Menu

Mode Gelap
PLN Baturaja Jemput Bola, Siapkan Listrik Andal untuk Koperasi Desa Merah Putih di 5 Desa OKU Teddy ‘Sentil’ Baznas OKU: Kurangi Retorika, Perbanyak Aksi Nyata untuk Umat Demo Pedagang atau Penguasa Kios? Perumda Buka Borok Lama Pasar Baturaja Banjir Rendam Baturaja Timur, 90 KK Terima Bantuan Sembako dari Pemkab OKU Bupati OKU Jemput Investasi ke Jakarta, Dorong RDF Plant Jadi Solusi Sampah dan Energi Baru 312 Posbakum Segera Hadir di OKU Timur, Akses Keadilan Kini Menjangkau Hingga Desa

Pendidikan

Buku dari Hati: 364 Siswa SMPN 10 OKU Tuangkan Rasa untuk Ibu Lewat Proyek Literasi Menyentuh

Kepala SMPN 10 OKU, Ismi Zakiyah menyerahkan secara simbolis buku Cusarina (Curah Rasa Seribu Pena) kepada Kabid PTK, Taufiq Hidayat.

Ogannews.com – Tak sekadar proyek menulis, apa yang dilakukan oleh SMP Negeri 10 OKU menjadi bukti bahwa literasi bisa menyentuh jiwa. Sebanyak 364 siswa sekolah ini secara serentak menuliskan isi hati terdalam mereka—bukan untuk guru, bukan untuk teman, melainkan untuk sosok paling berjasa dalam hidup: ibu kandung mereka.

Para siswa diminta menulis langsung di atas kertas, tanpa referensi, tanpa mencontek. “Semua ditulis langsung dari hati, tidak ada bantuan Google. Kami memberi waktu seluas-luasnya agar mereka bisa menumpahkan isi perasaannya,” ungkap Kepala SMPN 10 OKU, Ismi Zakiyah, M.Pd.

Reaksi yang muncul sangat beragam. Ada yang termenung, ada pula yang meneteskan air mata saat menulis. “Mungkin karena selama ini tidak pernah benar-benar punya ruang untuk menyampaikan perasaan pada ibunya. Tulisan-tulisan itu bukan sekadar kata, tapi ungkapan cinta, rindu, kecewa, marah, dan harapan yang mendalam,” tambah Ismi.

Proyek ini dimulai sejak November 2024. Setelah melalui proses penyuntingan dan tata letak, karya monumental ini akhirnya dibukukan oleh WAW Media dan diterbitkan pada Mei 2025. Hasilnya adalah buku setebal 374 halaman yang penuh kejujuran dan kehangatan emosional.

Tak hanya menjadi kebanggaan sekolah, buku ini juga mendapat perhatian dari Perpustakaan Daerah OKU. Sebanyak 30 eksemplar telah dicetak dan siap didistribusikan ke perpustakaan daerah, perpustakaan sekolah, dan Dinas Pendidikan OKU.

“Ini baru awal. Kami akan terus mencetak ulang agar buku ini bisa dinikmati masyarakat luas, khususnya anak-anak usia sekolah. Kami ingin semangat kejujuran dan keberanian dari tulisan mereka bisa menginspirasi yang lain,” kata Ismi penuh semangat.

SMPN 10 OKU juga membuka kesempatan bagi sekolah lain untuk belajar dan mengadopsi program serupa. Dukungan pun datang dari Dinas Pendidikan Kabupaten OKU.

“Kami sangat mengapresiasi langkah inspiratif ini. Buku ini bukan hanya soal menulis, tapi soal keberanian menyampaikan isi hati. SMPN 10 OKU telah menjadi pelopor gerakan literasi yang menyentuh sisi emosional siswa,” puji Kabid PTK Disdik OKU, Taufiq Hidayat, S.Kom, MM.

Ia berharap semangat yang dibangun SMPN 10 OKU bisa menjadi pemicu lahirnya gerakan literasi yang lebih menyentuh dan bermakna di sekolah-sekolah lain.

“Selamat kepada SMPN 10 OKU. Ini buku perdana yang ditulis oleh seluruh siswa, dan kami berharap semangat seperti ini terus menjalar ke sekolah lainnya,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

PTPN 1 Regional 7 Baturaja Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Sekolah di Lekis Rejo

16 April 2026 - 19:13 WIB

Resmi Dibuka! SMA Negeri 3 Martapura Jadi Sekolah Berasrama ke 10 di Sumsel, Target Pemerataan Pendidikan Digenjot

5 April 2026 - 21:50 WIB

Di Tengah Duka, UNBARA Kukuhkan 289 Lulusan pada Wisuda 2026

1 April 2026 - 14:20 WIB

MoU dengan UIN Jakarta, Pemkab OKU Buka Beasiswa Kedokteran Gratis

12 Maret 2026 - 19:19 WIB

600 Siswa SDN 3 OKU Semarakkan Pesantren Ramadan

12 Maret 2026 - 08:09 WIB

Trending di Daerah