Menu ✖

Mode Gelap
Bupati OKU Jajaki WTP Mobile, Targetkan Air Bersih Tetap Mengalir Saat Banjir Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat Mengenal Nomor Sertipikat dan Makna yang Terkandung di Dalamnya Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga Masuki Tahap Ketiga Pilot Project, PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

OKU

Kasad Maruli Tinjau Jembatan Gantung Pusar, Infrastruktur TNI yang Pulihkan Akses Warga

Jendral TNI Maruli Simanjutak saat diwawancarai.

OKU, ogannews.com – Setelah sempat terputus akibat diterjang banjir bandang pada 2024 lalu, akses penghubung masyarakat Desa Pusar, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), kini kembali berdiri.

Jembatan Gantung Pusar yang dibangun oleh prajurit TNI Angkatan Darat tersebut mendapat perhatian langsung Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Ia datang ke Desa Pusar, Jumat (28/8/2026), untuk melihat langsung hasil pembangunan jembatan yang menjadi salah satu wujud pengabdian TNI kepada masyarakat.

Kehadiran Kasad sekaligus menjadi momentum untuk memastikan pembangunan infrastruktur yang diinisiasi sebagai bagian dari upaya TNI membantu mengatasi kesulitan masyarakat benar-benar memberikan manfaat bagi warga.

“Hari ini saya hadir di Desa Pusar, Kecamatan Baturaja Barat, untuk melihat secara langsung salah satu wujud nyata pengabdian TNI Angkatan Darat kepada rakyat,” ujar Maruli.

Menurutnya, Jembatan Gantung Pusar dibangun atas inisiasi Presiden RI dan Panglima TNI dengan semangat agar TNI tidak hanya menjalankan tugas pertahanan, tetapi juga hadir menjadi solusi ketika masyarakat menghadapi kesulitan.

“TNI harus menjadi solusi, harus hadir di tengah kesulitan rakyat, dan harus menjadi garda terdepan dalam membantu menyejahterakan masyarakat,” katanya.

Maruli juga memberikan pesan kepada prajurit Kodam II/Sriwijaya yang terlibat dalam pembangunan maupun bertugas di wilayah tersebut agar terus menjaga kepercayaan masyarakat.

“Teruslah berbuat yang terbaik. Jaga kepercayaan rakyat ini,” pesannya.

Tak hanya kepada prajurit, Maruli meminta masyarakat Desa Pusar ikut menjaga keberadaan jembatan tersebut. Ia menegaskan, fasilitas yang telah dibangun harus dirawat dan dimanfaatkan secara bersama-sama.

“Mari kita jaga, kita rawat, dan kita manfaatkan jembatan ini dengan sebaik-baiknya. Karena ini adalah milik kita bersama,” ujarnya.

Bagi masyarakat Desa Pusar, jembatan tersebut bukan sekadar infrastruktur penghubung. Keberadaannya diharapkan kembali memangkas jarak dan memudahkan mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Maruli menyebut Jembatan Gantung Pusar memiliki makna yang lebih luas karena menjadi penghubung berbagai kebutuhan masyarakat.

“Dari yang tadinya jauh menjadi dekat, dari yang sulit menjadi mudah. Ini bukan hanya jembatan penyeberangan, tapi jembatan harapan, jembatan pendidikan, dan jembatan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tuturnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga fasilitas tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Dalam kesempatan tersebut, Kasad juga mengungkapkan perkembangan program pembangunan jembatan dan penyediaan air bersih yang menjadi salah satu program prioritas Presiden RI.

Menurut Maruli, hingga akhir Agustus 2026 sekitar 2.600 jembatan telah selesai dibangun. TNI AD masih akan mengejar pembangunan sekitar 2.000 jembatan lainnya di berbagai wilayah.

Sementara untuk program air bersih, dari target sekitar 5.000 titik, sebanyak 3.000 titik disebut telah selesai.

Khusus di Sumatera Selatan, pembangunan tersebut telah memasuki tahap ketujuh. Maruli menyebut masih terdapat sekitar 30 jembatan yang akan dibangun serta puluhan titik pengeboran air yang akan dikerjakan.

Program penyediaan air tersebut dinilai penting, terutama untuk wilayah yang memiliki kerawanan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Karena ini daerah karhutla, khususnya air bersih dan air untuk mengatasi kebakaran lahan, kita akan terus percepat,” tegasnya.

Kunjungan Kasad ke Desa Pusar juga diwarnai aksi sosial. Secara simbolis, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyerahkan bantuan sembako sebanyak 1.000 kotak paket kepada masyarakat.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial TNI AD dalam memperkuat kedekatan antara prajurit dan masyarakat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Bupati OKU Jajaki WTP Mobile, Targetkan Air Bersih Tetap Mengalir Saat Banjir

27 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Resto Raja Kuliner Baturaja Dilalap Api, 1 Jam Damkar Berjibaku

16 Oktober 2026 - 21:49 WIB

BPBD OKU Gelar Simulasi Penyelamatan Banjir, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

15 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Bupati OKU Soroti Guru Terjerat Pinjol dan Judol, Minta Sekolah Berinovasi

15 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Tabrakan Dua KA Babaranjang di OKU, Lokomotif Terguling dan Belasan Gerbong Terbalik

15 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Trending di OKU