Menu

Mode Gelap
PLN Teken PJBL PSEL Bali, Sampah Disulap Jadi Listrik 30 MW untuk Dukung Pariwisata PLN dan KKP Perkuat Sinergi, Listrik Andal Siap Dongkrak Produktivitas Sektor Kelautan dan Perikanan BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR 1 Unit Traktor untuk Lumbung Pangan Bakti Tani, Dorong Kemajuan Sektor Pertanian di OKU Timur 716 Agen BRILink Capai Target BEP, BO Baturaja Catat Kinerja Positif Hingga 25 Juni 2026 Inovasi Bayar SPP Pakai Sampah Raih Penghargaan, Program Binaan PLN Bantu 153 Anak Tetap Sekolah Hadirkan Pelayanan Cepat, PLN ULP Muara Aman Perkuat Budaya PS4

Pendidikan

Berbasis Android, SMAN 4 OKU Gelar SAS

Siswa kelas 12 SMAN 4 OKU mengikuti SAS berbasis android.

Ogannews.com – Kelas 12 SMAN 4 Ogan Komering Ulu (OKU) melaksanakan Ujian Sumatif Akhir Semester (SAS) tahun pelajaran 2023/2024.

Ujian tersebut telah dimulai kemarin, Senin (26/02/24) yang diikuti seluruh siswa-siswi kelas 12.

Kepala SMAN 4 OKU, Hj Jumiati SPd MM mengatakan, sebanyak 242 siswa-siswi mengikuti SAS dengan 7 roombel yaitu 5 roombel IPA dan 2 IPS.

Tujuan SAS ini memang sudah menjadi satu rencana sekolah, evaluasi yang dilaksanakan di akhir semester untuk pengisian raport di semester genap.

“Alhamdulillah di hari pertama ini semua siswa kita hadir dan juga tidak ada kendala berati. Baik di jaringan, listrik maupun siswa siswi yang mengikuti SAS,” kata dia.

Demi kelancaran ujian, pihak sekolah telah mengajukan surat ke PLN agar tidak ada pemadaman ketika ujian SAS berlangsung.

“Kalau pun memang terjadi pemadaman listrik, pihak sekolah sudah menyiapkan jam atau hari tambahan buat mereka tetap bisa mengikuti ujian SAS ini,” ungkapnya.

Pada pelaksanaan SAS ini, pihak sekolah menggunakan android, menurutnya karena banyak pertimbangan dan keuntungan.

“Yang pertama jelas kita mengikuti teknologi yang sudah semakin canggih, anak – anak kita mayoritas sudah memiliki android, selain itu fasilitas sekolah juga sudah punya yang namanya server, SDMnya juga kita punya,” terangnya.

Keunggulan lainnya, sambung Kepsek, setelah siswa selesai atau logout dari jaringan, otomatis nilai hasil anak melaksanakan ujian tersebut sudah bisa dilihat langsung dari server.

SMAN 4 OKU menggunakan server sendiri dengan aplikasi bernama PUMA, jadi para siswa bisa online menggunakan jaringan server sekolah namun tidak bisa terhubung ke Internet.

“Jadi dengan ini untuk kecurangan dalam menjawab soal insya allah tidak ada, karena android yang mereka gunakan itu tidak bisa login atau akses ke tempat lain seperti memakai data untuk menyambung ke google. Kalau pun mereka mencari akses keluar atau memakai data mereka sendiri maka otomatis sistem memutus dengan server yang ada di sekolah,” beber Kepsek.

Kepala SMAN 4 OKU berpesan agar anak – anak tetap menjaga kesehatan dan aturan yang ada. Bahwasanya nanti setelah ini masih ada lagi ujian di akhir jenjang, dan ini juga salah satu syarat mereka agar bisa lulus sekolah.

“Mata pelajaran (Mapel) sesuai diikuti mereka, sebanyak 13 – 14 mapel dan akan berlangsung selama 1 minggu kedepan,”tukasnya. (Fiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR 1 Unit Traktor untuk Lumbung Pangan Bakti Tani, Dorong Kemajuan Sektor Pertanian di OKU Timur

8 Juli 2026 - 16:04 WIB

716 Agen BRILink Capai Target BEP, BO Baturaja Catat Kinerja Positif Hingga 25 Juni 2026

8 Juli 2026 - 16:00 WIB

Inovasi Bayar SPP Pakai Sampah Raih Penghargaan, Program Binaan PLN Bantu 153 Anak Tetap Sekolah

8 Juli 2026 - 10:43 WIB

Hadirkan Pelayanan Cepat, PLN ULP Muara Aman Perkuat Budaya PS4

7 Juli 2026 - 19:21 WIB

Makin Serius, OKU Bersiap Miliki Pabrik RDF Sampah Bernilai Ekonomi Tinggi

7 Juli 2026 - 09:47 WIB

Trending di OKU