Menu

Mode Gelap
PLN Baturaja Jemput Bola, Siapkan Listrik Andal untuk Koperasi Desa Merah Putih di 5 Desa OKU Teddy ‘Sentil’ Baznas OKU: Kurangi Retorika, Perbanyak Aksi Nyata untuk Umat Demo Pedagang atau Penguasa Kios? Perumda Buka Borok Lama Pasar Baturaja Banjir Rendam Baturaja Timur, 90 KK Terima Bantuan Sembako dari Pemkab OKU Bupati OKU Jemput Investasi ke Jakarta, Dorong RDF Plant Jadi Solusi Sampah dan Energi Baru 312 Posbakum Segera Hadir di OKU Timur, Akses Keadilan Kini Menjangkau Hingga Desa

Daerah

Damkar OKU Beri Edukasi Mahasiswa Hadapi Resiko Kebakaran di Musim Kemarau

Foto bersama.

Ogannews.com – Dalam menghadapi meningkatnya risiko kebakaran saat musim kemarau, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menjalin kolaborasi strategis dengan Universitas Baturaja (Unbara) melalui kegiatan edukasi keselamatan kebakaran kepada kalangan mahasiswa.

Sebanyak 75 mahasiswa Unbara antusias mengikuti sosialisasi yang digelar pada Selasa (10/06/25) di area kampus.

Kegiatan itu bukan sekadar seminar biasa, melainkan bentuk nyata sinergi antara instansi pemerintah dan dunia pendidikan dalam menciptakan generasi muda yang tanggap bencana dan sadar risiko kebakaran.

Petugas Damkar OKU beri edukasi ke mahasiswa.

Plt Kepala Dinas PKP OKU, Rustam Alfani, SE, MSi, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran pemuda sebagai motor penggerak perubahan dalam menciptakan budaya aman dari kebakaran.

“Mahasiswa adalah agen perubahan. Kami ingin mereka menjadi pelopor kesadaran publik tentang bahaya kebakaran. Melalui edukasi ini, kami berharap mereka dapat menyebarluaskan pengetahuan dan tindakan preventif kepada masyarakat luas,” ujar Rustam.

Senada dengan hal tersebut, Rektor Universitas Baturaja, Ir. Lindawati MZ, MT, menyambut positif kegiatan tersebut dan berharap kegiatan serupa menjadi agenda berkelanjutan yang mampu membekali mahasiswa dengan kompetensi di luar pembelajaran kelas.

“Keselamatan adalah bagian dari tanggung jawab sosial. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan ilmu praktis, tetapi juga belajar menjadi individu yang peduli terhadap lingkungan dan sesama,” tegas Rektor.

Selain meningkatkan pengetahuan, kegiatan ini juga diarahkan untuk mendukung pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) sub-urusan kebakaran di Kabupaten OKU, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya kesiapsiagaan di tengah cuaca ekstrem dan ancaman kebakaran yang makin meningkat.

Edukasi itu diharapkan menjadi pemantik perubahan, menumbuhkan sikap peduli mahasiswa terhadap keamanan lingkungan, serta menempatkan mereka sebagai garda terdepan dalam misi sosial: mencegah sebelum terjadi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

PLN Baturaja Jemput Bola, Siapkan Listrik Andal untuk Koperasi Desa Merah Putih di 5 Desa OKU

18 April 2026 - 12:59 WIB

Teddy ‘Sentil’ Baznas OKU: Kurangi Retorika, Perbanyak Aksi Nyata untuk Umat

18 April 2026 - 05:25 WIB

Demo Pedagang atau Penguasa Kios? Perumda Buka Borok Lama Pasar Baturaja

17 April 2026 - 19:33 WIB

Banjir Rendam Baturaja Timur, 90 KK Terima Bantuan Sembako dari Pemkab OKU

17 April 2026 - 10:32 WIB

Bupati OKU Jemput Investasi ke Jakarta, Dorong RDF Plant Jadi Solusi Sampah dan Energi Baru

17 April 2026 - 10:24 WIB

Trending di OKU