Menu ✖

Mode Gelap
Saling Bacok di Desa Durian Gara-Gara Perebutan Lahan, 4 Pria Diamankan Kebakaran SMPN 21 OKU, Bupati Teddy Langsung Tinjau Lokasi Pemkab OKU Siapkan Arsitektur Pemerintahan Digital, Hindari Tumpang Tindih Aplikasi dan Data YBM PLN UP3 Lahat Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar untuk 66 Pelajar di Kabupaten Lahat BumDes Karang Dapo Kembangkan Ayam Petelur, Dinas PMD OKU Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Desa Menembus Jalan Berlumpur, Mantri BRI Alifia Naura Layani Nasabah di Pelosok OKI

Daerah

Harga Eceran Gas Melon Tembus Rp 28 Ribu, Warga Rela Antri Berjam-jam

Antri panjang Gas Elpiji 3kg.

Ogannews.com – Warga Baturaja kembali dihadapkan dengan kelangkaan gas elpiji 3 kg atau yang sering disebut gas melon.

Fenomena itu menyebabkan harga eceran di tingkat warung melonjak tajam hingga Rp 28 ribu per tabung, sementara harga di pangkalan masih bertahan seharga Rp 17 ribu per tabung.

Pantauan di lapangan menunjukkan antrean panjang warga di beberapa pangkalan di Baturaja. Warga rela menunggu berjam-jam hanya untuk mendapatkan satu tabung gas, Senin (01/07/24).

“Kalau di warung tadi saya beli harganya 28 ribu satu tabung, kalau di pangkalan masih 17 ribu,” ujar Indah, salah satu ibu rumah tangga di Baturaja.

Indah menjelaskan bahwa kelangkaan ini telah terjadi dalam dua hari terakhir dan sangat menyulitkan ibu rumah tangga seperti dirinya. Apalagi menurutnya harga yang mahal di warung tidak sebanding dengan ketersediaan gas yang juga sangat terbatas.

“Makanya kami lari ke pangkalan, tapi di sini juga harus antre lama untuk satu tabung saja,” keluh Indah.

Warga berharap situasi seperti ini tidak terus berulang. Ia meminta pihak berwenang untuk mengambil tindakan terhadap oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang menyebabkan kelangkaan gas melon yang sering terjadi.

“Kita harap harga stabil dan tidak langka, itu yang terpenting,” tambah Siti, warga lainnya.

Kelangkaan gas melon ini menjadi masalah serius bagi warga Baturaja, khususnya ibu rumah tangga yang sangat bergantung pada gas untuk kebutuhan sehari-hari. (Fiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Saling Bacok di Desa Durian Gara-Gara Perebutan Lahan, 4 Pria Diamankan

7 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Kebakaran SMPN 21 OKU, Bupati Teddy Langsung Tinjau Lokasi

6 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Pemkab OKU Siapkan Arsitektur Pemerintahan Digital, Hindari Tumpang Tindih Aplikasi dan Data

5 Oktober 2026 - 15:14 WIB

YBM PLN UP3 Lahat Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar untuk 66 Pelajar di Kabupaten Lahat

2 Oktober 2026 - 19:53 WIB

BumDes Karang Dapo Kembangkan Ayam Petelur, Dinas PMD OKU Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Desa

1 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Trending di OKU