
Ogannews.com – Universitas Baturaja (Unbara) mewisuda sebanyak 370 orang dalam sidang senat khusus terbuka dengan agenda wisuda program pasca sarjana angkatan V dan program sarjana angkatan XXXIII, Rabu (24/07/24).
370 orang tersebut lulusan dari berbagai fakultas, yaitu Program Magister sebanyak 28 lulusan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis sebanyak 57 lulusan, Fakultas Pertanian sebanyak 42 lulusan.
Kemudian Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan sebanyak 86 lulusan, Fakultas Teknik dan Komputer sebanyak 80 lulusan, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik sebanyak 77 lulusan.
Pada kesempatan ini, Unbara juga mengumumkan 21 mahasiswa berprestasi, terdiri dari 7 lulusan berprestasi akademik dan 14 lulusan berprestasi non-akademik.
Rektor Unbara, Ir Hj Linda Wati MZ MT mengucapkan selamat kepada wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil dengan baik menyelesaikan studi di Unbara.
Para wisudawan ini, kata dia, tidak hanya berhasil menyelesaikan studi, tetapi juga menunjukkan ketahanan dan semangat juang yang tinggi saat menghadapi berbagai tantangan, termasuk saat pandemi Covid-19 dan bencana banjir di Kabupaten OKU.
“Ucapan terimakasih dan rasa bangga kepada para wisudawan yang berhasil melewati fase sulit di bangku perkuliahan pada saat krisis pandemi Covid-19 di masa awal saudara menempuh pendidikan di Unbara dan juga bencana banjir yang melanda Kabupaten OKU tercinta yang menjadi goresan cerita saat saudara tengah berjuang meraih gelar sarjana dan magister di Unbara,” kata Hj Lindawati dalam sambutannya.
Wisuda hari ini, sambung Lindawati, bukanlah akhir dari perjuangan, bekal ilmu dan pengalaman yang didapatkan selama di bangku perkuliahan diharapkan dapat menjadi bekal untuk berkarya di masyarakat dan berdaya saing di Era society 5.0.
“Era 5.0 merupakan era dimana teknologi dijadikan bagian dari manusia yang dapat membantu dalam memecahkan masalah dan dapat menjalankan kehidupan dengan bantuan ruang virtual dan fisik,” bebernya.
Didalam era society 5.0 menuntut Sumber Daya Manusia (SDM) untuk lebih dapat menyelesaikan berbagai tantangan dan permasalahan sosial yang lahir di era revolusi industri 4.0.
Tantangan yang semakin kompleks pada era society 5.0 adalah SDM yang terampil dalam berbagai aspek terutama teknologi, sehingga mampu bersaing dengan kualitas yang mumpuni.
“Era society 5.0 menuntut SDM untuk mampu berpikir kritis, konstruktif, dan inovatif. Apabila SDM tidak mampu bersaing atau bertahan dalam era society 5.0 maka kelak akan tergantikan oleh kecanggihan robot,” ungkap Rektor Unbara.
Di tengah persaingan global, Universitas Baturaja terus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusianya. Dengan dukungan 150 dosen, termasuk 2 guru besar dan 26 doktor, serta sertifikasi 85% dosennya, Unbara berperan aktif dalam membentuk SDM berkualitas yang mampu bersaing di kancah Nasional.
“Sejak berdirinya, Unbara telah meluluskan 11.957 alumni hingga Juli 2024. Para alumni ini menjadi bukti nyata kontribusi Unbara dalam pembangunan bangsa, menegaskan peran penting pendidikan tinggi dalam mempersiapkan generasi yang siap menghadapi masa depan,” tukasnya. (Fiq)







