Menu

Mode Gelap
SPBU Belitang Diserbu Warga, Kuota BBM Akhirnya Ditambah Setelah DJKA, Kini PT KAI Sambut Positif Flyover Pasar Tempel 55 Tim Basket Ramaikan Bupati Cup 2026 OKU Timur, Jadi Ajang Cari Bibit Atlet Porprov Polres OKU Bongkar Peran Dua Orang yang Bantu Tahanan Kabur PHR Tampil Percaya Diri di IPA Convex 2026, Pamerkan Inovasi Migas hingga Komitmen Ketahanan Energi Nasional Diduga ODGJ Bakar Rumah Sendiri di OKU, Sempat Coba Bunuh Diri dengan Parang

Olahraga

Kevin De Bruyne Hengkang, The Citizens Targetkan Trofi Piala FA Sebagai Salam Perpisahan

Kevin de Bruyne. Foto: Mancity.com

Ogannews.com – Setelah hampir satu dekade menorehkan tinta emas bersama Manchester City, Kevin De Bruyne akan segera menutup lembaran indahnya di Etihad Stadium.

Playmaker asal Belgia tersebut dipastikan akan meninggalkan klub saat musim ini berakhir, seiring dengan habisnya masa kontraknya. Akan tetapi Trofi Piala FA menjadi target terakhir yang ingin diraih sebelum ia benar-benar pergi dari Manchester City.

City akan menghadapi Crystal Palace di laga final yang akan digelar di Stadion Wembley, Sabtu (17/5/25) malam WIB. Pertandingan ini bukan sekadar soal trofi—ini soal memberi penghormatan terakhir bagi salah satu legenda terbaik klub.

Mateo Kovacic, rekan setim De Bruyne di lini tengah, mengakui bahwa momen ini akan dipenuhi emosi. Bagi Kovacic, semua pemain sepakat memiliki satu tujuan: membawa pulang kemenangan untuk menghormati Kevin.

“Ini akan jadi pertandingan yang emosional dan tidak mudah untuknya. Dia sudah di sini selama bertahun-tahun dan tidak pernah mudah ketika harus pergi,” kata Kovacic melalui situs resmi klub.

“Kami semua punya satu pikiran: menangkan trofi ini untuk Kevin. Dia pantas pergi sebagai juara, karena dia memang seorang juara sejati.”

Kevin De Bruyne bukan pemain biasa. Ia adalah ikon. Sejak tiba dari Wolfsburg pada 2015, ia telah menjadi arsitek utama di balik era kejayaan The Citizens. Kemampuannya dalam memberikan umpan jitu, visi permainan yang tajam, serta kontribusi gol krusial membuat De Bruyne layak masuk jajaran pemain top sepanjang sejarah Premier League.

“Dia mewakili klub ini sepenuhnya. Dia salah satu pemain terbaik dalam sejarah Manchester City dan juga Premier League. Sosok yang besar dalam sejarah klub,” lanjut Kovacic.

Kini, saat fase penentuan tiba, semua perhatian tertuju pada Wembley. Akankah De Bruyne menutup bab terakhirnya dengan gemilang? Atau justru cerita manis ini akan berakhir pahit? Bagi suporter Manchester City, partai final tersebut adalah saat yang tepat untuk mengucapkan salam perpisahan kepada sang jenderal lapangan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

55 Tim Basket Ramaikan Bupati Cup 2026 OKU Timur, Jadi Ajang Cari Bibit Atlet Porprov

22 Mei 2026 - 08:42 WIB

PERBASI OKU Timur Gelar Turnamen 3×3, 90 Atlet Muda Berlaga

26 Februari 2026 - 13:14 WIB

KONI OKU 2026-2030 Resmi Dilantik, Bupati Teddy Tekankan Prestasi Jadi Tolok Ukur Kemajuan Daerah

16 Februari 2026 - 20:15 WIB

Yuk Ikutan! Run D’Ranau 2026 Gratis, Lari Sambil Nikmati Indahnya Danau Ranau

16 Desember 2025 - 18:59 WIB

Savate OKU Kirim 4 Perwakilan ke Pelatihan Savate di Palembang, Semua Lulus!

6 Desember 2025 - 21:17 WIB

Trending di Daerah