Menu

Mode Gelap
PLN Teken PJBL PSEL Bali, Sampah Disulap Jadi Listrik 30 MW untuk Dukung Pariwisata PLN dan KKP Perkuat Sinergi, Listrik Andal Siap Dongkrak Produktivitas Sektor Kelautan dan Perikanan BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR 1 Unit Traktor untuk Lumbung Pangan Bakti Tani, Dorong Kemajuan Sektor Pertanian di OKU Timur 716 Agen BRILink Capai Target BEP, BO Baturaja Catat Kinerja Positif Hingga 25 Juni 2026 Inovasi Bayar SPP Pakai Sampah Raih Penghargaan, Program Binaan PLN Bantu 153 Anak Tetap Sekolah Hadirkan Pelayanan Cepat, PLN ULP Muara Aman Perkuat Budaya PS4

Daerah

Bocah 11 Tahun Hanyut di Sungai Wall Talang 9, Pencarian Sempat Dihentikan Karena Keterbatasan Alat

Ilustrasi.

Ogannews.com – Peristiwa memilukan terjadi di Sungai Wall Talang 9, Desa Gunung Meraksa, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sabtu (5/4/25) siang. 

Seorang anak laki-laki bernama Padli Pardinata (11), warga Blok C, Desa Sumber Bahagia, diduga hanyut terbawa arus saat sedang mandi bersama dua temannya.

Informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian menyebutkan, korban yang masih duduk di bangku kelas 5 SD itu diketahui terakhir kali terlihat sekitar pukul 11.30 WIB tengah asyik bermain air di sungai bersama dua rekannya, yakni Alen Pratama (10) dan Rian (10), keduanya warga Dusun 2, Desa Sumber Bahagia.

“Sekitar pukul 12.00 WIB, warga bernama Lamsir (40), yang sedang melintas, menemukan sepeda listrik dan pakaian korban di pinggir sungai tanpa keberadaan pemiliknya. Ia segera memberi tahu keluarga korban. Setelah dilakukan pencarian dan mendapatkan keterangan dari kedua teman korban, diketahui bahwa Padli sempat hanyut terbawa arus saat mandi,” kata Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo melalui Kasi Humas Polres OKU AKP Ibnu Holdon.

Pihak keluarga yang panik langsung mengerahkan warga untuk melakukan pencarian secara manual di sepanjang aliran sungai. Namun hingga malam hari, korban belum berhasil ditemukan.

“Pencarian sementara dihentikan sekitar pukul 21.45 WIB karena keterbatasan alat dan kondisi yang sudah gelap. Rencananya akan dilanjutkan besok pagi bersama tim BPBD OKU,” ujarnya.

Kasi Humas juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam beraktivitas di sungai, terutama mengingat debit air yang meningkat akibat musim penghujan.

“Musim hujan membuat arus sungai lebih deras dan membahayakan, terutama bagi anak-anak. Kami harap masyarakat dapat meningkatkan pengawasan,” tambah pihak kepolisian.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian terhadap Padli Pardinata masih terus dilakukan oleh keluarga dan warga setempat sambil menunggu bantuan dari tim penyelamat resmi. (Fiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR 1 Unit Traktor untuk Lumbung Pangan Bakti Tani, Dorong Kemajuan Sektor Pertanian di OKU Timur

8 Juli 2026 - 16:04 WIB

716 Agen BRILink Capai Target BEP, BO Baturaja Catat Kinerja Positif Hingga 25 Juni 2026

8 Juli 2026 - 16:00 WIB

Inovasi Bayar SPP Pakai Sampah Raih Penghargaan, Program Binaan PLN Bantu 153 Anak Tetap Sekolah

8 Juli 2026 - 10:43 WIB

Hadirkan Pelayanan Cepat, PLN ULP Muara Aman Perkuat Budaya PS4

7 Juli 2026 - 19:21 WIB

Makin Serius, OKU Bersiap Miliki Pabrik RDF Sampah Bernilai Ekonomi Tinggi

7 Juli 2026 - 09:47 WIB

Trending di OKU