Menu

Mode Gelap
PLN Teken PJBL PSEL Bali, Sampah Disulap Jadi Listrik 30 MW untuk Dukung Pariwisata PLN dan KKP Perkuat Sinergi, Listrik Andal Siap Dongkrak Produktivitas Sektor Kelautan dan Perikanan BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR 1 Unit Traktor untuk Lumbung Pangan Bakti Tani, Dorong Kemajuan Sektor Pertanian di OKU Timur 716 Agen BRILink Capai Target BEP, BO Baturaja Catat Kinerja Positif Hingga 25 Juni 2026 Inovasi Bayar SPP Pakai Sampah Raih Penghargaan, Program Binaan PLN Bantu 153 Anak Tetap Sekolah Hadirkan Pelayanan Cepat, PLN ULP Muara Aman Perkuat Budaya PS4

Daerah

Isu Penculikan Anak Hebohkan OKU, Polisi Klarifikasi Fakta di Balik Kabar Viral

Postingan yang beredar di Media Sosial.

Ogannews.com – Masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) baru-baru ini dihebohkan oleh isu penculikan anak yang menyebar luas melalui media sosial Facebook dan aplikasi pesan WhatsApp. Kabar tersebut membuat para orang tua dilanda ketakutan dan kekhawatiran.

‎Namun, pihak kepolisian segera merespons isu tersebut dan menegaskan bahwa kabar itu tidak sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan.

‎Kapolsek Baturaja Timur, AKP Hariyanto, melalui petugas SPKT Polsek Baturaja Timur, Aiptu Febby, memberikan klarifikasi mengenai situasi sebenarnya.

‎”Kasus ini belum bisa dikategorikan sebagai penculikan. Bapak dari anak tersebut, Beni (45), telah melapor kepada kami, dan diketahui bahwa yang membawa anaknya adalah neneknya sendiri,” jelas Aiptu Febby, Senin (7/10/24).

‎Menurut penjelasan lebih lanjut dari pihak kepolisian, anak yang dimaksud, M Hafiz (6), dijemput oleh neneknya setelah pulang mengaji di gerbang Tanjung Kemala, tanpa sepengetahuan orang tuanya.

‎Ternyata, M Hafiz memang telah diasuh oleh neneknya selama empat tahun. Hari itu, neneknya baru saja kembali dari Bandung setelah perjalanan panjang.

‎Polisi juga melakukan pelacakan posisi melalui smartphone milik suami sambung dari nenek si anak untuk memastikan keberadaan mereka.

‎”Setelah dicek, posisinya terdeteksi di Sungai Tuha, Martapura. Semua dalam kondisi aman,” ungkap Aiptu Febby menutup pernyataannya.

‎Dengan klarifikasi ini, pihak kepolisian berharap masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial.

‎Pihaknya juga mengimbau warga untuk segera melapor ke pihak berwenang jika menemukan hal-hal yang mencurigakan, namun tetap harus memverifikasi fakta sebelum menyebarkan informasi. (Fiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR 1 Unit Traktor untuk Lumbung Pangan Bakti Tani, Dorong Kemajuan Sektor Pertanian di OKU Timur

8 Juli 2026 - 16:04 WIB

716 Agen BRILink Capai Target BEP, BO Baturaja Catat Kinerja Positif Hingga 25 Juni 2026

8 Juli 2026 - 16:00 WIB

Inovasi Bayar SPP Pakai Sampah Raih Penghargaan, Program Binaan PLN Bantu 153 Anak Tetap Sekolah

8 Juli 2026 - 10:43 WIB

Hadirkan Pelayanan Cepat, PLN ULP Muara Aman Perkuat Budaya PS4

7 Juli 2026 - 19:21 WIB

Makin Serius, OKU Bersiap Miliki Pabrik RDF Sampah Bernilai Ekonomi Tinggi

7 Juli 2026 - 09:47 WIB

Trending di OKU