
Ogannews.com – Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), H Teddy Meilwansyah, menggelar rapat terbatas guna membahas pembenahan dan penataan pasar dalam Kota Baturaja, pada Sabtu (10/1/26).
Rapat tersebut digelar menyikapi kondisi pasar yang dinilai kian semrawut, kumuh, dan tidak mencerminkan wajah ibu kota kabupaten.
Dalam rapat itu, Bupati menyoroti lemahnya koordinasi serta kurangnya sinergi antar organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Akibatnya, pasar yang seharusnya menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat justru terkesan tidak tertata, kotor, dan jauh dari rasa nyaman bagi pengunjung.
Bupati OKU menegaskan, pasar harus dikembalikan pada fungsi utamanya sebagai tempat masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, sekaligus ruang publik yang nyaman dan layak dikunjungi.
“Pasar memiliki peran sentral dalam memenuhi hajat hidup orang banyak, khususnya masyarakat OKU. Pasar juga menjadi wajah suatu kabupaten. Bahkan, penilaian Adipura itu dimulai dari pasar,” tegas Bupati dalam rapat tersebut.
Ia meminta seluruh OPD terkait untuk bekerja secara terkoordinasi dan bertanggung jawab sesuai dengan tupoksinya masing-masing agar penataan pasar dapat berjalan maksimal dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Perumda Pasar OKU, Radius Susanto, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah strategis sesuai arahan Bupati. Namun demikian, ia mengakui adanya kendala di lapangan karena banyak pelanggaran yang berada di luar kewenangan langsung Perumda Pasar.
“Kami sudah menyiapkan beberapa langkah strategis untuk membenahi pasar-pasar dalam kota. Untuk parkir liar, leading sector-nya Dinas Perhubungan. Penertiban PKL liar menjadi kewenangan Satpol PP, kebersihan ditangani DLH, dan kami dari Perumda Pasar akan menindak pedagang yang terdaftar tetapi tidak berjualan di tempat yang semestinya,” jelas Radius.
Dengan sinergi lintas OPD tersebut, Radius berharap penataan pasar dapat berjalan optimal sehingga masyarakat OKU bisa kembali berbelanja dengan aman, tertib, dan nyaman.
Pemerintah Kabupaten OKU pun menegaskan komitmennya untuk menjadikan pasar sebagai pusat ekonomi rakyat yang bersih, tertata, dan membanggakan, sekaligus mendukung upaya peningkatan kualitas lingkungan perkotaan di Baturaja. (*)










