Menu

Mode Gelap
Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan 446 Kantor BPN Terapkan Pengukuran Terjadwal, Waktu Tunggu Maksimal 7 Hari Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat HUT ke-81 Republik Indonesia, Kementerian ATR/BPN Luncurkan Tiga Program Transformasi Pelayanan ATR/BPN Ubah Struktur Kantor Pertanahan, Kini Berbasis Wilayah untuk Percepat Layanan

Daerah

BMKG: OKU Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Tiga Hari ke Depan, BPBD Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Ilustrasi.

Ogannews.com — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mengeluarkan imbauan kewaspadaan kepada masyarakat menyusul analisis cuaca terbaru dari BMKG Sumatera Selatan terkait hujan deras dan badai petir yang terjadi di wilayah Baturaja Timur dan sekitarnya.

Kepala BPBD OKU, Januar Efendi, melalui Manager Pusdalops BPBD OKU, Gunalfi, menjelaskan bahwa hujan merata yang terjadi pada 16 November 2025 dipicu oleh kombinasi dinamika atmosfer yang cukup signifikan.

“BMKG memastikan bahwa sejumlah fenomena atmosfer sedang aktif melintasi wilayah Sumsel sehingga memicu pertumbuhan awan hujan intensif, termasuk di Kabupaten OKU,” ujar Gunalfi dalam keterangannya melalui pesan WhatsApp.

BMKG melaporkan adanya peningkatan aktivitas Gelombang Madden-Julian Oscillation (MJO) dan Gelombang Rossby Ekuatorial di wilayah Sumatra Selatan. Kedua fenomena ini membawa suplai udara basah yang besar sehingga memicu pembentukan awan hujan.

Selain itu, BMKG juga mendeteksi area konvergensi atau belokan angin di Sumatra bagian selatan. Pola angin ini memaksa massa udara naik secara vertikal dan menghasilkan awan konvektif atau awan Cumulonimbus yang memicu hujan lebat dan petir.

Sementara itu, data penakar hujan otomatis BMKG yang berada di Kecamatan Semidang Aji pada 16 November 2025 mencatat curah hujan 21 mm dalam 24 jam, termasuk kategori hujan ringan menuju sedang.

Berdasarkan analisis terkini, BMKG memperkirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih akan terjadi di wilayah OKU hingga 20 November 2025, terutama pada periode sore hingga malam hari.

“Dengan adanya analisis cuaca dari BMKG Sumsel, kami mengimbau masyarakat OKU untuk meningkatkan kewaspadaan serta kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi tipe basah,” tegas Gunalfi.

BPBD OKU meminta warga berhati-hati terhadap potensi banjir, pohon tumbang, tanah longsor, dan sambaran petir yang dapat muncul akibat cuaca ekstrem. Warga juga diingatkan untuk segera melapor ke BPBD jika menemukan kondisi yang mengancam keselamatan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan

21 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat

20 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat

19 Agustus 2026 - 22:32 WIB

36 Anggota Paskibraka OKU 2026 Dikukuhkan, Dua Siswa Sekolah Rakyat Catat Sejarah

16 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Tiga Orang Tewas dalam Kecelakaan Maut Calya Vs Truk Tangki di Prabumulih

15 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Trending di Daerah