Menu ✖

Mode Gelap
Bupati OKU Jajaki WTP Mobile, Targetkan Air Bersih Tetap Mengalir Saat Banjir Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat Mengenal Nomor Sertipikat dan Makna yang Terkandung di Dalamnya Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga Masuki Tahap Ketiga Pilot Project, PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

Hukum dan Kriminal

DPO Pencurian Besi Tower Telkom di Batukuning Akhirnya Diciduk Polisi!

Pelaku dan barang bukti.

Ogannews.com – Setelah buron lebih dari dua tahun, akhirnya tersangka pencurian yang terjadi di lokasi tower Telkom wilayah Batukuning, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten OKU berhasil dibekuk jajaran Polsek Baturaja Barat.

Pelaku bernama Beny Saputra (24), warga Dusun II, Desa Tanjung Pura, Kecamatan Pengandonan, OKU, diamankan pada Senin (2/6/25) di rumahnya yang berlokasi di Kelurahan Tanjung Agung, Baturaja Barat.

Kasus ini berawal dari tindak pidana pencurian yang terjadi pada Jumat, 10 Februari 2023, sekitar pukul 21.30 WIB di Tower Site Telkom Tebing Pelawi, RW 003, Kelurahan Batukuning.

Tersangka diduga membongkar sejumlah bagian menara telekomunikasi milik PT Daya Mitra Telekomunikasi dan membawa kabur besi-besi penting untuk operasional tower.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari peristiwa itu antara lain; 4 batang besi siku panjang 120, cm, 12 batang besi siku panjang 100 cm, 2 karung putih untuk mengangkut besi, 1 buah gergaji besi, dan 1 buah kunci inggris.

Kasi Humas Polres OKU, AKP Ibnu Holdon mengatakan, dari kasus tersebut perusahaan mengalami kerugian sebesar Rp 2,7 juta.

“Pihak kepolisian yang terus melakukan penyelidikan akhirnya mendapatkan informasi valid terkait keberadaan pelaku. Tanpa perlawanan, Beny berhasil ditangkap di kediamannya dan langsung digelandang ke Polsek Baturaja Barat untuk proses hukum lebih lanjut,” beber dia.

Ia menegaskan bahwa pelaku akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan, yang ancaman hukumannya maksimal 7 tahun penjara.

 

“Kami akan terus menindak tegas setiap pelaku kejahatan, terutama yang merugikan fasilitas umum seperti sarana telekomunikasi,” tegas dia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Bupati OKU Jajaki WTP Mobile, Targetkan Air Bersih Tetap Mengalir Saat Banjir

27 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Demo di Polda Sumsel Ricuh, Dua Tersangka Ditahan

17 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Resto Raja Kuliner Baturaja Dilalap Api, 1 Jam Damkar Berjibaku

16 Oktober 2026 - 21:49 WIB

PLN Tindak Lanjuti Kebutuhan Listrik Dinas Perpustakaan Muara Enim

16 Oktober 2026 - 15:44 WIB

BPBD OKU Gelar Simulasi Penyelamatan Banjir, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

15 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Trending di OKU