Menu

Mode Gelap
Jaringan Air Tanah Jadi Andalan Baru Petani OKU, Bupati Teddy: Jangan Sampai Rusak Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan Berkontribusi dalam Pengembangan Geotermal di Indonesia, Kementerian ATR/BPN Dapat Penghargaan dari Kementerian ESDM 446 Kantor BPN Terapkan Pengukuran Terjadwal, Waktu Tunggu Maksimal 7 Hari Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat Tak Perlu Menunggu Tanpa Kepastian, Masyarakat Rasakan Manfaat Pengukuran Terjadwal Saat Sertipikasi Tanah

Daerah

Bocah 11 Tahun Hanyut di Sungai Wall Talang 9, Pencarian Sempat Dihentikan Karena Keterbatasan Alat

Ilustrasi.

Ogannews.com – Peristiwa memilukan terjadi di Sungai Wall Talang 9, Desa Gunung Meraksa, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sabtu (5/4/25) siang. 

Seorang anak laki-laki bernama Padli Pardinata (11), warga Blok C, Desa Sumber Bahagia, diduga hanyut terbawa arus saat sedang mandi bersama dua temannya.

Informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian menyebutkan, korban yang masih duduk di bangku kelas 5 SD itu diketahui terakhir kali terlihat sekitar pukul 11.30 WIB tengah asyik bermain air di sungai bersama dua rekannya, yakni Alen Pratama (10) dan Rian (10), keduanya warga Dusun 2, Desa Sumber Bahagia.

“Sekitar pukul 12.00 WIB, warga bernama Lamsir (40), yang sedang melintas, menemukan sepeda listrik dan pakaian korban di pinggir sungai tanpa keberadaan pemiliknya. Ia segera memberi tahu keluarga korban. Setelah dilakukan pencarian dan mendapatkan keterangan dari kedua teman korban, diketahui bahwa Padli sempat hanyut terbawa arus saat mandi,” kata Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo melalui Kasi Humas Polres OKU AKP Ibnu Holdon.

Pihak keluarga yang panik langsung mengerahkan warga untuk melakukan pencarian secara manual di sepanjang aliran sungai. Namun hingga malam hari, korban belum berhasil ditemukan.

“Pencarian sementara dihentikan sekitar pukul 21.45 WIB karena keterbatasan alat dan kondisi yang sudah gelap. Rencananya akan dilanjutkan besok pagi bersama tim BPBD OKU,” ujarnya.

Kasi Humas juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam beraktivitas di sungai, terutama mengingat debit air yang meningkat akibat musim penghujan.

“Musim hujan membuat arus sungai lebih deras dan membahayakan, terutama bagi anak-anak. Kami harap masyarakat dapat meningkatkan pengawasan,” tambah pihak kepolisian.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian terhadap Padli Pardinata masih terus dilakukan oleh keluarga dan warga setempat sambil menunggu bantuan dari tim penyelamat resmi. (Fiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Jaringan Air Tanah Jadi Andalan Baru Petani OKU, Bupati Teddy: Jangan Sampai Rusak

24 Agustus 2026 - 07:40 WIB

Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan

21 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat

20 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat

19 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Bupati Teddy Pimpin Upacara HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Trending di OKU