Menu ✖

Mode Gelap
Bobol Toko Sembako Tengah Malam, Pria 56 Tahun Ditangkap Polisi, Kerugian Capai Rp400 Juta PLN dan Pemprov Sumsel Perkuat Sinergi, Keandalan Listrik Lahat Jadi Penopang Investasi Saling Bacok di Desa Durian Gara-Gara Perebutan Lahan, 4 Pria Diamankan Kebakaran SMPN 21 OKU, Bupati Teddy Langsung Tinjau Lokasi Pemkab OKU Siapkan Arsitektur Pemerintahan Digital, Hindari Tumpang Tindih Aplikasi dan Data YBM PLN UP3 Lahat Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar untuk 66 Pelajar di Kabupaten Lahat

Berita Utama

Pidsus Polres OKU Sidak Harga Sembako di Pasar Tradisional Baturaja

Pidsus Polres OKU sidak ke Bulog.

Ogannews.com – Sat Reskrim Polres Ogan Komering Ulu (OKU) melalui Unit Pidana Khusus (Pidsus) melaksanakan Inspeksi Mendadak (Sidak) terhadap harga sembako di Pasar Tradisional Baturaja.

Kanit Pidsus Sat Reskrim Polres OKU, IPDA Yendra Aprizal SH, menyatakan bahwa personel Pidsus Polres OKU telah mengunjungi setiap toko sembako di beberapa pasar tradisional.

“Kami melakukan kunjungan ke setiap toko untuk memantau harga beras yang telah mengalami kenaikan beberapa waltu lalu” katanya.

Sejak beberapa hari yang lalu, pihaknya telah memantau harga kebutuhan pokok, terutama beras.

“Harga beberapa jenis beras telah mengalami penurunan. Meskipun demikian, masih ada beberapa yang bertahan dengan harga sebelumnya sekitar Rp 16 ribu per kilogramnya,” jelasnya.

Di lapangan, terlihat bahwa harga beras telah turun sebesar Rp 500. Contohnya, harga beras medium IR 64 dan beras premium telah turun dari Rp 15 ribu menjadi Rp 14,5 ribu per kilogramnya.

Selain itu, harga beras jenis lain seperti beras SPHP telah turun dari Rp 16 ribu menjadi Rp 15,5 ribu per kilogram.

Meskipun harga beras cap IR 64 masih tetap di Rp 16 ribu, tetapi terjadi penurunan secara umum meskipun belum signifikan.

Oleh sebab itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan Kabupaten OKU untuk membandingkan data.

“Dari data yang kami dapatkan bersama Dinas Perdagangan, terlihat adanya penurunan harga beras di Pasar Tradisional Baturaja, meskipun belum signifikan,” tambahnya.

Dengan memasuki bulan Ramadhan, biasanya terjadi peningkatan harga sembako. Oleh karena itu, pihaknya akan terus memantau harga kebutuhan pokok baik di pasar maupun di tingkat distributor, dan akan melaporkannya kepada pimpinan.

“Kami berharap bersama-sama agar harga sembako tetap stabil, bahkan dapat turun. Semoga kita semua mendapat kemudahan,” tutup Ipda Yendra Aprizal. (Fiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Bobol Toko Sembako Tengah Malam, Pria 56 Tahun Ditangkap Polisi, Kerugian Capai Rp400 Juta

8 Oktober 2026 - 08:37 WIB

PLN dan Pemprov Sumsel Perkuat Sinergi, Keandalan Listrik Lahat Jadi Penopang Investasi

7 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Saling Bacok di Desa Durian Gara-Gara Perebutan Lahan, 4 Pria Diamankan

7 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Kebakaran SMPN 21 OKU, Bupati Teddy Langsung Tinjau Lokasi

6 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Pemkab OKU Siapkan Arsitektur Pemerintahan Digital, Hindari Tumpang Tindih Aplikasi dan Data

5 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Trending di OKU