
OKU, Ogannews.com – Di tengah derasnya arus digital dan tingginya penggunaan gadget di kalangan pelajar, Perpustakaan SMKN 3 OKU kini menjelma menjadi salah satu ruang favorit siswa untuk belajar, membaca, hingga berdiskusi.
Setelah menjalani proses perbaikan dan penataan fasilitas, perpustakaan sekolah tersebut tampil lebih nyaman dan modern. Kondisi ini berdampak langsung pada meningkatnya minat kunjung siswa yang setiap hari memanfaatkan perpustakaan sebagai tempat menambah ilmu pengetahuan.
Pemandangan berbeda kini terlihat di lingkungan SMKN 3 OKU. Saat jam istirahat maupun waktu senggang, banyak siswa memilih menghabiskan waktu di perpustakaan dibandingkan bermain ponsel. Mereka tampak antusias membaca berbagai koleksi buku, mengerjakan tugas sekolah, hingga berdiskusi bersama teman.
Kenyamanan ruangan berpendingin udara (AC), tata ruang yang lebih rapi, serta tersedianya beragam koleksi bacaan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelajar.
Kepala SMKN 3 OKU, Berkat Hanafi, melalui Kepala Perpustakaan Warni Ritawati, S.Pd., mengatakan peningkatan fasilitas perpustakaan merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam menumbuhkan budaya literasi sekaligus memberikan alternatif kegiatan positif bagi siswa di era digital.
“Anak-anak saat ini memang sangat dekat dengan handphone. Karena itu kami berupaya menghadirkan perpustakaan yang nyaman agar mereka memiliki tempat yang menarik untuk membaca, belajar, dan mencari informasi secara langsung melalui buku. Alhamdulillah, seluruh upaya ini mendapat dukungan penuh dari Bapak Kepala Sekolah,” ujar Warni, Rabu (3/6/26).
Menurutnya, sejak proses rehabilitasi selesai dilakukan, angka kunjungan siswa ke perpustakaan mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Kehadiran fasilitas yang lebih baik membuat siswa merasa lebih nyaman untuk belajar dan mengembangkan wawasan.
Saat ini, Perpustakaan SMKN 3 OKU memiliki sekitar 970 koleksi buku yang terdiri dari berbagai kategori, mulai dari buku pelajaran, referensi umum, pengembangan diri, hingga karya sastra. Seluruh koleksi tersebut dapat dimanfaatkan siswa sebagai sumber belajar dan penunjang kegiatan akademik.
Pihak sekolah berharap perpustakaan tidak hanya menjadi tempat penyimpanan buku, tetapi juga berkembang menjadi pusat literasi yang mampu membangun budaya membaca, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta membentuk kebiasaan positif di kalangan siswa.
Dengan fasilitas yang semakin lengkap dan suasana yang kondusif, Perpustakaan SMKN 3 OKU kini menjadi bukti bahwa minat baca generasi muda tetap dapat tumbuh di tengah dominasi teknologi digital. (*)










