Menu

Mode Gelap
Numpang Menginap, Remaja di OKU Malah Gasak HP dan Helm Temannya HKG PKK ke-54, Pemkab OKU Timur Perkuat Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan OKU Gandeng Mahasiswa Unbara, Bekali Keterampilan Cegah dan Tangani Kebakaran PLN dan BDx Bangun Infrastruktur Listrik 1,2 GW untuk Data Center AI, Dorong Indonesia Jadi Hub Digital Regional Hebat! Siswa SMKN 3 OKU Berhasil Terbitkan Buku Sendiri Perpustakaan SMKN 3 OKU Jadi Magnet Baru Siswa, Ruang Nyaman yang Bantu Kurangi Ketergantungan Gadget

Nasional

Pesawat Tempur hingga Rudal Canggih Warnai Puncak Super Garuda Shield 2025 di Martapura

Pesawat tempur warnai Puncak Super Garuda Shield 2025.

Martapura, Ogannews.com – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyaksikan langsung puncak Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield 2025 di Titik Tinjau Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Martapura, Sumatera Selatan, Rabu (3/9)

Sebanyak 660 prajurit dari lima negara yakni Indonesia, Amerika Serikat, Australia, Jepang, dan Singapura dikerahkan dalam latihan berskala internasional ini.

Puncak latihan kali ini menampilkan Combined Arms Live Fire Exercise (CALFEX) atau latihan tembakan amunisi tajam terintegrasi.

Latihan tersebut melibatkan berbagai alutsista canggih dari masing-masing negara peserta. TNI AD menurunkan dua unit Astros SS-40, Korps Marinir menghadirkan MLRS Vampire, sementara US Army mengoperasikan tiga HIMARS.

Tidak ketinggalan, pesawat tempur F-16, helikopter serbu AH-64E, hingga pesawat P-8 Poseidon milik AS dan F-35 dari Angkatan Udara Australia turut memeriahkan jalannya latihan.

Latihan gabungan ini sekaligus menjadi ajang uji validasi bagi komandan lapangan dalam merencanakan, mengendalikan, dan melaksanakan tembakan secara taktis, aman, dan realistis.

Simulasi dimulai dengan tembakan pra-serangan HIMARS dan artileri kaliber 105 mm untuk membuka jalur bagi pasukan infanteri. Tahapan berikutnya dilakukan penyerbuan, penguasaan target, pembersihan wilayah, hingga pengamanan zona pendaratan helikopter dengan dukungan serangan udara.

Wakil Direktur Latihan Super Garuda Shield 2025 yang juga Wadan Kodiklat TNI, Marsekal Muda TNI Bambang Gunarto, menegaskan bahwa latihan ini adalah bentuk nyata komitmen Indonesia bersama negara sahabat.

“Super Garuda Shield menjadi bukti sinergi pertahanan sekaligus upaya menjaga kedaulatan dan keamanan regional,” ujar Marsda Bambang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

PLN dan BDx Bangun Infrastruktur Listrik 1,2 GW untuk Data Center AI, Dorong Indonesia Jadi Hub Digital Regional

4 Juni 2026 - 15:47 WIB

PLN Tebar Berkah Iduladha 1447 H, Salurkan 2.122 Hewan Kurban untuk Warga Indonesia

2 Juni 2026 - 09:48 WIB

Terungkap! Motif Pembunuhan Sadis di Bumi Kawa, Berawal dari Pinjam HP

31 Mei 2026 - 20:33 WIB

Geger! Pria di Lengkiti Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

31 Mei 2026 - 11:41 WIB

Bandar Narkoba di OKU Tusuk Polisi Saat Ditangkap, Brigpol Joni Jalani Operasi Intensif

26 Mei 2026 - 17:49 WIB

Trending di Berita Utama