Menu

Mode Gelap
Bandar Narkoba di OKU Tusuk Polisi Saat Ditangkap, Brigpol Joni Jalani Operasi Intensif SMBR Berbagi Berkah Idul Adha, 17 Sapi Qurban Disalurkan untuk Masyarakat Ring I Dua Pelaku Begal Sadis di 7 Ulu Palembang Ditangkap, Empat Rekannya Masih Diburu Polisi Gandeng 17 Lembaga Kursus, Teddy Ingin Anak Muda OKU Punya Skill dan Pekerjaan Petani OKU Timur Kompak Dukung Swasembada Pangan Prabowo, Harga Gabah Tembus Rp7.000 per Kg Komitmen Besar Pemkab OKU: SPMB Harus Jujur, Adil dan Bebas Titipan

Daerah

Isu Penculikan Anak Hebohkan OKU, Polisi Klarifikasi Fakta di Balik Kabar Viral

Postingan yang beredar di Media Sosial.

Ogannews.com – Masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) baru-baru ini dihebohkan oleh isu penculikan anak yang menyebar luas melalui media sosial Facebook dan aplikasi pesan WhatsApp. Kabar tersebut membuat para orang tua dilanda ketakutan dan kekhawatiran.

‎Namun, pihak kepolisian segera merespons isu tersebut dan menegaskan bahwa kabar itu tidak sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan.

‎Kapolsek Baturaja Timur, AKP Hariyanto, melalui petugas SPKT Polsek Baturaja Timur, Aiptu Febby, memberikan klarifikasi mengenai situasi sebenarnya.

‎”Kasus ini belum bisa dikategorikan sebagai penculikan. Bapak dari anak tersebut, Beni (45), telah melapor kepada kami, dan diketahui bahwa yang membawa anaknya adalah neneknya sendiri,” jelas Aiptu Febby, Senin (7/10/24).

‎Menurut penjelasan lebih lanjut dari pihak kepolisian, anak yang dimaksud, M Hafiz (6), dijemput oleh neneknya setelah pulang mengaji di gerbang Tanjung Kemala, tanpa sepengetahuan orang tuanya.

‎Ternyata, M Hafiz memang telah diasuh oleh neneknya selama empat tahun. Hari itu, neneknya baru saja kembali dari Bandung setelah perjalanan panjang.

‎Polisi juga melakukan pelacakan posisi melalui smartphone milik suami sambung dari nenek si anak untuk memastikan keberadaan mereka.

‎”Setelah dicek, posisinya terdeteksi di Sungai Tuha, Martapura. Semua dalam kondisi aman,” ungkap Aiptu Febby menutup pernyataannya.

‎Dengan klarifikasi ini, pihak kepolisian berharap masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial.

‎Pihaknya juga mengimbau warga untuk segera melapor ke pihak berwenang jika menemukan hal-hal yang mencurigakan, namun tetap harus memverifikasi fakta sebelum menyebarkan informasi. (Fiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Bandar Narkoba di OKU Tusuk Polisi Saat Ditangkap, Brigpol Joni Jalani Operasi Intensif

26 Mei 2026 - 17:49 WIB

SMBR Berbagi Berkah Idul Adha, 17 Sapi Qurban Disalurkan untuk Masyarakat Ring I

26 Mei 2026 - 10:02 WIB

Dua Pelaku Begal Sadis di 7 Ulu Palembang Ditangkap, Empat Rekannya Masih Diburu Polisi

26 Mei 2026 - 07:37 WIB

Gandeng 17 Lembaga Kursus, Teddy Ingin Anak Muda OKU Punya Skill dan Pekerjaan

25 Mei 2026 - 22:07 WIB

Komitmen Besar Pemkab OKU: SPMB Harus Jujur, Adil dan Bebas Titipan

25 Mei 2026 - 18:54 WIB

Trending di OKU