Menu ✖

Mode Gelap
Bupati OKU Jajaki WTP Mobile, Targetkan Air Bersih Tetap Mengalir Saat Banjir Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat Mengenal Nomor Sertipikat dan Makna yang Terkandung di Dalamnya Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga Masuki Tahap Ketiga Pilot Project, PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

Berita Utama

Nahas! Dua Pelajar di OKU Tewas Ditabrak Babaranjang di Jalur Tanpa Palang Pintu

Kondisi motor korban usai diseruduk kereta api di OKU

Ogannews.com – Kecelakaan tragis terjadi di Jalur Kereta Api Desa Karang Dapo, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), pada Sabtu (24/5/25) sekitar pukul 17.58 WIB.

Dua pelajar tewas setelah sepeda motor yang mereka tumpangi ditabrak rangkaian kereta Babaranjang KA 4116 yang melintas dari arah Lampung menuju Palembang.

Korban diketahui bernama Alfarez Benzema (15) dan Muhammad Afgan Al Habi (16), keduanya warga Desa Karang Dapo, OKU. Keduanya merupakan pelajar yang baru pulang usai menyaksikan pertandingan voli di desa mereka.

Dari keterangan saksi, sepeda motor Honda Beat BG-3394-FAI yang dikendarai Afgan dan membonceng Benzema melintasi jalur kereta api tanpa penjagaan palang pintu. Diduga kurang waspada, mereka tetap melintas meski rangkaian kereta Babaranjang tengah melaju kencang.

Benturan keras tidak dapat dihindari, dan kedua korban langsung terpental dari sepeda motor. Meski sempat dibawa ke Puskesmas Peninjauan, nyawa keduanya tidak dapat diselamatkan.

Kasi Humas Polres OKU, AKP Ibnu Holdon membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan duka cita atas insiden yang merenggut nyawa dua pelajar tersebut.

“Benar telah terjadi kecelakaan antara sepeda motor dan kereta api jenis Babaranjang di Desa Karang Dapo yang mengakibatkan dua pelajar meninggal dunia. Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas peristiwa ini. Saat ini, anggota Polsek Peninjauan bersama tim piket fungsi telah melakukan olah TKP dan kami akan mendalami lebih lanjut penyebab kejadian,” ujar AKP Ibnu Holdon.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi perlintasan kereta api, terutama yang tidak memiliki palang pintu dan tidak dijaga petugas.

“Kami mengimbau agar masyarakat lebih waspada dan tidak menerobos perlintasan kereta api, terutama yang tidak dijaga. Keselamatan adalah yang utama,” tambahnya.

Adapun masinis dan asisten masinis dari rangkaian kereta tersebut adalah Doni Afriyansyah dan Raihan. Peristiwa ini terjadi tepat di KM 263+8/9 pada petak jalan antara Lubuk Rukam – Peninjauan.

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman lebih lanjut atas kejadian ini, termasuk berkoordinasi dengan pihak PT KAI terkait keamanan di jalur perlintasan tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Bupati OKU Jajaki WTP Mobile, Targetkan Air Bersih Tetap Mengalir Saat Banjir

27 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Resto Raja Kuliner Baturaja Dilalap Api, 1 Jam Damkar Berjibaku

16 Oktober 2026 - 21:49 WIB

BPBD OKU Gelar Simulasi Penyelamatan Banjir, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

15 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Bupati OKU Soroti Guru Terjerat Pinjol dan Judol, Minta Sekolah Berinovasi

15 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Tabrakan Dua KA Babaranjang di OKU, Lokomotif Terguling dan Belasan Gerbong Terbalik

15 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Trending di OKU