Menu

Mode Gelap
PLN Baturaja Jemput Bola, Siapkan Listrik Andal untuk Koperasi Desa Merah Putih di 5 Desa OKU Teddy ‘Sentil’ Baznas OKU: Kurangi Retorika, Perbanyak Aksi Nyata untuk Umat Demo Pedagang atau Penguasa Kios? Perumda Buka Borok Lama Pasar Baturaja Banjir Rendam Baturaja Timur, 90 KK Terima Bantuan Sembako dari Pemkab OKU Bupati OKU Jemput Investasi ke Jakarta, Dorong RDF Plant Jadi Solusi Sampah dan Energi Baru 312 Posbakum Segera Hadir di OKU Timur, Akses Keadilan Kini Menjangkau Hingga Desa

Daerah

Kapolda Sumsel Ingatkan Pamen tentang Keamanan dan Kesiapan Hadapi Tantangan

Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo SIK.

Ogannews.com – Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo SIK, bersama Wakapolda Sumsel Brigjen Pol M.Zulkarnain SIK MSi PJU serta Personil Polda Sumsel beserta jajaran menyampaikan pesan-pesan penting dalam apel Pamen secara virtual, yang berlangsung di lantai 7 Gedung Utama Mapolda Sumsel, Senin (26/02/24).

“Mari kita tekankan kepada seluruh Pamen untuk memastikan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Polda Sumsel tetap terjaga dengan baik,” ungkapnya.

Kapolda menegaskan pentingnya memperhatikan penggunaan anggaran terutama dalam melaksanakan tugas-tugas kepolisian, terutama dalam hal patroli rutin dan pengamanan di Poltabes Palembang, mengingat kejadian pencurian di Rumah Dinas (Rumdin) Wakil Ketua DPRD Palembang.

Dalam waktu dekat, akan ada ziarah kubro dan muktamar HMI, sementara proses penghitungan suara pemilu masih berlangsung, oleh karena itu kita harus waspada terhadap potensi kerawanan.

Tidak hanya itu, perlu juga memeriksa undangan muktamar yang telah dikirim ke Kapolri untuk mengantisipasi kehadiran atau perwakilan.

Kapolres OKUS juga diarahkan untuk mengikuti petunjuk KPUD OKUS dalam proses perhitungan suara ulang dan mengantisipasi kemungkinan ketidakpuasan dari calon legislatif yang kehilangan suara.

“Menyongsong bulan Ramadhan di mana harga-harga pangan cenderung naik, kami telah memerintahkan Dirkrimsus untuk menyelidiki informasi terkait kenaikan harga pangan,” tambahnya.

Mengenai kebakaran hutan yang menjadi perhatian khusus di Sumsel, terjadi pergeseran fokus dari Riau, Jambi, hingga ke Sumsel.

Riau saat ini mengalami tingkat kepanasan yang lebih tinggi dibandingkan dengan Sumsel. Oleh karena itu, kita harus segera siap menghadapi risiko kebakaran hutan agar tidak terlambat.

Perlu dilakukan antisipasi agar tidak terulangnya krisis multidimensi seperti yang terjadi pada tahun 1998, di mana kelangkaan pangan, lonjakan harga, kenaikan nilai tukar mata uang, serta krisis politik melanda.

“Kita harus siap mengantisipasi agar tidak terulang pada tahun 2024 ini,” tandasnya. (Fiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

312 Posbakum Segera Hadir di OKU Timur, Akses Keadilan Kini Menjangkau Hingga Desa

17 April 2026 - 08:34 WIB

Todong Korban di Halte, Pelaku Curas Viral di Palembang Dibekuk Polisi

17 April 2026 - 08:07 WIB

PTPN 1 Regional 7 Baturaja Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Sekolah di Lekis Rejo

16 April 2026 - 19:13 WIB

OKU Borong 3 Penghargaan Nasional di TOP BUMD Awards 2026, Teddy Meilwansyah Raih Pembina Terbaik

15 April 2026 - 12:46 WIB

Pemkab Merangin dan PLN Bersihkan Kota Bangko, Lingkungan Kinclong Jaringan Listrik Aman

8 April 2026 - 13:12 WIB

Trending di Daerah