Menu

Mode Gelap
PLN Baturaja Jemput Bola, Siapkan Listrik Andal untuk Koperasi Desa Merah Putih di 5 Desa OKU Teddy ‘Sentil’ Baznas OKU: Kurangi Retorika, Perbanyak Aksi Nyata untuk Umat Demo Pedagang atau Penguasa Kios? Perumda Buka Borok Lama Pasar Baturaja Banjir Rendam Baturaja Timur, 90 KK Terima Bantuan Sembako dari Pemkab OKU Bupati OKU Jemput Investasi ke Jakarta, Dorong RDF Plant Jadi Solusi Sampah dan Energi Baru 312 Posbakum Segera Hadir di OKU Timur, Akses Keadilan Kini Menjangkau Hingga Desa

Nasional

Pesawat Tempur hingga Rudal Canggih Warnai Puncak Super Garuda Shield 2025 di Martapura

Pesawat tempur warnai Puncak Super Garuda Shield 2025.

Martapura, Ogannews.com – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyaksikan langsung puncak Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield 2025 di Titik Tinjau Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Martapura, Sumatera Selatan, Rabu (3/9)

Sebanyak 660 prajurit dari lima negara yakni Indonesia, Amerika Serikat, Australia, Jepang, dan Singapura dikerahkan dalam latihan berskala internasional ini.

Puncak latihan kali ini menampilkan Combined Arms Live Fire Exercise (CALFEX) atau latihan tembakan amunisi tajam terintegrasi.

Latihan tersebut melibatkan berbagai alutsista canggih dari masing-masing negara peserta. TNI AD menurunkan dua unit Astros SS-40, Korps Marinir menghadirkan MLRS Vampire, sementara US Army mengoperasikan tiga HIMARS.

Tidak ketinggalan, pesawat tempur F-16, helikopter serbu AH-64E, hingga pesawat P-8 Poseidon milik AS dan F-35 dari Angkatan Udara Australia turut memeriahkan jalannya latihan.

Latihan gabungan ini sekaligus menjadi ajang uji validasi bagi komandan lapangan dalam merencanakan, mengendalikan, dan melaksanakan tembakan secara taktis, aman, dan realistis.

Simulasi dimulai dengan tembakan pra-serangan HIMARS dan artileri kaliber 105 mm untuk membuka jalur bagi pasukan infanteri. Tahapan berikutnya dilakukan penyerbuan, penguasaan target, pembersihan wilayah, hingga pengamanan zona pendaratan helikopter dengan dukungan serangan udara.

Wakil Direktur Latihan Super Garuda Shield 2025 yang juga Wadan Kodiklat TNI, Marsekal Muda TNI Bambang Gunarto, menegaskan bahwa latihan ini adalah bentuk nyata komitmen Indonesia bersama negara sahabat.

“Super Garuda Shield menjadi bukti sinergi pertahanan sekaligus upaya menjaga kedaulatan dan keamanan regional,” ujar Marsda Bambang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

10 April 2026 - 22:45 WIB

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

10 April 2026 - 18:51 WIB

Transformasi Berkelanjutan Nyata, PLN Group Sabet 46 PROPER Emas dan Hijau 2025 KLH

10 April 2026 - 16:50 WIB

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

9 April 2026 - 19:48 WIB

Hadiri Halalbihalal MAPPI, Wamen Ossy Ingatkan Pentingnya Nilai Integritas dalam Profesi Penilai

8 April 2026 - 14:38 WIB

Trending di Nasional