Menu

Mode Gelap
Kemarau Hampir Lima Bulan, Pemkab OKU Kerahkan Lima Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Sports and Cultural Day Tutup Super Garuda Shield 2026 Wabup OKU Temui Menteri Koperasi, Dorong Koperasi Jadi Motor Ekonomi Daerah 49 Prajurit Indonesia, AS, dan Jepang Uji Kemampuan Strike and Raid Ratusan Prajurit Kostrad Pacu Adrenalin dalam Latihan Menembak Lorong SGS 2026 Alutsista Modern Disajikan, TNI dan AS Simulasikan Serangan Gabungan di Baturaja

Berita Utama

Nahas! Dua Pelajar di OKU Tewas Ditabrak Babaranjang di Jalur Tanpa Palang Pintu

Kondisi motor korban usai diseruduk kereta api di OKU

Ogannews.com – Kecelakaan tragis terjadi di Jalur Kereta Api Desa Karang Dapo, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), pada Sabtu (24/5/25) sekitar pukul 17.58 WIB.

Dua pelajar tewas setelah sepeda motor yang mereka tumpangi ditabrak rangkaian kereta Babaranjang KA 4116 yang melintas dari arah Lampung menuju Palembang.

Korban diketahui bernama Alfarez Benzema (15) dan Muhammad Afgan Al Habi (16), keduanya warga Desa Karang Dapo, OKU. Keduanya merupakan pelajar yang baru pulang usai menyaksikan pertandingan voli di desa mereka.

Dari keterangan saksi, sepeda motor Honda Beat BG-3394-FAI yang dikendarai Afgan dan membonceng Benzema melintasi jalur kereta api tanpa penjagaan palang pintu. Diduga kurang waspada, mereka tetap melintas meski rangkaian kereta Babaranjang tengah melaju kencang.

Benturan keras tidak dapat dihindari, dan kedua korban langsung terpental dari sepeda motor. Meski sempat dibawa ke Puskesmas Peninjauan, nyawa keduanya tidak dapat diselamatkan.

Kasi Humas Polres OKU, AKP Ibnu Holdon membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan duka cita atas insiden yang merenggut nyawa dua pelajar tersebut.

“Benar telah terjadi kecelakaan antara sepeda motor dan kereta api jenis Babaranjang di Desa Karang Dapo yang mengakibatkan dua pelajar meninggal dunia. Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas peristiwa ini. Saat ini, anggota Polsek Peninjauan bersama tim piket fungsi telah melakukan olah TKP dan kami akan mendalami lebih lanjut penyebab kejadian,” ujar AKP Ibnu Holdon.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi perlintasan kereta api, terutama yang tidak memiliki palang pintu dan tidak dijaga petugas.

“Kami mengimbau agar masyarakat lebih waspada dan tidak menerobos perlintasan kereta api, terutama yang tidak dijaga. Keselamatan adalah yang utama,” tambahnya.

Adapun masinis dan asisten masinis dari rangkaian kereta tersebut adalah Doni Afriyansyah dan Raihan. Peristiwa ini terjadi tepat di KM 263+8/9 pada petak jalan antara Lubuk Rukam – Peninjauan.

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman lebih lanjut atas kejadian ini, termasuk berkoordinasi dengan pihak PT KAI terkait keamanan di jalur perlintasan tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Kemarau Hampir Lima Bulan, Pemkab OKU Kerahkan Lima Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak

12 September 2026 - 09:50 WIB

Wabup OKU Temui Menteri Koperasi, Dorong Koperasi Jadi Motor Ekonomi Daerah

9 September 2026 - 09:48 WIB

Alutsista Modern Disajikan, TNI dan AS Simulasikan Serangan Gabungan di Baturaja

7 September 2026 - 20:00 WIB

Kapolres OKU Turun Langsung Padamkan Karhutla, Tujuh Titik Rawan Jadi Perhatian

6 September 2026 - 14:13 WIB

252 Prajurit Lima Negara Terjun dari Langit Baturaja

4 September 2026 - 20:14 WIB

Trending di Nasional