
OKU, Ogannews.com – Banjir yang sempat menggenangi permukiman warga serta ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di Desa Ulak Pandan, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), kini berangsur surut.
Seiring surutnya genangan, BPBD OKU bersama unsur Muspika mulai turun langsung membantu warga melakukan pembersihan rumah-rumah yang terdampak banjir.
Kalaksa BPBD OKU Januar Efendi melalui Manager Pusdalops Gunalfi menyampaikan, kondisi air saat ini sudah jauh berkurang dibandingkan saat puncak banjir terjadi pada Kamis (5/2/26) dini hari.
“Alhamdulillah kondisi banjir sudah mulai surut. Personel BPBD bersama unsur Muspika dan masyarakat saat ini melakukan pembersihan sisa banjir dan sampah di rumah-rumah warga,” jelas Gunalfi.
Dalam proses pembersihan, petugas bersama warga bergotong royong membersihkan sisa banjir yang terbawa arus, termasuk sampah yang masuk ke pekarangan dan dalam rumah warga.
BPBD juga mengimbau masyarakat tetap waspada, mengingat potensi hujan masih dapat terjadi di sejumlah wilayah OKU.
Selain itu, petugas turut memastikan kondisi drainase serta aliran anak sungai dari arah tebing yang sebelumnya menjadi pemicu air masuk ke permukiman.
Sebelumnya, banjir dilaporkan berdampak pada 40 kepala keluarga (40 rumah) atau sekitar 160 jiwa. Ketinggian muka air saat kejadian bervariasi antara 20 cm hingga 70 cm.
BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka, serta tidak ditemukan kerusakan berat pada rumah warga.
Genangan banjir juga sempat merendam ruas Jalinsum sepanjang kurang lebih 100 meter, namun saat ini kondisi jalan dilaporkan mulai normal kembali seiring surutnya air.
BPBD OKU menegaskan pihaknya tetap siaga untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
Masyarakat diminta segera melapor apabila kembali terjadi peningkatan debit air atau genangan di titik-titik rawan banjir. (*)








