimal 7 Hari Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat HUT ke-81 Republik Indonesia, Kementerian ATR/BPN Luncurkan Tiga Program Transformasi Pelayanan ATR/BPN Ubah Struktur Kantor Pertanahan, Kini Berbasis Wilayah untuk Percepat Layanan

OKU

Tinggalkan Kertas, SDN 3 OKU Sukses Terapkan Ujian Berbasis Android

Kepala SDN 3 OKU, Nopriadi meninjau SAS.

OKU, Ogannews.com – SD Negeri 3 Ogan Komering Ulu (OKU) terus berinovasi dalam dunia pendidikan dengan memanfaatkan teknologi digital. Untuk pertama kalinya, sekolah tersebut melaksanakan Sumatif Akhir Semester (SAS) Tahun Ajaran 2025/2026 berbasis Android bagi peserta didik.

Penerapan sistem ujian berbasis digital ini menjadi langkah nyata sekolah dalam mendukung transformasi pendidikan sekaligus meningkatkan literasi teknologi di kalangan siswa.

Kepala SDN 3 OKU, Nopriadi, S.Pd., mengatakan bahwa pelaksanaan SAS berbasis Android bukan dilakukan secara tiba-tiba. Sebelumnya, sekolah telah melakukan uji coba saat pelaksanaan Sumatif Tengah Semester (STS), sehingga siswa dan guru memiliki gambaran mengenai mekanisme pelaksanaannya.

“Ini merupakan pengalaman pertama kami melaksanakan SAS berbasis Android. Sebelumnya sudah dilakukan uji coba pada saat STS sehingga saat pelaksanaan SAS, siswa tidak terlalu kesulitan dalam mengikuti ujian,” ujarnya, Senin (8/6/2026). 

Nopriadi menjelaskan, SAS diikuti oleh lima tingkat kelas, yakni kelas I hingga kelas V. Sementara siswa kelas VI tidak lagi mengikuti kegiatan tersebut karena telah menyelesaikan ujian akhir sekolah.

Pelaksanaan SAS untuk kelas I, II, dan III berlangsung pada 3 hingga 6 Juni 2026. Sedangkan untuk kelas IV dan V dijadwalkan pada 8 hingga 11 Juni 2026. Secara keseluruhan, sebanyak 526 siswamengikuti kegiatan evaluasi akhir semester tersebut.

Khusus untuk siswa kelas IV dan V, pelaksanaan SAS dilakukan secara digital menggunakan perangkat Android yang terhubung dengan aplikasi Google Form sebagai media pengerjaan soal.

Menurut Nopriadi, pemanfaatan teknologi dalam proses evaluasi pembelajaran menjadi bagian dari upaya sekolah menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Apalagi saat ini sebagian besar siswa sudah cukup familiar dengan penggunaan perangkat digital.

“Kami mencoba memanfaatkan digitalisasi dalam dunia pendidikan karena anak-anak saat ini sudah tidak asing lagi dengan gadget. Harapannya, mereka dapat belajar memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang positif dan mendukung proses belajar,” katanya.

Meski demikian, pelaksanaan SAS berbasis Android masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah keterbatasan kepemilikan perangkat oleh siswa, sehingga sebagian harus meminjam telepon genggam milik orang tua.

Kondisi tersebut terkadang menimbulkan kendala saat proses login karena siswa tidak mengetahui alamat email yang terdaftar pada perangkat yang digunakan untuk mengakses Google Form.

Meskipun masih terdapat hambatan teknis, pihak sekolah menilai pelaksanaan SAS berbasis Android berjalan cukup baik dan menjadi langkah awal menuju sistem pembelajaran serta evaluasi yang lebih modern, efektif, dan efisien di lingkungan SDN 3 OKU. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan

21 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat

20 Agustus 2026 - 13:36 WIB

36 Anggota Paskibraka OKU 2026 Dikukuhkan, Dua Siswa Sekolah Rakyat Catat Sejarah

16 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Hari Pramuka ke-65, Bupati OKU Dorong Generasi Muda Mandiri dan Berkontribusi Nyata

14 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Bupati OKU Perkuat Pengawasan Pengadaan Barang dan Jasa Lewat Diklat Probity Audit

13 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Trending di OKU