Menu

Mode Gelap
Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan 446 Kantor BPN Terapkan Pengukuran Terjadwal, Waktu Tunggu Maksimal 7 Hari Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat HUT ke-81 Republik Indonesia, Kementerian ATR/BPN Luncurkan Tiga Program Transformasi Pelayanan ATR/BPN Ubah Struktur Kantor Pertanahan, Kini Berbasis Wilayah untuk Percepat Layanan

OKU

Makin Serius, OKU Bersiap Miliki Pabrik RDF Sampah Bernilai Ekonomi Tinggi

OKU, Ogannews.com – Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) selangkah lebih dekat menuju sistem pengelolaan sampah modern berbasis Refuse Derived Fuel (RDF). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU resmi menggandeng PT Asiana dan PT Semen Baturaja untuk merealisasikan pembangunan fasilitas RDF yang mampu mengubah sampah menjadi bahan bakar alternatif bernilai ekonomi.

Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat pembahasan kerja sama pengelolaan sampah menjadi RDF yang berlangsung di Ruang Induk Rumah Dinas Bupati OKU, Senin (6/7/2026).

Rapat dipimpin langsung oleh Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah, didampingi Direktur Utama PT Semen Baturaja, Suherman Yahya, serta perwakilan PT Asiana, Ferdinan. Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat sinergi dalam menghadirkan teknologi pengelolaan sampah ramah lingkungan di Kabupaten OKU.

Bupati Teddy Meilwansyah mengatakan pembangunan fasilitas RDF merupakan program yang telah lama dipersiapkan. Bahkan, Pemkab OKU bersama PT Semen Baturaja sebelumnya telah melakukan studi lapangan ke fasilitas RDF di Cilacap dan Gresik guna mempelajari penerapan teknologi tersebut secara langsung.

“Kami ingin ke depan Kabupaten OKU memiliki fasilitas pengelolaan sampah berbasis RDF. Sampah tidak lagi dipandang sebagai beban, tetapi menjadi sumber energi yang memiliki nilai ekonomi tinggi,” ujar Teddy.

Menurutnya, keberadaan RDF akan menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus mendukung terciptanya ekonomi sirkular di daerah. Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih, proyek ini juga diyakini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah dan membuka peluang usaha baru.

Bupati juga memastikan ketersediaan bahan baku tidak menjadi persoalan. Pasokan sampah tidak hanya berasal dari wilayah Kabupaten OKU, tetapi juga direncanakan berasal dari sejumlah daerah sekitar melalui skema kerja sama antardaerah.

“Kami berharap OKU menjadi daerah yang lebih bersih, nyaman, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui pengelolaan sampah yang lebih modern,” katanya.

Sementara itu, perwakilan PT Asiana, Ferdinan, menegaskan kesiapan perusahaan untuk menanamkan investasi murni dalam pembangunan fasilitas RDF di Kabupaten OKU.

Menurutnya, PT Asiana telah memiliki pengalaman dalam membangun dan mengelola fasilitas RDF di berbagai daerah di Indonesia, sehingga optimistis proyek di OKU dapat segera direalisasikan.

“Kami siap melakukan investasi murni. Saat ini tinggal menunggu penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sebagai dasar pelaksanaan kerja sama,” ungkap Ferdinan.

Dukungan penuh juga datang dari PT Semen Baturaja. Direktur Utama PT Semen Baturaja, Suherman Yahya, menilai RDF menjadi kebutuhan penting bagi industri semen sebagai sumber energi alternatif yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Ia berharap proyek tersebut tidak berhenti sebatas pembahasan, melainkan segera diwujudkan menjadi fasilitas yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat maupun dunia industri.

“Ini merupakan program yang sudah lama kami nantikan. Harapan kami, pembangunan RDF di Kabupaten OKU benar-benar terealisasi. PT Semen Baturaja berkomitmen penuh untuk mendukung proyek ini,” tegas Suherman.

Apabila terealisasi, fasilitas RDF di Kabupaten OKU diproyeksikan menjadi salah satu langkah besar pemerintah daerah dalam mengurangi timbunan sampah, mendukung transisi energi bersih, sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi dari limbah yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan

21 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat

20 Agustus 2026 - 13:36 WIB

36 Anggota Paskibraka OKU 2026 Dikukuhkan, Dua Siswa Sekolah Rakyat Catat Sejarah

16 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Hari Pramuka ke-65, Bupati OKU Dorong Generasi Muda Mandiri dan Berkontribusi Nyata

14 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Bupati OKU Perkuat Pengawasan Pengadaan Barang dan Jasa Lewat Diklat Probity Audit

13 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Trending di OKU