Menu ✖

Mode Gelap
Bupati OKU Jajaki WTP Mobile, Targetkan Air Bersih Tetap Mengalir Saat Banjir Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat Mengenal Nomor Sertipikat dan Makna yang Terkandung di Dalamnya Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga Masuki Tahap Ketiga Pilot Project, PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

Daerah

BERTAJI Gandeng Unbara Jadi Pengawas Kualitas Infrastruktur di OKU, Langkah Nyata Bukan Sekadar Janji

Dekan Fakultas Teknik dan Komputer Unbara, Ir Feri Desromi ST MT.

Ogannews.com – Rencana pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati OKU yang dikenal dengan jargon BERTAJI untuk melibatkan Universitas Baturaja (Unbara) sebagai Quality Control (QC) dalam proyek infrastruktur di Kabupaten OKU ternyata bukan sekadar wacana.

Program ini, yang dimulai sejak dua tahun lalu saat Ir Marjito Bachri menjabat sebagai Ketua DPRD OKU, telah memberi peran strategis pada Unbara untuk mengawal mutu pembangunan.

Dekan Fakultas Teknik dan Komputer Unbara, Ir Feri Desromi ST MT, menyampaikan kebanggaannya saat ditemui di Kampus pada Selasa (12/11/24).

Menurut Feri, kepercayaan dari pasangan BERTAJI menjadi kebanggaan sekaligus kesempatan bagi Unbara untuk lebih berperan aktif dalam menjaga standar kualitas infrastruktur di daerah.

“Ini bukan sekadar wacana. Program ini sudah berjalan dua tahun, meski sebelumnya belum terfokus pada Unbara. Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan ini,” ujarnya.

Feri menjelaskan, dengan dilibatkan sebagai QC, Unbara memiliki kesempatan untuk memastikan bahan material yang digunakan dalam proyek sesuai standar yang diharapkan masyarakat. Hal ini juga menjadi bukti pengakuan atas kompetensi SDM Unbara yang telah bersertifikasi di berbagai bidang, terutama dalam teknik beton.

Wakil Dekan I Fakultas Teknik dan Komputer Unbara, Dr Endah Kartika Sari, turut mendukung inisiatif ini dan menyampaikan bahwa laboratorium teknik Unbara sudah sering digunakan untuk pengujian kualitas bahan konstruksi, termasuk proyek di Kabupaten OKU Selatan dan OKU Timur.

“Secara peralatan kami cukup baik, meski ke depan akan lebih ideal jika ada penambahan dan peningkatan kualitas. Kami berharap laboratorium teknik Unbara dapat segera terakreditasi untuk memenuhi kebutuhan pengujian yang lebih kompleks,” jelasnya.

Ketua BEM Unbara, Agrevina Ayu Lestari, menyebut keterlibatan Unbara sebagai QC ini sebagai “peluang emas” bagi mahasiswa.

“Kami bangga Unbara dipercaya untuk berperan besar dalam pembangunan daerah. Ini bukan hanya kesempatan belajar, tapi juga membangun relasi untuk masa depan,” katanya.

Menurut Agrevina, langkah ini juga sejalan dengan konsep “Kampus Merdeka” yang menuntut mahasiswa mengembangkan ilmunya langsung di lapangan.

Dengan latar belakang dan kesiapan SDM, keterlibatan Unbara sebagai QC di OKU diharapkan dapat memperkuat standar mutu pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.

Fakultas Teknik Unbara berkomitmen mendukung penuh program BERTAJI dan berharap kerjasama ini semakin kokoh untuk mewujudkan pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan di Kabupaten OKU. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Bupati OKU Jajaki WTP Mobile, Targetkan Air Bersih Tetap Mengalir Saat Banjir

27 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Resto Raja Kuliner Baturaja Dilalap Api, 1 Jam Damkar Berjibaku

16 Oktober 2026 - 21:49 WIB

PLN Tindak Lanjuti Kebutuhan Listrik Dinas Perpustakaan Muara Enim

16 Oktober 2026 - 15:44 WIB

BPBD OKU Gelar Simulasi Penyelamatan Banjir, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

15 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Bupati OKU Soroti Guru Terjerat Pinjol dan Judol, Minta Sekolah Berinovasi

15 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Trending di OKU