Menu ✖

Mode Gelap
Kebakaran SMPN 21 OKU, Bupati Teddy Langsung Tinjau Lokasi Pemkab OKU Siapkan Arsitektur Pemerintahan Digital, Hindari Tumpang Tindih Aplikasi dan Data YBM PLN UP3 Lahat Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar untuk 66 Pelajar di Kabupaten Lahat BumDes Karang Dapo Kembangkan Ayam Petelur, Dinas PMD OKU Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Desa Menembus Jalan Berlumpur, Mantri BRI Alifia Naura Layani Nasabah di Pelosok OKI Curi Getah Karet, Pria di OKU Diamankan Warga hingga Diamuk Massa

OKU Timur

OKU Timur Genjot Gerakan Tanam Hadapi El Nino, Target 1 Juta Ton Gabah

Bupati OKU Timur dan Forkopimda menanam padi antisipasi dampak fenomena El Nino.

OKU Timur, Ogannews.com – Pemerintah Kabupaten OKU Timur terus menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Melalui pencanangan Gerakan Tanam (Gertam), Pemkab OKU Timur bergerak cepat mengantisipasi dampak fenomena El Nino sekaligus mengejar target produksi padi sebesar 1 juta ton Gabah Kering Giling (GKG) pada tahun 2026.

Kegiatan Gerakan Tanam tersebut dipusatkan di Desa Srikaton, Kecamatan Buay Madang Timur, Selasa (19/5/2026), dan dihadiri langsung Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, S.T., M.T., M.M., unsur Forkopimda Plus, para kepala OPD, hingga jajaran penyuluh pertanian.

Gerakan tanam serentak ini juga terhubung melalui Zoom Meeting bersama Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru yang membuka kegiatan secara serentak di seluruh kabupaten/kota se-Sumsel.

Dalam arahannya, Herman Deru optimistis Sumatera Selatan mampu mencapai target produksi padi yang telah ditetapkan pemerintah.

“Saya yakin dengan sinergi Bupati/Walikota se-Sumatera Selatan bersama petani dan penyuluh, target 5 juta ton GKG dapat tercapai dari lahan baku sawah seluas 579 ribu hektare. Ini realistis dan berpotensi membawa Sumatera Selatan menjadi peringkat kedua nasional,” tegasnya.

Menurutnya, dukungan pemerintah terhadap sektor pertanian terus diperkuat, termasuk melalui subsidi pupuk bagi petani agar tetap bisa mendapatkan pupuk sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Perhatian pemerintah sangat konkret. Harga pupuk disubsidi sehingga petani dapat memperoleh pupuk sesuai HET yang telah ditetapkan,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin menegaskan bahwa Gerakan Tanam bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata dan terukur untuk menjaga produktivitas pertanian di tengah ancaman perubahan iklim akibat El Nino.

Menurutnya, sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat OKU Timur. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong sinergi antara petani, penyuluh, dan seluruh stakeholder pertanian agar target produksi tetap tercapai.

Dengan potensi lahan pertanian yang luas serta dukungan pemerintah provinsi dan pusat, Kabupaten OKU Timur optimistis mampu menembus target produksi 1 juta ton GKG pada 2026 sekaligus memperkuat predikatnya sebagai salah satu lumbung pangan utama di Sumatera Selatan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

YBM PLN UP3 Lahat Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar untuk 66 Pelajar di Kabupaten Lahat

2 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Menembus Jalan Berlumpur, Mantri BRI Alifia Naura Layani Nasabah di Pelosok OKI

29 September 2026 - 09:51 WIB

PLN dan DPRD Lahat Perkuat Sinergi, Bahas Keandalan Listrik hingga SPKLU

24 September 2026 - 16:43 WIB

Suami Tewas Ditikam Istri di OKI, Ini yang Terjadi Sebelum Peristiwa Maut

21 September 2026 - 15:16 WIB

Sports and Cultural Day Tutup Super Garuda Shield 2026

11 September 2026 - 20:22 WIB

Trending di Nasional