
OKU Selatan, Ogannews.com – Komitmen mewujudkan birokrasi bersih dan pelayanan publik yang semakin profesional terus diperkuat Kantor Pertanahan Kabupaten OKU Selatan. Salah satunya melalui Rapat Internalisasi Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang digelar, Rabu (11/2).
Rapat yang dipimpin langsung Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten OKU Selatan, Johan Fauzi, S.Si., ini diikuti pejabat pengawas dan seluruh staf. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari upaya reformasi birokrasi yang berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Dalam forum itu, seluruh jajaran ditekankan untuk memiliki pemahaman yang sama terkait urgensi pembangunan Zona Integritas. Hal ini dinilai sebagai fondasi utama dalam menghadirkan pelayanan yang tidak hanya cepat, tetapi juga berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Menariknya, Kantor Pertanahan OKU Selatan menghadirkan Kepala Bagian Perencanaan (Kabag Ren) Polres OKU Selatan, AKP Herry Sulistyo, sebagai narasumber.
AKP Herry hadir sebagai perwakilan dari Polres OKU Selatan yang diketahui telah lebih dahulu meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Kehadiran narasumber dari instansi yang telah sukses memperoleh predikat tersebut menjadi suntikan motivasi tersendiri bagi peserta rapat.
Dalam pemaparannya, AKP Herry membagikan pengalaman dan strategi yang selama ini diterapkan Polres OKU Selatan hingga berhasil membangun budaya kerja yang berintegritas.
Ia menegaskan, predikat WBK dan WBBM bukanlah sesuatu yang bisa diraih secara instan. Dibutuhkan konsistensi, kerja kolektif, serta perubahan pola pikir dalam organisasi.
“Komitmen pimpinan, kerja sama tim, konsistensi pemenuhan eviden, serta perubahan budaya kerja adalah kunci utama,” tegasnya.
Sementara itu, Johan Fauzi menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan sekadar mengejar predikat, melainkan bentuk komitmen berkelanjutan untuk menghadirkan pelayanan yang lebih baik.
Menurutnya, masyarakat harus benar-benar merasakan dampak nyata dari reformasi birokrasi, terutama dalam bentuk pelayanan pertanahan yang bersih, cepat, dan responsif.
“Zona Integritas bukan hanya target administratif. Ini adalah langkah berkelanjutan agar pelayanan semakin bersih, cepat, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Melalui internalisasi ini, Kantor Pertanahan Kabupaten OKU Selatan berharap semangat reformasi birokrasi dapat semakin menguat dan terimplementasi nyata di setiap lini pelayanan. (*)








