Menu

Mode Gelap
Bupati OKU Timur Lepas 437 Jemaah Haji, Tangis Haru Iringi Kloter Perdana Sumsel Tanpa Biaya, Dapat Laptop hingga Makan Gratis: Sekolah Rakyat OKU Timur Resmi Dibuka Cara PLN S2JB “Memaksa” Pegawai Beralih ke Transportasi Ramah Lingkungan PLN Baturaja Jemput Bola, Siapkan Listrik Andal untuk Koperasi Desa Merah Putih di 5 Desa OKU Teddy ‘Sentil’ Baznas OKU: Kurangi Retorika, Perbanyak Aksi Nyata untuk Umat Demo Pedagang atau Penguasa Kios? Perumda Buka Borok Lama Pasar Baturaja

Hukum dan Kriminal

Pria ODGJ Ditemukan Meninggal di Kebun Karet, Begini Penjelasan Polisi

Petugas kepolisian dibantu warga evakuasi korban.

Ogannews.com — Warga Dusun 6 Air Suban, Desa Batu Putih, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) digemparkan dengan penemuan sosok pria yang sudah tak bernyawa di area kebun karet milik warga setempat, Senin (3/11/25) sore.

Korban diketahui bernama Amiril (42), warga Dusun 3 Desa Batu Putih, Kecamatan Baturaja Barat. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi kejadian, pihak kepolisian memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Kejadian bermula saat dua saksi, Rima Safitri (30) dan Adelina Eka Saputri (25), mendengar suara keras seperti seseorang menabrak dinding rumah mereka yang terbuat dari papan. 

Ketika diperiksa, keduanya mendapati sosok pria dalam posisi tertelungkup dan tidak bergerak.

Karena panik, saksi kemudian menghubungi tetangganya yang bernama Tari dan suaminya, Fajar, untuk memastikan kondisi korban. Setelah dicek bersama warga lainnya, korban dinyatakan sudah tidak bernyawa.

“Setelah dilakukan pengecekan oleh anggota Polsek Baturaja Barat bersama perangkat desa dan masyarakat, diketahui korban adalah warga Desa Batu Putih yang diketahui merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ),” ujar Kasubsi Penmas Polres OKU, IPDA Chandra.

IPDA Chandra menjelaskan, jenazah korban kemudian dibawa ke rumah orang tuanya. Berdasarkan permintaan keluarga, korban tidak dilakukan autopsi karena mereka telah menerima kematian tersebut sebagai musibah.

“Dari hasil olah tempat kejadian perkara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hanya terdapat cairan putih pada mulut korban yang diduga akibat kondisi medis. Menurut keterangan keluarga, korban telah lama mengidap gangguan jiwa dan rutin menjalani pengobatan di Puskesmas setempat,” tambahnya.

Pihak kepolisian juga memastikan bahwa proses penanganan dilakukan sesuai prosedur, dengan melibatkan pihak keluarga dan perangkat desa. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

PLN Baturaja Jemput Bola, Siapkan Listrik Andal untuk Koperasi Desa Merah Putih di 5 Desa OKU

18 April 2026 - 12:59 WIB

Teddy ‘Sentil’ Baznas OKU: Kurangi Retorika, Perbanyak Aksi Nyata untuk Umat

18 April 2026 - 05:25 WIB

Demo Pedagang atau Penguasa Kios? Perumda Buka Borok Lama Pasar Baturaja

17 April 2026 - 19:33 WIB

Banjir Rendam Baturaja Timur, 90 KK Terima Bantuan Sembako dari Pemkab OKU

17 April 2026 - 10:32 WIB

Bupati OKU Jemput Investasi ke Jakarta, Dorong RDF Plant Jadi Solusi Sampah dan Energi Baru

17 April 2026 - 10:24 WIB

Trending di OKU