Menu

Mode Gelap
Kasad Maruli Tinjau Jembatan Gantung Pusar, Infrastruktur TNI yang Pulihkan Akses Warga Maulid Nabi di SDN 3 OKU, Murid Unjuk Bakat Sambil Belajar Akhlak Rasulullah Bupati Teddy Tekankan Pentingnya Trust Publik, Baznas OKU Diminta Transparan Sekjen ATR/BPN Jelaskan Tiga Transformasi untuk Percepat Layanan Pertanahan kepada Masyarakat BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR Mesin Pipil Jagung kepada Kelompok Tani Binaan Polres OKU Selatan Bupati Teddy Apresiasi Kinerja Tirta Raja, Dorong Pengembangan Usaha Berbasis Kajian

OKU

Kasad Maruli Tinjau Jembatan Gantung Pusar, Infrastruktur TNI yang Pulihkan Akses Warga

Jendral TNI Maruli Simanjutak saat diwawancarai.

OKU, ogannews.com – Setelah sempat terputus akibat diterjang banjir bandang pada 2024 lalu, akses penghubung masyarakat Desa Pusar, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), kini kembali berdiri.

Jembatan Gantung Pusar yang dibangun oleh prajurit TNI Angkatan Darat tersebut mendapat perhatian langsung Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Ia datang ke Desa Pusar, Jumat (28/8/2026), untuk melihat langsung hasil pembangunan jembatan yang menjadi salah satu wujud pengabdian TNI kepada masyarakat.

Kehadiran Kasad sekaligus menjadi momentum untuk memastikan pembangunan infrastruktur yang diinisiasi sebagai bagian dari upaya TNI membantu mengatasi kesulitan masyarakat benar-benar memberikan manfaat bagi warga.

“Hari ini saya hadir di Desa Pusar, Kecamatan Baturaja Barat, untuk melihat secara langsung salah satu wujud nyata pengabdian TNI Angkatan Darat kepada rakyat,” ujar Maruli.

Menurutnya, Jembatan Gantung Pusar dibangun atas inisiasi Presiden RI dan Panglima TNI dengan semangat agar TNI tidak hanya menjalankan tugas pertahanan, tetapi juga hadir menjadi solusi ketika masyarakat menghadapi kesulitan.

“TNI harus menjadi solusi, harus hadir di tengah kesulitan rakyat, dan harus menjadi garda terdepan dalam membantu menyejahterakan masyarakat,” katanya.

Maruli juga memberikan pesan kepada prajurit Kodam II/Sriwijaya yang terlibat dalam pembangunan maupun bertugas di wilayah tersebut agar terus menjaga kepercayaan masyarakat.

“Teruslah berbuat yang terbaik. Jaga kepercayaan rakyat ini,” pesannya.

Tak hanya kepada prajurit, Maruli meminta masyarakat Desa Pusar ikut menjaga keberadaan jembatan tersebut. Ia menegaskan, fasilitas yang telah dibangun harus dirawat dan dimanfaatkan secara bersama-sama.

“Mari kita jaga, kita rawat, dan kita manfaatkan jembatan ini dengan sebaik-baiknya. Karena ini adalah milik kita bersama,” ujarnya.

Bagi masyarakat Desa Pusar, jembatan tersebut bukan sekadar infrastruktur penghubung. Keberadaannya diharapkan kembali memangkas jarak dan memudahkan mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Maruli menyebut Jembatan Gantung Pusar memiliki makna yang lebih luas karena menjadi penghubung berbagai kebutuhan masyarakat.

“Dari yang tadinya jauh menjadi dekat, dari yang sulit menjadi mudah. Ini bukan hanya jembatan penyeberangan, tapi jembatan harapan, jembatan pendidikan, dan jembatan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tuturnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga fasilitas tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Dalam kesempatan tersebut, Kasad juga mengungkapkan perkembangan program pembangunan jembatan dan penyediaan air bersih yang menjadi salah satu program prioritas Presiden RI.

Menurut Maruli, hingga akhir Agustus 2026 sekitar 2.600 jembatan telah selesai dibangun. TNI AD masih akan mengejar pembangunan sekitar 2.000 jembatan lainnya di berbagai wilayah.

Sementara untuk program air bersih, dari target sekitar 5.000 titik, sebanyak 3.000 titik disebut telah selesai.

Khusus di Sumatera Selatan, pembangunan tersebut telah memasuki tahap ketujuh. Maruli menyebut masih terdapat sekitar 30 jembatan yang akan dibangun serta puluhan titik pengeboran air yang akan dikerjakan.

Program penyediaan air tersebut dinilai penting, terutama untuk wilayah yang memiliki kerawanan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Karena ini daerah karhutla, khususnya air bersih dan air untuk mengatasi kebakaran lahan, kita akan terus percepat,” tegasnya.

Kunjungan Kasad ke Desa Pusar juga diwarnai aksi sosial. Secara simbolis, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyerahkan bantuan sembako sebanyak 1.000 kotak paket kepada masyarakat.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial TNI AD dalam memperkuat kedekatan antara prajurit dan masyarakat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Maulid Nabi di SDN 3 OKU, Murid Unjuk Bakat Sambil Belajar Akhlak Rasulullah

28 Agustus 2026 - 14:49 WIB

Bupati Teddy Tekankan Pentingnya Trust Publik, Baznas OKU Diminta Transparan

26 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Bupati Teddy Apresiasi Kinerja Tirta Raja, Dorong Pengembangan Usaha Berbasis Kajian

26 Agustus 2026 - 17:17 WIB

BRI BO Baturaja Gulirkan KUR Se OKU Raya, Komitmen Dukungan Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

26 Agustus 2026 - 15:07 WIB

Jaringan Air Tanah Jadi Andalan Baru Petani OKU, Bupati Teddy: Jangan Sampai Rusak

24 Agustus 2026 - 07:40 WIB

Trending di Daerah