Menu ✖

Mode Gelap
Bobol Toko Sembako Tengah Malam, Pria 56 Tahun Ditangkap Polisi, Kerugian Capai Rp400 Juta PLN dan Pemprov Sumsel Perkuat Sinergi, Keandalan Listrik Lahat Jadi Penopang Investasi Saling Bacok di Desa Durian Gara-Gara Perebutan Lahan, 4 Pria Diamankan Kebakaran SMPN 21 OKU, Bupati Teddy Langsung Tinjau Lokasi Pemkab OKU Siapkan Arsitektur Pemerintahan Digital, Hindari Tumpang Tindih Aplikasi dan Data YBM PLN UP3 Lahat Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar untuk 66 Pelajar di Kabupaten Lahat

Berita Utama

12 Siswa SMPN 9 OKU Keracunan Usai Santap Menu MBG, Dua Masih Diinfus

Siswa SMPN 9 OKU diinfus di Puskesmas Sukaraya usai menyantap MBG.

Ogannews.com – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 9 OKU Tanjung Kemala, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu, berujung petaka. Sebanyak 12 siswa mengalami gejala keracunan usai menyantap menu makan siang yang disajikan pada Selasa (23/9).

Dari belasan siswa tersebut, sembilan orang sudah diperbolehkan pulang. Namun, tiga lainnya masih menjalani perawatan intensif di Klinik Puskesmas Sukaraya. Bahkan, dua siswa terpaksa diinfus karena terus muntah-muntah setelah mengonsumsi makanan MBG.

Kepala SMPN 9 OKU, Yanti Yusipa, MPd, membenarkan kejadian itu. Ia bersama pengawas program MBG sekolah, Rianti, menjelaskan bahwa pihak sekolah sempat mendapat peringatan dari penyedia katering, PT Tidar Catering.

“Sekitar pukul 10.00 WIB saya menerima pesan WhatsApp dari pengelola MBG yang meminta pembagian makanan dibatalkan. Mereka khawatir menu ayam goreng yang dikirim sudah tidak layak konsumsi akibat listrik di dapur umum sempat padam,” kata Rianti.

Namun, karena makanan sudah tiba di sekolah, pihaknya langsung membagikannya kepada siswa. Tak berselang lama, sejumlah pelajar mengeluh mual hingga muntah-muntah.

Seorang siswa, Bastian, yang hingga kini masih dirawat dengan infus di Puskesmas Sukaraya, mengaku mencium aroma tak sedap pada menu hari itu.

“Makanannya ada yang bau, terutama sayur dan ayam goreng. Setelah makan, perut saya langsung mual dan muntah berkali-kali,” keluhnya.

Insiden ini menjadi perhatian serius mengingat program MBG digagas untuk meningkatkan gizi anak sekolah. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari PT Tidar Catering maupun pihak dinas terkait mengenai tindak lanjut kasus keracunan makanan ini. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Bobol Toko Sembako Tengah Malam, Pria 56 Tahun Ditangkap Polisi, Kerugian Capai Rp400 Juta

8 Oktober 2026 - 08:37 WIB

PLN dan Pemprov Sumsel Perkuat Sinergi, Keandalan Listrik Lahat Jadi Penopang Investasi

7 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Saling Bacok di Desa Durian Gara-Gara Perebutan Lahan, 4 Pria Diamankan

7 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Kebakaran SMPN 21 OKU, Bupati Teddy Langsung Tinjau Lokasi

6 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Pemkab OKU Siapkan Arsitektur Pemerintahan Digital, Hindari Tumpang Tindih Aplikasi dan Data

5 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Trending di OKU