Menu

Mode Gelap
Jaringan Air Tanah Jadi Andalan Baru Petani OKU, Bupati Teddy: Jangan Sampai Rusak Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan Berkontribusi dalam Pengembangan Geotermal di Indonesia, Kementerian ATR/BPN Dapat Penghargaan dari Kementerian ESDM 446 Kantor BPN Terapkan Pengukuran Terjadwal, Waktu Tunggu Maksimal 7 Hari Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat Tak Perlu Menunggu Tanpa Kepastian, Masyarakat Rasakan Manfaat Pengukuran Terjadwal Saat Sertipikasi Tanah

Daerah

Isu Penculikan Anak Hebohkan OKU, Polisi Klarifikasi Fakta di Balik Kabar Viral

Postingan yang beredar di Media Sosial.

Ogannews.com – Masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) baru-baru ini dihebohkan oleh isu penculikan anak yang menyebar luas melalui media sosial Facebook dan aplikasi pesan WhatsApp. Kabar tersebut membuat para orang tua dilanda ketakutan dan kekhawatiran.

‎Namun, pihak kepolisian segera merespons isu tersebut dan menegaskan bahwa kabar itu tidak sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan.

‎Kapolsek Baturaja Timur, AKP Hariyanto, melalui petugas SPKT Polsek Baturaja Timur, Aiptu Febby, memberikan klarifikasi mengenai situasi sebenarnya.

‎”Kasus ini belum bisa dikategorikan sebagai penculikan. Bapak dari anak tersebut, Beni (45), telah melapor kepada kami, dan diketahui bahwa yang membawa anaknya adalah neneknya sendiri,” jelas Aiptu Febby, Senin (7/10/24).

‎Menurut penjelasan lebih lanjut dari pihak kepolisian, anak yang dimaksud, M Hafiz (6), dijemput oleh neneknya setelah pulang mengaji di gerbang Tanjung Kemala, tanpa sepengetahuan orang tuanya.

‎Ternyata, M Hafiz memang telah diasuh oleh neneknya selama empat tahun. Hari itu, neneknya baru saja kembali dari Bandung setelah perjalanan panjang.

‎Polisi juga melakukan pelacakan posisi melalui smartphone milik suami sambung dari nenek si anak untuk memastikan keberadaan mereka.

‎”Setelah dicek, posisinya terdeteksi di Sungai Tuha, Martapura. Semua dalam kondisi aman,” ungkap Aiptu Febby menutup pernyataannya.

‎Dengan klarifikasi ini, pihak kepolisian berharap masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial.

‎Pihaknya juga mengimbau warga untuk segera melapor ke pihak berwenang jika menemukan hal-hal yang mencurigakan, namun tetap harus memverifikasi fakta sebelum menyebarkan informasi. (Fiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Jaringan Air Tanah Jadi Andalan Baru Petani OKU, Bupati Teddy: Jangan Sampai Rusak

24 Agustus 2026 - 07:40 WIB

Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan

21 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat

20 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat

19 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Bupati Teddy Pimpin Upacara HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Trending di OKU