
OKU Timur, Ogannews.com – Semarak peringatan Hari Jadi ke-22 Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur Tahun 2026 kian terasa dengan digelarnya Sriwijaya Open Race Bupati OKU Timur Championship dan Motor Exhibition 2026.
Ajang balap motor bergengsi ini berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu, 31 Januari–1 Februari 2026, dan sukses menyedot perhatian ribuan penonton.
Event otomotif berskala besar tersebut dipusatkan di Sirkuit Non Permanen Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten OKU Timur, dan menjadi magnet bagi ratusan pembalap dari berbagai daerah di Sumatera dan sekitarnya.

Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, M.T., M.M. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada OKU Timur sebagai tuan rumah kejuaraan otomotif prestisius ini. Menurutnya, Sriwijaya Open Race tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga memiliki nilai strategis bagi pembangunan daerah.
“Event ini bukan sekadar balapan, tetapi juga membawa dampak besar bagi pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan pengembangan UMKM. Insya Allah, OKU Timur bisa melaju lebih cepat dalam bingkai kemuliaan,” ujar Bupati.
Bupati yang akrab disapa Enos itu juga menyampaikan terima kasih kepada Ikatan Motor Indonesia (IMI) atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan kepada OKU Timur sebagai lokasi penyelenggaraan kejuaraan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada IMI. Ini adalah ajang bergengsi dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat OKU Timur,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Sriwijaya Open Race 2026 yang juga Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata OKU Timur, Nasrul, S.Pd., M.M., dalam laporannya menyebutkan bahwa kejuaraan ini mempertandingkan 25 kelas lomba.
“Hingga hari pelaksanaan, tercatat 322 pembalap telah mendaftar di seluruh kelas yang dilombakan. Jumlah ini masih berpotensi bertambah,” ungkap Nasrul.
Ia menegaskan, penyelenggaraan Sriwijaya Open Race tidak hanya difokuskan pada aspek kompetisi olahraga otomotif, namun juga diarahkan sebagai penggerak ekonomi kerakyatan. Kehadiran ribuan penonton dinilai memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM, pedagang kaki lima, hingga sektor jasa di sekitar lokasi kegiatan.
Melalui ajang Sriwijaya Open Race Bupati OKU Timur Championship dan Motor Exhibition 2026, Pemerintah Kabupaten OKU Timur berharap olahraga otomotif dapat terus dikembangkan sebagai sarana pembinaan atlet daerah sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi dan promosi pariwisata lokal. (*)









