Menu

Mode Gelap
Gandeng 17 Lembaga Kursus, Teddy Ingin Anak Muda OKU Punya Skill dan Pekerjaan Petani OKU Timur Kompak Dukung Swasembada Pangan Prabowo, Harga Gabah Tembus Rp7.000 per Kg Komitmen Besar Pemkab OKU: SPMB Harus Jujur, Adil dan Bebas Titipan Video Asusila Tersebar di Sekolah, Siasat Bejat Pemuda di OKU Setubuhi Pacar Sambil Direkam Akhirnya Terbongkar! Rekayasa “Amuk Massa” di Kebun Kopi OKU Selatan Terbongkar, Polisi Tetapkan Dua Tersangka Pembunuhan OKU Bidik Teknologi Pengubah Sampah Jadi Cuan

Berita Utama

Pidsus Polres OKU Sidak Harga Sembako di Pasar Tradisional Baturaja

Pidsus Polres OKU sidak ke Bulog.

Ogannews.com – Sat Reskrim Polres Ogan Komering Ulu (OKU) melalui Unit Pidana Khusus (Pidsus) melaksanakan Inspeksi Mendadak (Sidak) terhadap harga sembako di Pasar Tradisional Baturaja.

Kanit Pidsus Sat Reskrim Polres OKU, IPDA Yendra Aprizal SH, menyatakan bahwa personel Pidsus Polres OKU telah mengunjungi setiap toko sembako di beberapa pasar tradisional.

“Kami melakukan kunjungan ke setiap toko untuk memantau harga beras yang telah mengalami kenaikan beberapa waltu lalu” katanya.

Sejak beberapa hari yang lalu, pihaknya telah memantau harga kebutuhan pokok, terutama beras.

“Harga beberapa jenis beras telah mengalami penurunan. Meskipun demikian, masih ada beberapa yang bertahan dengan harga sebelumnya sekitar Rp 16 ribu per kilogramnya,” jelasnya.

Di lapangan, terlihat bahwa harga beras telah turun sebesar Rp 500. Contohnya, harga beras medium IR 64 dan beras premium telah turun dari Rp 15 ribu menjadi Rp 14,5 ribu per kilogramnya.

Selain itu, harga beras jenis lain seperti beras SPHP telah turun dari Rp 16 ribu menjadi Rp 15,5 ribu per kilogram.

Meskipun harga beras cap IR 64 masih tetap di Rp 16 ribu, tetapi terjadi penurunan secara umum meskipun belum signifikan.

Oleh sebab itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan Kabupaten OKU untuk membandingkan data.

“Dari data yang kami dapatkan bersama Dinas Perdagangan, terlihat adanya penurunan harga beras di Pasar Tradisional Baturaja, meskipun belum signifikan,” tambahnya.

Dengan memasuki bulan Ramadhan, biasanya terjadi peningkatan harga sembako. Oleh karena itu, pihaknya akan terus memantau harga kebutuhan pokok baik di pasar maupun di tingkat distributor, dan akan melaporkannya kepada pimpinan.

“Kami berharap bersama-sama agar harga sembako tetap stabil, bahkan dapat turun. Semoga kita semua mendapat kemudahan,” tutup Ipda Yendra Aprizal. (Fiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Gandeng 17 Lembaga Kursus, Teddy Ingin Anak Muda OKU Punya Skill dan Pekerjaan

25 Mei 2026 - 22:07 WIB

Komitmen Besar Pemkab OKU: SPMB Harus Jujur, Adil dan Bebas Titipan

25 Mei 2026 - 18:54 WIB

Video Asusila Tersebar di Sekolah, Siasat Bejat Pemuda di OKU Setubuhi Pacar Sambil Direkam Akhirnya Terbongkar!

24 Mei 2026 - 16:30 WIB

OKU Bidik Teknologi Pengubah Sampah Jadi Cuan

24 Mei 2026 - 08:36 WIB

Setelah DJKA, Kini PT KAI Sambut Positif Flyover Pasar Tempel

22 Mei 2026 - 20:20 WIB

Trending di OKU