Menu

Mode Gelap
Jaringan Air Tanah Jadi Andalan Baru Petani OKU, Bupati Teddy: Jangan Sampai Rusak Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan Berkontribusi dalam Pengembangan Geotermal di Indonesia, Kementerian ATR/BPN Dapat Penghargaan dari Kementerian ESDM 446 Kantor BPN Terapkan Pengukuran Terjadwal, Waktu Tunggu Maksimal 7 Hari Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat Tak Perlu Menunggu Tanpa Kepastian, Masyarakat Rasakan Manfaat Pengukuran Terjadwal Saat Sertipikasi Tanah

Hukum dan Kriminal

Mayat Pria Asal Tasikmalaya Ditemukan Membusuk di Sungai Desa Kelumpang OKU

Penemuan mayat pria di sungai Ulu Ogan.

Ogannews.com – Warga Desa Kelumpang, Kecamatan Ulu Ogan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) digemparkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di aliran Sungai Ogan pada Minggu (19/10/25) kemarin siang. 

Korban diketahui bernama Karmidin (52), seorang buruh asal Tasikmalaya, Jawa Barat, yang dilaporkan hilang sejak beberapa hari sebelumnya.

Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo melalui Kasi Humas Polres OKU AKP Ibnu Holdon membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Ia menjelaskan, jenazah pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang beraktivitas di sekitar sungai. 

“Sekitar pukul 12.30 WIB, saksi bersama tim belanting dan pengunjung mencium bau menyengat di sekitar aliran sungai. Setelah ditelusuri, mereka menemukan sesosok mayat yang tersangkut di batu pinggir Sungai Ogan dalam kondisi sudah membusuk,” terang AKP Ibnu Holdon.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban bersama tiga rekannya diketahui tiba di Kecamatan Ulu Ogan pada Rabu (15/10) sekitar pukul 15.00 WIB untuk bekerja dengan seorang warga bernama Isron di Desa Pedataran.

Sore harinya, korban sempat berkunjung ke rumah warga Desa Gunung Tiga bernama Pilson. Namun sekitar pukul 18.00 WIB, korban pamit keluar untuk membeli rokok dan tidak kembali lagi. 

Rekan-rekannya sempat mencari korban hingga malam hari dan menanyakan kepada Kepala Desa Kelumpang, namun tidak ada yang melihat keberadaan korban.

Hingga akhirnya, empat hari kemudian, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan sudah membusuk di aliran Sungai Ogan. 

“Setelah menerima laporan dari warga, Kepala Desa Kelumpang langsung berkoordinasi dengan Polsek Ulu Ogan. Petugas kemudian datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jenazah ke Puskesmas Mendingin,” tambah AKP Ibnu Holdon. 

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Polres OKU tengah menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan apakah ada unsur kekerasan dalam peristiwa ini. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Jaringan Air Tanah Jadi Andalan Baru Petani OKU, Bupati Teddy: Jangan Sampai Rusak

24 Agustus 2026 - 07:40 WIB

Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan

21 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat

20 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat

19 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Bupati Teddy Pimpin Upacara HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Trending di OKU