Menu

Mode Gelap
Kemarau Hampir Lima Bulan, Pemkab OKU Kerahkan Lima Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Sports and Cultural Day Tutup Super Garuda Shield 2026 Wabup OKU Temui Menteri Koperasi, Dorong Koperasi Jadi Motor Ekonomi Daerah 49 Prajurit Indonesia, AS, dan Jepang Uji Kemampuan Strike and Raid Ratusan Prajurit Kostrad Pacu Adrenalin dalam Latihan Menembak Lorong SGS 2026 Alutsista Modern Disajikan, TNI dan AS Simulasikan Serangan Gabungan di Baturaja

Nasional

Pesawat Tempur hingga Rudal Canggih Warnai Puncak Super Garuda Shield 2025 di Martapura

Pesawat tempur warnai Puncak Super Garuda Shield 2025.

Martapura, Ogannews.com – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyaksikan langsung puncak Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield 2025 di Titik Tinjau Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Martapura, Sumatera Selatan, Rabu (3/9)

Sebanyak 660 prajurit dari lima negara yakni Indonesia, Amerika Serikat, Australia, Jepang, dan Singapura dikerahkan dalam latihan berskala internasional ini.

Puncak latihan kali ini menampilkan Combined Arms Live Fire Exercise (CALFEX) atau latihan tembakan amunisi tajam terintegrasi.

Latihan tersebut melibatkan berbagai alutsista canggih dari masing-masing negara peserta. TNI AD menurunkan dua unit Astros SS-40, Korps Marinir menghadirkan MLRS Vampire, sementara US Army mengoperasikan tiga HIMARS.

Tidak ketinggalan, pesawat tempur F-16, helikopter serbu AH-64E, hingga pesawat P-8 Poseidon milik AS dan F-35 dari Angkatan Udara Australia turut memeriahkan jalannya latihan.

Latihan gabungan ini sekaligus menjadi ajang uji validasi bagi komandan lapangan dalam merencanakan, mengendalikan, dan melaksanakan tembakan secara taktis, aman, dan realistis.

Simulasi dimulai dengan tembakan pra-serangan HIMARS dan artileri kaliber 105 mm untuk membuka jalur bagi pasukan infanteri. Tahapan berikutnya dilakukan penyerbuan, penguasaan target, pembersihan wilayah, hingga pengamanan zona pendaratan helikopter dengan dukungan serangan udara.

Wakil Direktur Latihan Super Garuda Shield 2025 yang juga Wadan Kodiklat TNI, Marsekal Muda TNI Bambang Gunarto, menegaskan bahwa latihan ini adalah bentuk nyata komitmen Indonesia bersama negara sahabat.

“Super Garuda Shield menjadi bukti sinergi pertahanan sekaligus upaya menjaga kedaulatan dan keamanan regional,” ujar Marsda Bambang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Sports and Cultural Day Tutup Super Garuda Shield 2026

11 September 2026 - 20:22 WIB

49 Prajurit Indonesia, AS, dan Jepang Uji Kemampuan Strike and Raid

9 September 2026 - 07:58 WIB

Ratusan Prajurit Kostrad Pacu Adrenalin dalam Latihan Menembak Lorong SGS 2026

8 September 2026 - 08:48 WIB

Alutsista Modern Disajikan, TNI dan AS Simulasikan Serangan Gabungan di Baturaja

7 September 2026 - 20:00 WIB

Usai Terjun, Pasukan Multinasional Serbu Sasaran di Hutan Martapura

7 September 2026 - 06:19 WIB

Trending di Nasional