Menu

Mode Gelap
Jaringan Air Tanah Jadi Andalan Baru Petani OKU, Bupati Teddy: Jangan Sampai Rusak Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan Berkontribusi dalam Pengembangan Geotermal di Indonesia, Kementerian ATR/BPN Dapat Penghargaan dari Kementerian ESDM 446 Kantor BPN Terapkan Pengukuran Terjadwal, Waktu Tunggu Maksimal 7 Hari Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat Tak Perlu Menunggu Tanpa Kepastian, Masyarakat Rasakan Manfaat Pengukuran Terjadwal Saat Sertipikasi Tanah

Nasional

Produksi Migas Meningkat, PEP Zona 4 Jaga Kinerja Keuangan Tetap Solid

PEP Zona 4 mencatat EBITDA solid mencapai US$887,44 juta sepanjang 2025 seiring peningkatan produksi migas.

Prabumulih, Ogannews.com – PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 mencatat kinerja keuangan yang solid sepanjang 2025, seiring dengan peningkatan produksi minyak dan gas (migas).

Pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) PEP Zona 4 pada 2025 mencapai US$887,44 juta. Capaian ini melampaui target yang ditetapkan, yaitu US$865,96 juta.

“Dengan tetap mengedepankan efisiensi dan keandalan operasi, PEP Zona 4 terus menjaga kinerja keuangan agar tetap solid sekaligus mendukung pasokan energi nasional,” kata General Manager PEP Zona 4 Djudjuwanto, Senin 9 Februari 2026.

PEP Zona 4 juga berhasil melakukan operasi produksi migas yang efisien. Biaya produksi migas (production cost) PEP Zona 4 pada 2025 US$9,37 per barel setara minyak (BOE), lebih rendah dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka US$10,49 per BOE.

Seiring dengan itu, biaya operasi (operating cost) PEP Zona 4 pada 2025 tercatat sebesar US$11,18 per BOE, lebih efisien dibandingkan 2024 yang mencapai US$11,63 per BOE.

Kinerja keuangan yang solid ini beriringan dengan peningkatan produksi migas di Zona 4. Produksi minyak menembus 27.642 barel per hari (BOPD), meningkat 6,6 persen dibanding 2024. Sementara itu, produksi gas mencapai 530,9 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD).

“Pertumbuhan produksi migas menjadi fondasi penting bagi kinerja keuangan perusahaan. Melalui pengelolaan biaya yang disiplin dan optimalisasi lapangan secara berkelanjutan, PEP Zona 4 mampu menjaga kinerja operasional dan keuangan tetap solid,” ujar Djudjuwanto. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Berkontribusi dalam Pengembangan Geotermal di Indonesia, Kementerian ATR/BPN Dapat Penghargaan dari Kementerian ESDM

21 Agustus 2026 - 08:54 WIB

446 Kantor BPN Terapkan Pengukuran Terjadwal, Waktu Tunggu Maksimal 7 Hari

20 Agustus 2026 - 17:50 WIB

Tak Perlu Menunggu Tanpa Kepastian, Masyarakat Rasakan Manfaat Pengukuran Terjadwal Saat Sertipikasi Tanah

20 Agustus 2026 - 11:51 WIB

HUT ke-81 Republik Indonesia, Kementerian ATR/BPN Luncurkan Tiga Program Transformasi Pelayanan

19 Agustus 2026 - 14:18 WIB

ATR/BPN Ubah Struktur Kantor Pertanahan, Kini Berbasis Wilayah untuk Percepat Layanan

18 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Trending di Nasional