Menu

Mode Gelap
Jaringan Air Tanah Jadi Andalan Baru Petani OKU, Bupati Teddy: Jangan Sampai Rusak Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan Berkontribusi dalam Pengembangan Geotermal di Indonesia, Kementerian ATR/BPN Dapat Penghargaan dari Kementerian ESDM 446 Kantor BPN Terapkan Pengukuran Terjadwal, Waktu Tunggu Maksimal 7 Hari Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat Tak Perlu Menunggu Tanpa Kepastian, Masyarakat Rasakan Manfaat Pengukuran Terjadwal Saat Sertipikasi Tanah

Daerah

Kapolda Sumsel Ingatkan Pamen tentang Keamanan dan Kesiapan Hadapi Tantangan

Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo SIK.

Ogannews.com – Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo SIK, bersama Wakapolda Sumsel Brigjen Pol M.Zulkarnain SIK MSi PJU serta Personil Polda Sumsel beserta jajaran menyampaikan pesan-pesan penting dalam apel Pamen secara virtual, yang berlangsung di lantai 7 Gedung Utama Mapolda Sumsel, Senin (26/02/24).

“Mari kita tekankan kepada seluruh Pamen untuk memastikan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Polda Sumsel tetap terjaga dengan baik,” ungkapnya.

Kapolda menegaskan pentingnya memperhatikan penggunaan anggaran terutama dalam melaksanakan tugas-tugas kepolisian, terutama dalam hal patroli rutin dan pengamanan di Poltabes Palembang, mengingat kejadian pencurian di Rumah Dinas (Rumdin) Wakil Ketua DPRD Palembang.

Dalam waktu dekat, akan ada ziarah kubro dan muktamar HMI, sementara proses penghitungan suara pemilu masih berlangsung, oleh karena itu kita harus waspada terhadap potensi kerawanan.

Tidak hanya itu, perlu juga memeriksa undangan muktamar yang telah dikirim ke Kapolri untuk mengantisipasi kehadiran atau perwakilan.

Kapolres OKUS juga diarahkan untuk mengikuti petunjuk KPUD OKUS dalam proses perhitungan suara ulang dan mengantisipasi kemungkinan ketidakpuasan dari calon legislatif yang kehilangan suara.

“Menyongsong bulan Ramadhan di mana harga-harga pangan cenderung naik, kami telah memerintahkan Dirkrimsus untuk menyelidiki informasi terkait kenaikan harga pangan,” tambahnya.

Mengenai kebakaran hutan yang menjadi perhatian khusus di Sumsel, terjadi pergeseran fokus dari Riau, Jambi, hingga ke Sumsel.

Riau saat ini mengalami tingkat kepanasan yang lebih tinggi dibandingkan dengan Sumsel. Oleh karena itu, kita harus segera siap menghadapi risiko kebakaran hutan agar tidak terlambat.

Perlu dilakukan antisipasi agar tidak terulangnya krisis multidimensi seperti yang terjadi pada tahun 1998, di mana kelangkaan pangan, lonjakan harga, kenaikan nilai tukar mata uang, serta krisis politik melanda.

“Kita harus siap mengantisipasi agar tidak terulang pada tahun 2024 ini,” tandasnya. (Fiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Jaringan Air Tanah Jadi Andalan Baru Petani OKU, Bupati Teddy: Jangan Sampai Rusak

24 Agustus 2026 - 07:40 WIB

Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan

21 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat

19 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Bejat! Ayah Tiri di OKU Selatan Diduga Setubuhi Anak 11 Tahun

16 Agustus 2026 - 08:48 WIB

Tiga Orang Tewas dalam Kecelakaan Maut Calya Vs Truk Tangki di Prabumulih

15 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Trending di Daerah