Menu

Mode Gelap
Sekda OKU Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran 14 Tahun WTP Beruntun, OKU Timur Perkuat Komitmen Mengawal Uang Rakyat untuk Pelayanan Publik OKU Raih WTP ke-11, Bukti Tata Kelola Keuangan Makin Solid KPK OTT Bupati Muara Enim, 10 Orang Diamankan Tinggalkan Kertas, SDN 3 OKU Sukses Terapkan Ujian Berbasis Android Dari Aksi Sosial hingga Potong Tumpeng, HUT Baturaja Post ke-27 dan KWRI OKU Raya ke-28 Penuh Makna

Hukum dan Kriminal

Pria ODGJ Ditemukan Meninggal di Kebun Karet, Begini Penjelasan Polisi

Petugas kepolisian dibantu warga evakuasi korban.

Ogannews.com — Warga Dusun 6 Air Suban, Desa Batu Putih, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) digemparkan dengan penemuan sosok pria yang sudah tak bernyawa di area kebun karet milik warga setempat, Senin (3/11/25) sore.

Korban diketahui bernama Amiril (42), warga Dusun 3 Desa Batu Putih, Kecamatan Baturaja Barat. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi kejadian, pihak kepolisian memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Kejadian bermula saat dua saksi, Rima Safitri (30) dan Adelina Eka Saputri (25), mendengar suara keras seperti seseorang menabrak dinding rumah mereka yang terbuat dari papan. 

Ketika diperiksa, keduanya mendapati sosok pria dalam posisi tertelungkup dan tidak bergerak.

Karena panik, saksi kemudian menghubungi tetangganya yang bernama Tari dan suaminya, Fajar, untuk memastikan kondisi korban. Setelah dicek bersama warga lainnya, korban dinyatakan sudah tidak bernyawa.

“Setelah dilakukan pengecekan oleh anggota Polsek Baturaja Barat bersama perangkat desa dan masyarakat, diketahui korban adalah warga Desa Batu Putih yang diketahui merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ),” ujar Kasubsi Penmas Polres OKU, IPDA Chandra.

IPDA Chandra menjelaskan, jenazah korban kemudian dibawa ke rumah orang tuanya. Berdasarkan permintaan keluarga, korban tidak dilakukan autopsi karena mereka telah menerima kematian tersebut sebagai musibah.

“Dari hasil olah tempat kejadian perkara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hanya terdapat cairan putih pada mulut korban yang diduga akibat kondisi medis. Menurut keterangan keluarga, korban telah lama mengidap gangguan jiwa dan rutin menjalani pengobatan di Puskesmas setempat,” tambahnya.

Pihak kepolisian juga memastikan bahwa proses penanganan dilakukan sesuai prosedur, dengan melibatkan pihak keluarga dan perangkat desa. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Sekda OKU Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran

12 Juni 2026 - 18:05 WIB

14 Tahun WTP Beruntun, OKU Timur Perkuat Komitmen Mengawal Uang Rakyat untuk Pelayanan Publik

10 Juni 2026 - 22:24 WIB

OKU Raih WTP ke-11, Bukti Tata Kelola Keuangan Makin Solid

10 Juni 2026 - 21:47 WIB

KPK OTT Bupati Muara Enim, 10 Orang Diamankan

8 Juni 2026 - 18:53 WIB

Tinggalkan Kertas, SDN 3 OKU Sukses Terapkan Ujian Berbasis Android

8 Juni 2026 - 18:21 WIB

Trending di OKU