Menu

Mode Gelap
Kemarau Hampir Lima Bulan, Pemkab OKU Kerahkan Lima Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Sports and Cultural Day Tutup Super Garuda Shield 2026 Wabup OKU Temui Menteri Koperasi, Dorong Koperasi Jadi Motor Ekonomi Daerah 49 Prajurit Indonesia, AS, dan Jepang Uji Kemampuan Strike and Raid Ratusan Prajurit Kostrad Pacu Adrenalin dalam Latihan Menembak Lorong SGS 2026 Alutsista Modern Disajikan, TNI dan AS Simulasikan Serangan Gabungan di Baturaja

Pendidikan

Buku dari Hati: 364 Siswa SMPN 10 OKU Tuangkan Rasa untuk Ibu Lewat Proyek Literasi Menyentuh

Kepala SMPN 10 OKU, Ismi Zakiyah menyerahkan secara simbolis buku Cusarina (Curah Rasa Seribu Pena) kepada Kabid PTK, Taufiq Hidayat.

Ogannews.com – Tak sekadar proyek menulis, apa yang dilakukan oleh SMP Negeri 10 OKU menjadi bukti bahwa literasi bisa menyentuh jiwa. Sebanyak 364 siswa sekolah ini secara serentak menuliskan isi hati terdalam mereka—bukan untuk guru, bukan untuk teman, melainkan untuk sosok paling berjasa dalam hidup: ibu kandung mereka.

Para siswa diminta menulis langsung di atas kertas, tanpa referensi, tanpa mencontek. “Semua ditulis langsung dari hati, tidak ada bantuan Google. Kami memberi waktu seluas-luasnya agar mereka bisa menumpahkan isi perasaannya,” ungkap Kepala SMPN 10 OKU, Ismi Zakiyah, M.Pd.

Reaksi yang muncul sangat beragam. Ada yang termenung, ada pula yang meneteskan air mata saat menulis. “Mungkin karena selama ini tidak pernah benar-benar punya ruang untuk menyampaikan perasaan pada ibunya. Tulisan-tulisan itu bukan sekadar kata, tapi ungkapan cinta, rindu, kecewa, marah, dan harapan yang mendalam,” tambah Ismi.

Proyek ini dimulai sejak November 2024. Setelah melalui proses penyuntingan dan tata letak, karya monumental ini akhirnya dibukukan oleh WAW Media dan diterbitkan pada Mei 2025. Hasilnya adalah buku setebal 374 halaman yang penuh kejujuran dan kehangatan emosional.

Tak hanya menjadi kebanggaan sekolah, buku ini juga mendapat perhatian dari Perpustakaan Daerah OKU. Sebanyak 30 eksemplar telah dicetak dan siap didistribusikan ke perpustakaan daerah, perpustakaan sekolah, dan Dinas Pendidikan OKU.

“Ini baru awal. Kami akan terus mencetak ulang agar buku ini bisa dinikmati masyarakat luas, khususnya anak-anak usia sekolah. Kami ingin semangat kejujuran dan keberanian dari tulisan mereka bisa menginspirasi yang lain,” kata Ismi penuh semangat.

SMPN 10 OKU juga membuka kesempatan bagi sekolah lain untuk belajar dan mengadopsi program serupa. Dukungan pun datang dari Dinas Pendidikan Kabupaten OKU.

“Kami sangat mengapresiasi langkah inspiratif ini. Buku ini bukan hanya soal menulis, tapi soal keberanian menyampaikan isi hati. SMPN 10 OKU telah menjadi pelopor gerakan literasi yang menyentuh sisi emosional siswa,” puji Kabid PTK Disdik OKU, Taufiq Hidayat, S.Kom, MM.

Ia berharap semangat yang dibangun SMPN 10 OKU bisa menjadi pemicu lahirnya gerakan literasi yang lebih menyentuh dan bermakna di sekolah-sekolah lain.

“Selamat kepada SMPN 10 OKU. Ini buku perdana yang ditulis oleh seluruh siswa, dan kami berharap semangat seperti ini terus menjalar ke sekolah lainnya,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Maulid Nabi di SDN 3 OKU, Murid Unjuk Bakat Sambil Belajar Akhlak Rasulullah

28 Agustus 2026 - 14:49 WIB

Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat

20 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Meriah! Siswa Baru SMPN 2 OKU Antusias Saksikan Parade Ekstrakurikuler di Hari Keempat MPLS

16 Juli 2026 - 19:48 WIB

Semangat Hari Ketiga MPLS, Kepala SDN 3 OKU Senam Bersama Siswa Baru

15 Juli 2026 - 17:18 WIB

110 Siswa Baru SDN 16 OKU Ikuti MPLS Ramah Anak, Tanamkan Karakter Sejak Hari Pertama

14 Juli 2026 - 17:41 WIB

Trending di OKU