Menu

Mode Gelap
Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan 446 Kantor BPN Terapkan Pengukuran Terjadwal, Waktu Tunggu Maksimal 7 Hari Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat HUT ke-81 Republik Indonesia, Kementerian ATR/BPN Luncurkan Tiga Program Transformasi Pelayanan ATR/BPN Ubah Struktur Kantor Pertanahan, Kini Berbasis Wilayah untuk Percepat Layanan

Berita Utama

12 Siswa SMPN 9 OKU Keracunan Usai Santap Menu MBG, Dua Masih Diinfus

Siswa SMPN 9 OKU diinfus di Puskesmas Sukaraya usai menyantap MBG.

Ogannews.com – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 9 OKU Tanjung Kemala, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu, berujung petaka. Sebanyak 12 siswa mengalami gejala keracunan usai menyantap menu makan siang yang disajikan pada Selasa (23/9).

Dari belasan siswa tersebut, sembilan orang sudah diperbolehkan pulang. Namun, tiga lainnya masih menjalani perawatan intensif di Klinik Puskesmas Sukaraya. Bahkan, dua siswa terpaksa diinfus karena terus muntah-muntah setelah mengonsumsi makanan MBG.

Kepala SMPN 9 OKU, Yanti Yusipa, MPd, membenarkan kejadian itu. Ia bersama pengawas program MBG sekolah, Rianti, menjelaskan bahwa pihak sekolah sempat mendapat peringatan dari penyedia katering, PT Tidar Catering.

“Sekitar pukul 10.00 WIB saya menerima pesan WhatsApp dari pengelola MBG yang meminta pembagian makanan dibatalkan. Mereka khawatir menu ayam goreng yang dikirim sudah tidak layak konsumsi akibat listrik di dapur umum sempat padam,” kata Rianti.

Namun, karena makanan sudah tiba di sekolah, pihaknya langsung membagikannya kepada siswa. Tak berselang lama, sejumlah pelajar mengeluh mual hingga muntah-muntah.

Seorang siswa, Bastian, yang hingga kini masih dirawat dengan infus di Puskesmas Sukaraya, mengaku mencium aroma tak sedap pada menu hari itu.

“Makanannya ada yang bau, terutama sayur dan ayam goreng. Setelah makan, perut saya langsung mual dan muntah berkali-kali,” keluhnya.

Insiden ini menjadi perhatian serius mengingat program MBG digagas untuk meningkatkan gizi anak sekolah. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari PT Tidar Catering maupun pihak dinas terkait mengenai tindak lanjut kasus keracunan makanan ini. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan

21 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat

20 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat

19 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Bupati Teddy Pimpin Upacara HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026 - 15:25 WIB

36 Anggota Paskibraka OKU 2026 Dikukuhkan, Dua Siswa Sekolah Rakyat Catat Sejarah

16 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Trending di OKU