
Ogannews.com – Warga Kecamatan Lubuk Raja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), digemparkan oleh aksi kekerasan berdarah yang menimpa seorang kurir paket. Hanya karena persoalan pesanan sistem Cash On Delivery (COD), seorang kurir nyaris meregang nyawa setelah ditusuk pelanggannya sendiri.
Peristiwa mengerikan itu terjadi pada Sabtu, 3 Januari 2026 sekitar pukul 11.30 WIB. Korban diketahui bernama Arif, warga Dusun Unit I Kecamatan Lubuk Raja, yang saat itu tengah menjalankan tugas mengantar paket ke rumah pelanggan.
Alih-alih menerima paket dengan baik, pelanggan berinisial SO justru menolak membayar dengan alasan barang tidak sesuai pesanan. Meski demikian, korban tetap menagih biaya jasa pengantaran karena merasa telah melaksanakan tugasnya sebagai kurir.
“Awalnya adu mulut. Tiba-tiba pelaku emosi dan langsung menusuk korban,” ujar Raya, salah satu warga yang mengetahui kejadian tersebut.
Dalam sekejap, suasana berubah mencekam. Korban tersungkur bersimbah darah setelah menerima luka tusuk serius di bagian leher dan dada. Darah mengucur deras, membuat warga sekitar panik dan segera memberikan pertolongan.
Korban sempat dilarikan ke Klinik Rawat Inap Batumarta Dua untuk penanganan awal, sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Ibnu Sutowo Baturaja guna mendapatkan perawatan medis lanjutan.
Sementara itu, pelaku SO, seorang remaja warga Desa Martajaya Dusun Trimukti RT 03 RW 02 Blok C, Kecamatan Lubuk Raja, berhasil diamankan aparat kepolisian.
Kapolsek Lubuk Raja Ipda Indra Gunawan mengungkapkan bahwa pelaku diamankan pada Senin, 4 Januari 2026 sekitar pukul 09.00 WIB, setelah polisi bersama Bhabinsa melakukan pendekatan persuasif terhadap pihak keluarga.
“Pelaku telah menyerahkan diri didampingi keluarga dan saat ini sudah kami serahkan ke Polres OKU untuk proses hukum lebih lanjut,” tegas Ipda Indra Gunawan. (*)







