Menu ✖

Mode Gelap
Bupati OKU Jajaki WTP Mobile, Targetkan Air Bersih Tetap Mengalir Saat Banjir Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat Mengenal Nomor Sertipikat dan Makna yang Terkandung di Dalamnya Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga Masuki Tahap Ketiga Pilot Project, PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

Daerah

Kapolda Sumsel Ingatkan Pamen tentang Keamanan dan Kesiapan Hadapi Tantangan

Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo SIK.

Ogannews.com – Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo SIK, bersama Wakapolda Sumsel Brigjen Pol M.Zulkarnain SIK MSi PJU serta Personil Polda Sumsel beserta jajaran menyampaikan pesan-pesan penting dalam apel Pamen secara virtual, yang berlangsung di lantai 7 Gedung Utama Mapolda Sumsel, Senin (26/02/24).

“Mari kita tekankan kepada seluruh Pamen untuk memastikan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Polda Sumsel tetap terjaga dengan baik,” ungkapnya.

Kapolda menegaskan pentingnya memperhatikan penggunaan anggaran terutama dalam melaksanakan tugas-tugas kepolisian, terutama dalam hal patroli rutin dan pengamanan di Poltabes Palembang, mengingat kejadian pencurian di Rumah Dinas (Rumdin) Wakil Ketua DPRD Palembang.

Dalam waktu dekat, akan ada ziarah kubro dan muktamar HMI, sementara proses penghitungan suara pemilu masih berlangsung, oleh karena itu kita harus waspada terhadap potensi kerawanan.

Tidak hanya itu, perlu juga memeriksa undangan muktamar yang telah dikirim ke Kapolri untuk mengantisipasi kehadiran atau perwakilan.

Kapolres OKUS juga diarahkan untuk mengikuti petunjuk KPUD OKUS dalam proses perhitungan suara ulang dan mengantisipasi kemungkinan ketidakpuasan dari calon legislatif yang kehilangan suara.

“Menyongsong bulan Ramadhan di mana harga-harga pangan cenderung naik, kami telah memerintahkan Dirkrimsus untuk menyelidiki informasi terkait kenaikan harga pangan,” tambahnya.

Mengenai kebakaran hutan yang menjadi perhatian khusus di Sumsel, terjadi pergeseran fokus dari Riau, Jambi, hingga ke Sumsel.

Riau saat ini mengalami tingkat kepanasan yang lebih tinggi dibandingkan dengan Sumsel. Oleh karena itu, kita harus segera siap menghadapi risiko kebakaran hutan agar tidak terlambat.

Perlu dilakukan antisipasi agar tidak terulangnya krisis multidimensi seperti yang terjadi pada tahun 1998, di mana kelangkaan pangan, lonjakan harga, kenaikan nilai tukar mata uang, serta krisis politik melanda.

“Kita harus siap mengantisipasi agar tidak terulang pada tahun 2024 ini,” tandasnya. (Fiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Demo di Polda Sumsel Ricuh, Dua Tersangka Ditahan

17 Oktober 2026 - 20:22 WIB

PLN Tindak Lanjuti Kebutuhan Listrik Dinas Perpustakaan Muara Enim

16 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Cuma Senggolan, Berujung Pengeroyokan: 4 Pelaku Diciduk

15 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Koalisi Pers Sumsel Gelar Aksi Solidaritas, Desak Usut Tuntas Kekerasan terhadap Jurnalis

14 Oktober 2026 - 18:23 WIB

PLN ULP Lembayung Sisir Gardu Listrik, Warga Diingatkan Bahaya Pencurian Aset

14 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Trending di Daerah