Menu ✖

Mode Gelap
Bupati OKU Jajaki WTP Mobile, Targetkan Air Bersih Tetap Mengalir Saat Banjir Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat Mengenal Nomor Sertipikat dan Makna yang Terkandung di Dalamnya Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga Masuki Tahap Ketiga Pilot Project, PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

News

Ramai-Ramai Protes, Warga Justru Kompak: PAW Kades Tanjung Kemala Harus Tetap Jalan!

Ilutrasi.

Ogannews.com – Polemik Pemilihan Pengganti Antar Waktu (PAW) Kepala Desa (Kades) Tanjung Kemala, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) akhirnya menemukan titik terang. 

Setelah melalui perdebatan panjang hingga Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD OKU, warga sepakat agar proses pemilihan tetap dilanjutkan sesuai jadwal yang sudah ditetapkan.

Ketua Panitia PAW Kades Tanjung Kemala, Sapirul Awaludin, menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi telah berjalan sesuai aturan yang dikeluarkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) OKU.

“Apapun keputusan panitia, sebelumnya sudah kami koordinasikan dengan Dinas PMD. Jadi tidak ada aturan yang dibuat semena-mena,” ujarnya.

Menurut Sapirul, proses seleksi telah menetapkan tiga calon terbaik dari sejumlah pendaftar dengan mempertimbangkan pengalaman di pemerintahan desa, pendidikan, usia, serta indikator lain yang sudah memiliki standar penilaian jelas.

Namun, keberatan sempat disampaikan Sahril, salah satu pendaftar sekaligus anggota BPD Tanjung Kemala, yang tidak lolos seleksi. 

Ia menilai terdapat kejanggalan dalam penerapan Peraturan Bupati (Perbup) No. 12 Tahun 2018. Meski demikian, Sahril menegaskan dirinya tidak bermaksud menghambat jalannya pemilihan.

“Saya hanya menggugat aturan, bukan untuk menunda pelaksanaan. Kalau mau lanjut, silakan, asalkan sesuai ketentuan,” kata Sahril.

Pernyataan ini justru menuai reaksi warga. Salah satunya datang dari Mahyudin, perwakilan masyarakat, yang menilai penundaan Pilkades berpotensi merusak stabilitas desa.

“Kami ingin masalah ini segera selesai. Jangan sampai suasana damai desa dicederai dengan hal-hal yang memperkeruh keadaan. Bagi kami, urusan aturan itu sudah ranah panitia, yang penting pemilihan tetap dilanjutkan,” tegasnya.

Musyawarah Desa Tanjung Kemala. Ist

Warga lainnya juga menambahkan bahwa panitia PAW sudah sah secara hukum karena telah mendapatkan legitimasi dari Dinas PMD, Camat, hingga Pemerintah Kabupaten OKU. Penundaan Pilkades, menurut mereka, justru akan merugikan roda pemerintahan desa.

Kesepakatan akhirnya diambil melalui musyawarah desa. Ketua BPD Tanjung Kemala, Elvan Sohri, memastikan seluruh masyarakat sepakat agar PAW Pilkades tetap berjalan.

“Kalaupun ada gugatan, silakan ditempuh setelah pelaksanaan. Saat ini hasil musyawarah sudah jelas: PAW Pilkades Tanjung Kemala tetap dilanjutkan sesuai jadwal,” tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Bupati OKU Jajaki WTP Mobile, Targetkan Air Bersih Tetap Mengalir Saat Banjir

27 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Resto Raja Kuliner Baturaja Dilalap Api, 1 Jam Damkar Berjibaku

16 Oktober 2026 - 21:49 WIB

PLN Tindak Lanjuti Kebutuhan Listrik Dinas Perpustakaan Muara Enim

16 Oktober 2026 - 15:44 WIB

BPBD OKU Gelar Simulasi Penyelamatan Banjir, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

15 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Bupati OKU Soroti Guru Terjerat Pinjol dan Judol, Minta Sekolah Berinovasi

15 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Trending di OKU