Menu

Mode Gelap
Jelang HUT ke-81 RI, PLN Suplai Listrik 11 MVA untuk Industri Pelabuhan dan Batu Bara di Muara Enim PLN UP3 Lahat Nyalakan Listrik Gratis di Ponpes Babussalam, Santri Haru Sambut Cahaya Baru untuk Belajar dan Beribadah Meriah! Siswa Baru SMPN 2 OKU Antusias Saksikan Parade Ekstrakurikuler di Hari Keempat MPLS Kuasa Hukum Fauzi Syukri Luruskan Isu Praperadilan Kasus Sawit di Lubuk Batang: “Bukan Sengketa Lahan” Semangat Hari Ketiga MPLS, Kepala SDN 3 OKU Senam Bersama Siswa Baru Polisi Genjot Penyidikan Dugaan Pelecehan Pasien ICU RSUD Martapura

Pendidikan

Tanpa Pesta Mewah, Perpisahan 116 Siswa SDN 11 OKU Justru Banjir Haru dan Doa

Doa bersama dan pelepasan siswa kelas VI SDN 11 OKU.

OKU, Ogannews.com – Di saat banyak sekolah menggelar acara perpisahan dengan panggung megah, hiburan meriah, hingga pesta yang menguras biaya, SD Negeri 11 OKU memilih cara berbeda untuk melepas 116 siswa kelas VI yang telah menyelesaikan pendidikan dasar mereka.

Tak ada dentuman musik ataupun gemerlap lampu. Yang terdengar hanya lantunan ayat suci Al-Qur’an, doa-doa yang dipanjatkan dengan khusyuk, serta harapan tulus dari guru dan orang tua yang memenuhi ruangan sekolah pada Selasa (2/6/2026).

Kesederhanaan itu justru menghadirkan suasana yang penuh makna dan mengundang haru. Beberapa siswa tampak menundukkan kepala saat mengikuti doa bersama, larut dalam rasa syukur setelah enam tahun menempuh perjalanan pendidikan di bangku sekolah dasar.

Kepala SDN 11 OKU, Hj Maryani, S.Pd.SD, mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk rasa syukur atas kelulusan siswa sekaligus memohon keberkahan bagi langkah mereka menuju jenjang pendidikan berikutnya.

“Ya, sederhana saja. Kita menggelar doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas kelulusan anak-anak kita dari SDN 11 OKU,” ujar Maryani.

Menurutnya, makna sebuah perpisahan tidak diukur dari kemewahan acara yang digelar. Justru melalui suasana sederhana dan penuh kekhidmatan, para siswa diajak memahami pentingnya rasa syukur, menghormati orang tua dan guru, serta mempersiapkan diri menghadapi masa depan.

Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk kepatuhan sekolah terhadap Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKU yang mengimbau sekolah agar tidak mengadakan perpisahan secara berlebihan dan tidak membebani siswa maupun orang tua.

“Dalam edaran sangat jelas sekolah diminta untuk tidak menggelar perpisahan secara berlebihan, namun lebih mengedepankan nilai edukasi kepada anak-anak. Kami sangat menghormati dan mematuhi edaran tersebut,” tegasnya.

Meski berlangsung tanpa pesta dan hiburan mewah, momen tersebut justru meninggalkan kesan mendalam bagi para siswa. Mereka tidak hanya membawa pulang kenangan berupa foto bersama, tetapi juga doa, nasihat, dan motivasi yang akan menjadi bekal dalam perjalanan pendidikan selanjutnya.

Di hadapan para siswa, Maryani menyampaikan pesan menyentuh yang membuat suasana semakin emosional.

“Selamat untuk anak-anakku semua. Kalian telah menyelesaikan satu tahapan penting dalam hidup. Namun ingat, ini bukan akhir perjuangan. Perjalanan kalian masih sangat panjang. Teruslah belajar, hormati orang tua dan guru, serta raihlah cita-cita setinggi mungkin. Semoga suatu hari nanti kalian menjadi orang-orang sukses yang membanggakan keluarga, sekolah, dan daerah ini,” pesannya.

Kini, 116 siswa tersebut bersiap melangkah ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Mereka meninggalkan SDN 11 OKU dengan bekal ilmu, pengalaman, serta doa yang mengiringi setiap langkah menuju masa depan.

Perpisahan sederhana yang digelar sekolah itu menjadi pengingat bahwa kebahagiaan tidak selalu harus dirayakan dengan kemewahan. Terkadang, doa yang tulus, rasa syukur, dan harapan yang dipanjatkan bersama justru menjadi kenangan paling berharga yang akan terus dikenang sepanjang hayat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Meriah! Siswa Baru SMPN 2 OKU Antusias Saksikan Parade Ekstrakurikuler di Hari Keempat MPLS

16 Juli 2026 - 19:48 WIB

Kuasa Hukum Fauzi Syukri Luruskan Isu Praperadilan Kasus Sawit di Lubuk Batang: “Bukan Sengketa Lahan”

15 Juli 2026 - 17:30 WIB

Semangat Hari Ketiga MPLS, Kepala SDN 3 OKU Senam Bersama Siswa Baru

15 Juli 2026 - 17:18 WIB

110 Siswa Baru SDN 16 OKU Ikuti MPLS Ramah Anak, Tanamkan Karakter Sejak Hari Pertama

14 Juli 2026 - 17:41 WIB

PTPN I (Persero) Regional 7 Pabrik Baturaja Salurkan Santunan Anak Yatim Piatu di Wilayah Desa Lekis Rejo untuk Mempersiapkan Masuk Sekolah Pada Ajaran Baru Tahun 2026.

14 Juli 2026 - 16:05 WIB

Trending di Daerah