Menu

Mode Gelap
Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan 446 Kantor BPN Terapkan Pengukuran Terjadwal, Waktu Tunggu Maksimal 7 Hari Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat HUT ke-81 Republik Indonesia, Kementerian ATR/BPN Luncurkan Tiga Program Transformasi Pelayanan ATR/BPN Ubah Struktur Kantor Pertanahan, Kini Berbasis Wilayah untuk Percepat Layanan

Daerah

YPN-YES WO Dari Debat, Bertaji Tetap Sampaikan Visi Misi

Detik-detik salah satu Walk-out pada debat publik Pilkada OKU.

Ogannews.com – Drama terjadi pada debat publik kedua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) OKU di The Zuri Hotel Palembang, Minggu (17/11/24) malam.

Pasangan calon nomor urut 1, Yudi Purna Nugraha dan Yeni Elita Sopyan (YPN-Yess), secara mengejutkan keluar dari arena debat, menuding adanya ketidakadilan dalam penyelenggaraan acara tersebut.

Langkah YPN-YESS meninggalkan panggung didasari tudingan bahwa KPU OKU tidak bersikap imparsial. Mereka juga menyebut adanya keberpihakan dari event organizer (EO) terhadap pasangan calon lain.

Aksi walkout itu langsung memicu kegaduhan di lokasi acara dan membuat publik kecewa, mengingat debat tersebut sangat dinanti-nantikan masyarakat OKU untuk mendengar paparan visi dan misi dari kedua pasangan calon.

Sementara itu, pasangan calon nomor urut 2, Teddy Meilwansyah dan Marjito Bachri (BERTAJI), mengaku terkejut atas aksi YPN-YESS. Namun, mereka tetap melanjutkan debat hingga selesai sesuai arahan KPU OKU.

“Kami agak kaget dengan kejadian ini, tapi kami tetap berkomitmen mengikuti setiap tahapan Pilkada, termasuk debat ini,” ujar Teddy.

Pasangan BERTAJI, yang mengusung slogan Sayangi OKU, menegaskan bahwa mereka ingin menghadirkan kampanye yang damai dan santun. Teddy juga menepis tudingan bahwa pihaknya mendapatkan perlakuan khusus.

“Semua tim kami menggunakan ID Card resmi dan mematuhi aturan. Tuduhan itu terkesan dibuat-buat. Kami bahkan tidak mengenal pihak EO atau panitia TVRI,” kata Teddy.

Teddy menyesalkan kejadian ini karena mengurangi kesempatan mereka untuk menyampaikan visi, misi, dan program unggulan yang pro-rakyat.

Meski begitu, pasangan BERTAJI tetap fokus pada pemilu yang damai dan akan mengikuti seluruh rangkaian tahapan Pilkada hingga hari pencoblosan pada 27 November 2024.

“Kami berharap masyarakat OKU bisa menilai sendiri pemimpin yang tepat. Semoga kejadian ini membuka mata, hati, dan pikiran masyarakat untuk menentukan pilihan terbaik,” tambahnya.

Aksi walkout YPN-Yess membuat masyarakat OKU yang hadir maupun menyaksikan secara daring kecewa. Banyak yang berharap debat ini menjadi ajang bagi kedua pasangan calon untuk memaparkan visi misi yang membangun Kabupaten OKU. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan

21 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat

20 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat

19 Agustus 2026 - 22:32 WIB

36 Anggota Paskibraka OKU 2026 Dikukuhkan, Dua Siswa Sekolah Rakyat Catat Sejarah

16 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Tiga Orang Tewas dalam Kecelakaan Maut Calya Vs Truk Tangki di Prabumulih

15 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Trending di Daerah